NewsMetroPariwisata

Resmi di Launching, Berikut Daftar Event Sulawesi Tenggara Tahun 2024

618
×

Resmi di Launching, Berikut Daftar Event Sulawesi Tenggara Tahun 2024

Share this article

TERAMEDIA.ID, KENDARI – Dinas Pariwisata (Dispar) Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi melaunching Kalender Event Nusantara se-Sultra tahun 2024. Kegiatan tersebut dilangsungkan disalah satu mall kota Kendari, Jumat malam (3/8/2024).

Pada launching tersebut, kepala Dinas Pariwisata Sultra Belli HT melaunching 57 Event se-Sulawesi Tenggara dengan rincian 8 event Provinsi, 46 event kabupaten/kota dan 3 event swasta masyarakat.

“Kita harapkan event yang kita launching ini memiliki kualitas yang baik dalam pelaksanaannya dan memberi efek bagi pertumbuhan ekonomi juga lapangan pekerjaan,” ujarnya.

Berikut rincian Kalender Event Nusantara Sulawesi Tenggara tahun 2024

*Bukan Januari :
1. Fest Coklat di abupaten Kolaka Utara.

* Bulan Februari :
1. Pemilihan Duta Wisata Daerah (Anamonguro Waipode) di kabupaten Kolaka.
2. Fest Panen Bongka’a Ta’u di Kabupaten Buton Tengah.

*Bulan Maret :
1. Launching KEN di Kota kendari.
2. Fest Kreatif Kota Bau-Bau di Kota Bau-Bau.

*Bulan April :
1. Kejurda IMI Series 2024, di Kabupaten Kolaka Utara.
2. Barangka Cup & Festival Budaya, di Kabupaten Buton.
3. Festival Koba, di Kabupaten Wakatobi.
4. Budaya dan Silaturahmi Masyarakat Binongko (SILAMBI) di Kabupaten Wakatobi.
5. Tradisi Budaya Kamomoose di Kabupaten Buton Tengah.
6. Mendo Liwu Kabupaten Buton Tengah.
7. Pagelaran Kreativitas Lokal di Kota Kendari.
8. Halo Sultra Performing Arts, di Kota Kendari.
9. Fest. Kande Kandea, di kabupaten Buton Tengah.

* Bulan Mei
1. Festival perairan kota bau-bau, di Kota Bau-Bau.
2. Pekan produk Unggulan di Kota Kendari.
3. Halo Konsel, di Kabupaten Konawe Selatan.
4. Cumpe’a , di Kabupaten Buton Tengah.
5. Festival Desa Wisata Sultra di Kota Kendari.
6. Pagelaran Kreatifitas Lokal di Kota Kendari.
7. Tourism Goes To Campus di Kota Kendari.

* Bulan Juni
1. Festival Budaya Klasik, Kabupaten Muna Barat.
2. Pekan Kebudayaan, Kabupaten Buton Tengah.
3. Kasebu , di Kabupaten Buton Tengah.
4. Eco Fest , di Kabupaten Kolaka.

* Bulan Juli
1. Pemilihan Putra Putri Pariwisata Muna Barat, di Kabupaten Muna Barat.
2. Fest layang layang Lapandewa Jaya, kabupaten Buton.
3. Fest Adat Pekaukau’a Kadatua, di Kabupaten Buton Selatan.
4. Fest Kaghati Kolope, Kabupaten Muna.
5. Fest Wonua Oheo, Kabupaten Konawe Utara.
6. Kasampunikino Napa, Kabupaten Buton Tengah.

* Bulan Agustus
1. Fest Wowine , Kabupaten Wakatobi.
2. Sail Indonesia-Wakatobi, Kabupaten Wakatobi.
3. Gebyar Merah Putih Pantai Berova, di Kabupaten Kolaka Utara.
4. Festival Tabuh Gong, Kabupaten Kolaka Timur.

* Bulan September
1. Festival Teluk Pasarwajo, Kabulaten Buton.
2. Festival Hukaea, Kabupaten Bombana.
3. Kaombo, Kabupaten Buton Selatan
4. Jelajah Wisata Destinasi Alam Kolaka Utara di Kabupaten Kolaka Utara.
5. Festival Layang Layang, Kabupaten Kolaka Utara.
6. Festival Barata Kahedupa, Kabupaten Wakatobi.

* Bulan Oktober
1. Festival Tangkeno, Kabupaten Bombana.
2. Festival Selat Tiworo, Kabupaten Muna Barat.
3. Festival Pesona Perairan Bau-Bau, Kota Bau Bau.
4. Wakatobi WaVE , Kabupaten Wakatobi.
5. Festival Lulo Ngganda Benua, kabupaten Konawe Selatan.
6. Festival Rock, di Kabupaten Konawe.
7. Climbing Camp dan Community Sawapudo, di Kabupaten Konawe.

* Bulan November
1. Festival Adata Metaua, Kabupaten Buton Selatan.
2. Festival Ranokomea, Kabupaten Bombana.
3. Wabula Happy dan Nice Fest, di Kabupaten Buton.
4. Festival Pesona Buton Utara, Kabupaten Buton Utara.

* Bulan Desember
1. Festival Budaya Burangasi, di Kabupaten Buton Selatan.
2. Festival Pulau Pendek, Kabupaten Buton.
3. Face Of Mekongga di Kabupaten Kolaka.

*(ST).

 

Editor:NZ

11 Pejabat Berebut 4 Kursi Kepala OPD, Pemkot Kendari Uji Visi dan Integritas Kandidat KENDARI – Persaingan menuju kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Kendari mulai mengerucut. Sebanyak 11 pejabat mengikuti seleksi untuk mengisi empat jabatan strategis yang selama ini masih lowong. Seleksi tersebut tidak hanya menjadi ajang adu rekam jejak, tetapi juga panggung bagi para kandidat untuk memaparkan visi kepemimpinan mereka. Tahapan wawancara yang digelar Kamis (9/4/2026) dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, di ruang rapat Sekda. Empat posisi yang diperebutkan yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Di posisi BKAD, tiga nama yang bersaing adalah La Ode Marfin Nurjan, Inand Irojasa, dan Ivan Eka Hadianto Maasy. Sementara pada kursi Kepala Dinas PUPR, kandidat yang bertarung yakni Ivan Eka Hadianto Maasy, Muhammad Jayadi, dan Muhammad Azwar Kurdin. Untuk Badan Riset dan Inovasi Daerah, peserta seleksi terdiri dari Seko Kaimuddin Haris, Zulkarnaim, dan Santiwati. Sedangkan jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah diikuti oleh Rukmana, Machlil Rusmin, dan Eni Misni Arwati. Kepala BKPSDM Kota Kendari, Alfian, Jumat (10/4/2026) menyebutkan, seluruh peserta yang kini mengikuti wawancara telah melewati tahapan administrasi dan uji kompetensi. Artinya, kandidat yang tersisa merupakan figur-figur yang dinilai layak secara awal untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama. Dalam proses wawancara, panel penguji menggali lebih dalam kemampuan manajerial, pengalaman birokrasi, hingga gagasan strategis yang ditawarkan masing-masing peserta. Pendekatan ini menjadi bagian dari penerapan manajemen talenta yang mulai diperkuat di lingkup Pemkot Kendari. Amir Hasan menegaskan, seleksi ini bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, tetapi memastikan roda pemerintahan dijalankan oleh figur yang tepat. “Kita ingin memastikan setiap kandidat tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga punya visi yang jelas, integritas, dan komitmen terhadap pelayanan publik,” ujarnya. Menurutnya, sistem manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional dan berbasis kinerja. Melalui sistem ini, promosi jabatan dilakukan secara lebih objektif dan transparan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari membangun kultur kerja yang kompetitif di kalangan aparatur sipil negara. Setiap ASN didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri karena peluang menduduki jabatan terbuka berdasarkan kemampuan. Dengan seleksi yang ketat, pemerintah berharap pejabat yang terpilih nantinya mampu langsung bekerja dan memberikan dampak nyata, terutama dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas layanan publik di Kota Kendari.
News