NewsMetroPolitik

Siska Karina Imran (SKI) Siap Maju Sebagai Bakal Calon Wali Kota Kendari Tahun 2024

×

Siska Karina Imran (SKI) Siap Maju Sebagai Bakal Calon Wali Kota Kendari Tahun 2024

Share this article

TERAMEDIA.ID,KOTA KENDARI. Siska Karina Imran (SKI) mendeklarasikan siap maju sebagai Bakal Calon Wali Kota Kendari pada pemilu tahun 2024 mendatang. Deklarasi dilakukan dalam silaturahmi SKI bersama tim pemenangan Adriatma Dwi Putra (ADP), Minggu (7/8/2022).

Siska menyatakan dirinya siap karena sudah memiliki pengalaman menjadi Wakil Wali Kota Kendari. Apalagi semua ini dilakukan mulai dari awal hingga menyatakan sikap saat ini.

“Tolong sampaikan salam pada keluarga, teman-teman dan sahabat, saudara-saudara sampaikan sama mereka bahwa SKI  maju menjadi Wali Kota Kendari tahun 2024,” ungkapnya disambut tepuk tangan dari tim ADP.

Wakil Wali Kota Kendari ini menyampaikan terimakasih pada tim ADP yang masih solid untuk memenangkan SKI pada pemilu mendatang.

Dukungan juga datang dari sang suami, Adriatma Dwi Putra. ADP menyatakan, sudah sering berdiskusi dengan sang istri dan dia yakin SKI sangat siap untuk maju menjadi wali Kota Kendari.

“Saya sudah banyak belajar dengan tokoh politik bagaimana berpolitik untuk menang, dari semua sisi SKI siap maju menjadi Wali Kota Kendari 2024,” katanya.

Dengan pengalamannya memenangkan Pilkada 2017, ADP optimis SKI bisa menjadi wali kota Kendari tahun 2024.

Untuk tahap awal SKI akan membentuk posko yang akan menggagas gerakan tim pemenangan di lapangan dan mulai melakukan sosialisasi pada masyarakat.

Redaksi Teramedia.id

11 Pejabat Berebut 4 Kursi Kepala OPD, Pemkot Kendari Uji Visi dan Integritas Kandidat KENDARI – Persaingan menuju kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Kendari mulai mengerucut. Sebanyak 11 pejabat mengikuti seleksi untuk mengisi empat jabatan strategis yang selama ini masih lowong. Seleksi tersebut tidak hanya menjadi ajang adu rekam jejak, tetapi juga panggung bagi para kandidat untuk memaparkan visi kepemimpinan mereka. Tahapan wawancara yang digelar Kamis (9/4/2026) dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, di ruang rapat Sekda. Empat posisi yang diperebutkan yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Di posisi BKAD, tiga nama yang bersaing adalah La Ode Marfin Nurjan, Inand Irojasa, dan Ivan Eka Hadianto Maasy. Sementara pada kursi Kepala Dinas PUPR, kandidat yang bertarung yakni Ivan Eka Hadianto Maasy, Muhammad Jayadi, dan Muhammad Azwar Kurdin. Untuk Badan Riset dan Inovasi Daerah, peserta seleksi terdiri dari Seko Kaimuddin Haris, Zulkarnaim, dan Santiwati. Sedangkan jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah diikuti oleh Rukmana, Machlil Rusmin, dan Eni Misni Arwati. Kepala BKPSDM Kota Kendari, Alfian, Jumat (10/4/2026) menyebutkan, seluruh peserta yang kini mengikuti wawancara telah melewati tahapan administrasi dan uji kompetensi. Artinya, kandidat yang tersisa merupakan figur-figur yang dinilai layak secara awal untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama. Dalam proses wawancara, panel penguji menggali lebih dalam kemampuan manajerial, pengalaman birokrasi, hingga gagasan strategis yang ditawarkan masing-masing peserta. Pendekatan ini menjadi bagian dari penerapan manajemen talenta yang mulai diperkuat di lingkup Pemkot Kendari. Amir Hasan menegaskan, seleksi ini bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, tetapi memastikan roda pemerintahan dijalankan oleh figur yang tepat. “Kita ingin memastikan setiap kandidat tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga punya visi yang jelas, integritas, dan komitmen terhadap pelayanan publik,” ujarnya. Menurutnya, sistem manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional dan berbasis kinerja. Melalui sistem ini, promosi jabatan dilakukan secara lebih objektif dan transparan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari membangun kultur kerja yang kompetitif di kalangan aparatur sipil negara. Setiap ASN didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri karena peluang menduduki jabatan terbuka berdasarkan kemampuan. Dengan seleksi yang ketat, pemerintah berharap pejabat yang terpilih nantinya mampu langsung bekerja dan memberikan dampak nyata, terutama dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas layanan publik di Kota Kendari.
News