NewsMetro

Kendari Bidik Prestasi di Kejar Award 2026, Budaya Menabung Pelajar Jadi Fokus Utama

26
×

Kendari Bidik Prestasi di Kejar Award 2026, Budaya Menabung Pelajar Jadi Fokus Utama

Share this article

TERAMEDIA.ID, KENDARI – Pemerintah Kota Kendari mulai mematangkan persiapan menghadapi Kejar Award 2026, sebuah ajang penghargaan yang diberikan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kepada daerah yang dinilai berhasil mendorong literasi dan inklusi keuangan di kalangan pelajar melalui Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR). Komitmen tersebut terlihat dalam rapat koordinasi yang digelar OJK Provinsi Sulawesi Tenggara di Kantor OJK Sultra, Selasa (9/6/2026).

Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk menyusun strategi sekaligus mengevaluasi capaian program yang akan menjadi indikator penilaian pada ajang tersebut.

Pemerintah Kota Kendari hadir dengan kekuatan penuh. Sekretaris Daerah Kota Kendari Amir Hasan, Asisten II Setda Kota Kendari Nismawati, Kepala Bagian Ekonomi, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta perwakilan Bank Sultra turut ambil bagian dalam pembahasan yang menyoroti kesiapan daerah menghadapi kompetisi tingkat regional tersebut.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Kejar Award 2026 menggunakan format baru yang membagi wilayah penilaian ke dalam lima regional. Konsekuensinya, persaingan akan semakin ketat karena Kota Kendari harus bersaing dengan puluhan kabupaten dan kota lain di kawasan Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, mengaku optimistis daerah yang dipimpinnya mampu menunjukkan performa terbaik. Menurutnya, pengalaman Kota Kendari dalam berbagai ajang penilaian dan penghargaan menjadi modal penting untuk kembali meraih prestasi.

Amir menilai keberhasilan sebuah daerah dalam kompetisi semacam ini tidak lepas dari komitmen pimpinan daerah dalam mendorong inovasi dan peningkatan kinerja pemerintahan.

“Tahun ini kita akan bersaing di tingkat regional Sulawesi. Sejarahnya, Kota Kendari tidak pernah absen dalam berbagai momentum penilaian dan penghargaan seperti ini. Komitmen kepala daerah, dalam hal ini Ibu Wali Kota, sangat besar dalam mendorong kemajuan daerah,” ujarnya.

Ia menyebut, dalam beberapa tahun terakhir Kota Kendari berhasil menjadi tuan rumah berbagai agenda berskala nasional hingga internasional. Mulai dari lokakarya para bupati se-Indonesia, pertemuan wali kota Asia Pasifik, kegiatan Kementerian Dalam Negeri, hingga agenda Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI).

Menurut Amir, pencapaian tersebut menunjukkan kapasitas Kota Kendari dalam mengelola program pembangunan dan memperkuat kolaborasi lintas sektor. Hal itu juga tercermin dari keberhasilan Kendari meraih posisi kedua dalam penilaian Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Sulawesi Tenggara.

Sementara itu, Deputi Direktur OJK Provinsi Sulawesi Tenggara, Indra Natsir Dahlan, menjelaskan bahwa Kejar Award bukan sekadar kompetisi penghargaan, melainkan instrumen untuk mendorong kebiasaan menabung sejak usia sekolah.

Program KEJAR, kata dia, dirancang untuk membangun kesadaran finansial generasi muda sekaligus memperluas akses layanan keuangan formal bagi pelajar. Melalui program ini, siswa didorong memiliki rekening tabungan dan memahami pentingnya pengelolaan keuangan sejak dini.

“Kejar Award hadir sebagai bentuk apresiasi OJK terhadap partisipasi aktif pemerintah daerah dan perbankan dalam mendorong literasi dan inklusi keuangan, khususnya kebiasaan menabung bagi pelajar,” jelas Indra.

Ia mengungkapkan, salah satu tantangan utama dalam penilaian tahun ini adalah kelengkapan data dan pelaporan capaian program. Karena itu, pemerintah daerah diminta mulai melakukan evaluasi terhadap seluruh indikator yang akan dinilai, mencakup periode Juli 2025 hingga Juni 2026.

Rapat koordinasi tersebut juga menjadi ruang evaluasi terhadap berbagai program literasi keuangan yang telah dijalankan selama ini. Melalui sinergi antara OJK, pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan sektor perbankan, Kota Kendari berharap dapat memperkuat budaya menabung di kalangan pelajar sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan keuangan yang aman dan inklusif.

Jika berhasil menunjukkan capaian terbaik, Kendari tidak hanya berpeluang meraih penghargaan regional, tetapi juga mempertegas posisinya sebagai salah satu daerah yang aktif membangun generasi muda yang melek finansial dan siap menghadapi tantangan ekonomi masa depan.(SM)