News

Wagub Hugua Beberkan Potensi Besar Energi Nuklir di Sulawesi Tenggara

3
×

Wagub Hugua Beberkan Potensi Besar Energi Nuklir di Sulawesi Tenggara

Share this article

TERAMEDIA.ID, KENDARI — Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Ir. Hugua, mengungkapkan bahwa perusahaan energi asal Rusia, Rosatom State Corporation, telah menaruh minat besar untuk berinvestasi di sektor pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di Sulawesi Tenggara.

Menurut Hugua, Rosatom — badan usaha milik negara (BUMN) Rusia yang bergerak di bidang energi nuklir — menilai bahwa Sulawesi Tenggara memiliki posisi geografis dan potensi energi yang sangat strategis untuk pengembangan proyek nuklir nasional.

“Rosatom adalah BUMN besar Rusia yang tertarik investasi di bidang nuklir. Walaupun PLN masih mengusulkan Sumatra dan Kalimantan, Rosatom justru melihat Sulawesi Tenggara sangat potensial” ujar Hugua.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan tenaga nuklir sudah menjadi komitmen bersama antara pemerintah Indonesia dan pemerintah Rusia, dan saat ini tinggal menunggu pembentukan badan pelaksana berbentuk PT untuk memulai investasi.

“Tenaga nuklir adalah pembangkit listrik paling aman di muka bumi. Prancis sudah 79 persen energinya dari nuklir, Belanda di atas 50 persen, Amerika juga di atas 50 persen. Indonesia mulai menyusul, dan begitu PT-nya terindahkan maka Rosatom akan berinvestasi di Indonesia” jelasnya.

Hugua juga menegaskan bahwa Gubernur Sulawesi Tenggara telah bertemu langsung dengan perwakilan pemerintah Rusia di Jakarta untuk menindaklanjuti peluang kerja sama tersebut. Ia menilai langkah ini merupakan sinyal baik bagi masa depan energi di Sultra.

Sebagai bagian dari proses sosialisasi dan kerja sama internasional, pemerintah Rusia mengundang dua utusan dari Sulawesi Tenggara, yaitu Mulyadi Umar dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sultra dan Aiptu Hamzah Basri dari Polres Kolaka Utara, untuk mengikuti kegiatan Rosatom International Fishing Tournament 2025 di Rusia.

Selain mengikuti kompetisi yang diikuti tujuh negara, keduanya juga berkesempatan mengunjungi pembangkit listrik tenaga nuklir Akkuyu NPP, yang memiliki empat reaktor berkapasitas masing-masing 1.200 megawatt.

“Ini menjadi sesuatu yang baik untuk ke depan. Pemerintah Rusia serius melihat potensi Sultra. Mereka juga bagian dari proses sosialisasi investasi tenaga nuklir ini” tambah Hugua.

Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan bahwa Sulawesi Tenggara kini menjadi perhatian dunia, bukan hanya karena sumber daya alamnya, tetapi juga karena potensinya sebagai daerah pengembangan energi bersih dan modern.*(MW)

editor:DN

11 Pejabat Berebut 4 Kursi Kepala OPD, Pemkot Kendari Uji Visi dan Integritas Kandidat KENDARI – Persaingan menuju kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Kendari mulai mengerucut. Sebanyak 11 pejabat mengikuti seleksi untuk mengisi empat jabatan strategis yang selama ini masih lowong. Seleksi tersebut tidak hanya menjadi ajang adu rekam jejak, tetapi juga panggung bagi para kandidat untuk memaparkan visi kepemimpinan mereka. Tahapan wawancara yang digelar Kamis (9/4/2026) dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, di ruang rapat Sekda. Empat posisi yang diperebutkan yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Di posisi BKAD, tiga nama yang bersaing adalah La Ode Marfin Nurjan, Inand Irojasa, dan Ivan Eka Hadianto Maasy. Sementara pada kursi Kepala Dinas PUPR, kandidat yang bertarung yakni Ivan Eka Hadianto Maasy, Muhammad Jayadi, dan Muhammad Azwar Kurdin. Untuk Badan Riset dan Inovasi Daerah, peserta seleksi terdiri dari Seko Kaimuddin Haris, Zulkarnaim, dan Santiwati. Sedangkan jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah diikuti oleh Rukmana, Machlil Rusmin, dan Eni Misni Arwati. Kepala BKPSDM Kota Kendari, Alfian, Jumat (10/4/2026) menyebutkan, seluruh peserta yang kini mengikuti wawancara telah melewati tahapan administrasi dan uji kompetensi. Artinya, kandidat yang tersisa merupakan figur-figur yang dinilai layak secara awal untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama. Dalam proses wawancara, panel penguji menggali lebih dalam kemampuan manajerial, pengalaman birokrasi, hingga gagasan strategis yang ditawarkan masing-masing peserta. Pendekatan ini menjadi bagian dari penerapan manajemen talenta yang mulai diperkuat di lingkup Pemkot Kendari. Amir Hasan menegaskan, seleksi ini bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, tetapi memastikan roda pemerintahan dijalankan oleh figur yang tepat. “Kita ingin memastikan setiap kandidat tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga punya visi yang jelas, integritas, dan komitmen terhadap pelayanan publik,” ujarnya. Menurutnya, sistem manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional dan berbasis kinerja. Melalui sistem ini, promosi jabatan dilakukan secara lebih objektif dan transparan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari membangun kultur kerja yang kompetitif di kalangan aparatur sipil negara. Setiap ASN didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri karena peluang menduduki jabatan terbuka berdasarkan kemampuan. Dengan seleksi yang ketat, pemerintah berharap pejabat yang terpilih nantinya mampu langsung bekerja dan memberikan dampak nyata, terutama dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas layanan publik di Kota Kendari.
News