NewsMetro

Layanan Kanker di RSUD Kota Kendari Diperkuat, Tim RSUP Dr. Sardjito Turun Lakukan Pendampingan

32
×

Layanan Kanker di RSUD Kota Kendari Diperkuat, Tim RSUP Dr. Sardjito Turun Lakukan Pendampingan

Share this article

TERAMEDIA.ID, KENDARI, – Upaya menghadirkan layanan kanker yang lebih lengkap di Sulawesi Tenggara terus diperkuat. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kendari kini tengah mempersiapkan berbagai kebutuhan untuk meningkatkan kapasitas pelayanan onkologi agar masyarakat dapat memperoleh penanganan yang lebih optimal tanpa harus dirujuk ke rumah sakit di luar daerah.

Komitmen tersebut mendapat dukungan melalui kunjungan Tim Pengampuan Kanker dari RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta dalam rangka monitoring dan pendampingan Program Pengampuan Kanker Kementerian Kesehatan RI yang berlangsung di RSUD Kota Kendari, Sabtu (1/8/2026).

Pelaksana Tugas Direktur RSUD Kota Kendari, dr. dr. Putu Agustin Kusumawati, M.Kes mengatakan, pendampingan ini menjadi langkah strategis untuk mempercepat peningkatan mutu pelayanan kanker di rumah sakit milik Pemerintah Kota Kendari tersebut.

Menurutnya, RSUD Kota Kendari terus melakukan pembenahan secara bertahap, mulai dari peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, penyediaan sarana dan prasarana, hingga penyusunan rencana pengembangan layanan yang mengacu pada standar Kementerian Kesehatan.

“Kami ingin masyarakat Sulawesi Tenggara dapat memperoleh layanan kanker yang semakin lengkap di daerah sendiri. Karena itu, setiap masukan dari tim pengampu akan menjadi dasar dalam menyusun prioritas pengembangan layanan, baik yang dapat direalisasikan dalam waktu dekat maupun secara bertahap pada tahun-tahun berikutnya,” ujarnya.

Ia mengakui, masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu diselesaikan, di antaranya keterbatasan tenaga kesehatan yang memiliki sertifikasi khusus di bidang onkologi, kebutuhan pemenuhan fasilitas diagnostik dan alat penunjang, serta ketersediaan obat yang terkadang dipengaruhi proses pengadaan dan distribusi.

Selain itu, rendahnya kesadaran masyarakat untuk melakukan deteksi dini juga menjadi perhatian. Banyak pasien datang ketika penyakit sudah memasuki stadium lanjut sehingga pilihan terapi menjadi lebih terbatas.

Sementara itu, anggota Tim Pengampuan Kanker RSUP Dr. Sardjito, dr. Fahmi Indrati, Sp.PD Subsp. G.E.H (K), menjelaskan bahwa Program Pengampuan Kanker merupakan bagian dari transformasi layanan kesehatan nasional untuk mewujudkan pemerataan pelayanan kanker di seluruh Indonesia.

Menurutnya, program ini bukan bertujuan mencari kelemahan rumah sakit, melainkan memberikan pendampingan agar seluruh indikator pelayanan kanker dapat dipenuhi secara bertahap sesuai standar nasional.

“Harapannya, rumah sakit di daerah memiliki kemampuan yang terus meningkat sehingga masyarakat bisa memperoleh layanan yang berkualitas tanpa harus selalu dirujuk ke rumah sakit besar di Pulau Jawa,” katanya.

Dalam proses evaluasi, tim meninjau kesiapan RSUD Kota Kendari dari berbagai aspek, mulai dari sumber daya manusia, layanan diagnostik, peralatan kesehatan, sistem pelaporan hingga tata kelola pelayanan kanker.

Tim juga memberikan sejumlah rekomendasi, seperti penambahan tenaga kesehatan bersertifikat di bidang onkologi, pembentukan registrasi kanker, penguatan layanan diagnostik, serta peningkatan pelayanan terhadap empat kanker prioritas nasional, yakni kanker paru, kanker payudara, kanker serviks, dan kanker kolorektal.

Selain melakukan diskusi bersama jajaran manajemen dan tenaga medis, tim juga meninjau langsung sejumlah unit pelayanan untuk melihat kesiapan fasilitas yang telah tersedia maupun kebutuhan yang masih perlu dipenuhi.

Melalui penguatan layanan ini, RSUD Kota Kendari diharapkan mampu berkembang menjadi rumah sakit rujukan regional dengan pelayanan onkologi yang lebih komprehensif, sehingga akses masyarakat Sulawesi Tenggara terhadap layanan kanker yang aman, bermutu, dan sesuai standar nasional semakin mudah dijangkau.(SM)