Pendidikan

Dukung Penataan Desa, KKN-PPM UGM Pasang Plang Jalan di Namu

253
×

Dukung Penataan Desa, KKN-PPM UGM Pasang Plang Jalan di Namu

Share this article

TERAMEDIA.ID, Konawe Selatan — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Periode II Tahun 2026 Unit SG-004 Konawe Selatan Sub Unit Namu A melaksanakan program pembuatan dan pemasangan plang nama jalan di Desa Namu, Kecamatan Laonti, Kabupaten Konawe Selatan.

Program tersebut dilaksanakan di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dra. Eko Tri Sulistyani, M.Sc., dosen Fakultas MIPA UGM. Kegiatan ini digagas oleh Calviendra Reiky Laksana, mahasiswa S-1 Teknik Sipil UGM, sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung penataan lingkungan sekaligus memperkuat identitas wilayah Desa Namu.

Calviendra mengungkapkan, bahwa plang yang dipasang memuat nama Jl. EKOGAMA NAMU-A sebagai penanda salah satu ruas jalan di desa tersebut. “Keberadaan penanda jalan diharapkan dapat memudahkan masyarakat maupun pendatang dalam mengenali lokasi dan kawasan permukiman di Desa Namu” ungkap calviendra (4/8/2026).

Lanjut Calviendra, sebelum adanya penanda yang jelas, informasi mengenai nama dan lokasi ruas jalan tertentu dapat menjadi kendala bagi masyarakat maupun pengunjung. Melalui pemasangan plang, informasi lokasi diharapkan dapat disampaikan secara lebih mudah, jelas, dan mudah dikenali.

Selain berfungsi sebagai penunjuk arah dan lokasi, plang nama jalan juga menjadi bagian dari identitas visual Desa Namu. Desain plang dengan karakter tersendiri memberikan pembeda dari penanda jalan pada umumnya sekaligus melengkapi wajah lingkungan desa yang berada di kawasan pesisir.

Program ini turut mendapat perhatian dari pemerintah daerah. Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Dr. Ir. Hugua, M.Ling., hadir dalam kegiatan yang berlangsung di Desa Namu dan menjadi bagian dari dokumentasi keberadaan penanda jalan tersebut.

Bagi mahasiswa KKN-PPM UGM, pembuatan plang nama jalan merupakan kontribusi sederhana yang memiliki manfaat jangka panjang. Setelah masa KKN berakhir, penanda tersebut diharapkan tetap dapat digunakan masyarakat sebagai acuan dalam memberikan informasi mengenai lokasi rumah, fasilitas umum, maupun titik-titik penting di lingkungan desa.

Melalui program ini, mahasiswa KKN-PPM UGM berharap keberadaan plang **Jl. EKOGAMA NAMU-A** dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat serta mendukung pembentukan identitas Desa Namu sebagai kawasan yang lebih tertata dan memiliki karakter wilayah yang jelas.

Keberadaan plang tersebut juga menjadi salah satu jejak kontribusi mahasiswa KKN-PPM UGM Periode II Tahun 2026 dalam mendukung pengembangan lingkungan dan fasilitas dasar di Desa Namu.(*)

Editor: NZ