NewsMetro

Rekrutmen Dua Jabatan Kosong JPTP, Dikmudora dan BPKAD Kendari Resmi Dibuka

×

Rekrutmen Dua Jabatan Kosong JPTP, Dikmudora dan BPKAD Kendari Resmi Dibuka

Share this article

 

TERAMEDIA.ID,KOTA KENDARI-Pemerintah Kota Kendari secara resmi membuka seleksi pengisian dua jabatan pimpinan tinggi pratama  (JPTP)yang saat ini masih kosong.

Dua JPTP yang dimaksud yaitu, Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Dikmudora) Kota Kendari serta Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Kendari.

Kekosongan Dua JPTP itu usai Walikota Kendari Sulkarnain Kadir, merotasi jabatan pada beberapa waktu lalu.

Dimana, Kepala Dinas Dikmudora, Makmur dirotasi dan dilantik menjadi Asisten III Setda Kota Kendari Bidang Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat serta Asisten Administrasi Umum.

Sedangkan, Kepala BPKAD Kota Kendari sebelumnya, Fauziah A Racman dirotasi dan dilantik menjadi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Kendari.

Menanggapi hal itu, Sekertaris Daerah (Sekda)Kota Kendari, Ridwansyah Taridala,mengatakan bahwa pihaknya telah meminta izin pada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN)terkait dengan pengisian dua kursi kosong pada JPTP tersebut.

“Kemarin kita sudah minta ke KASN Alhamdulillah restunya sudah ada kita sudah bentuk panitiannya juga,mungkin minggu depan sudah kita lakukan, hari ini sudah mulai pendaftaran teman-teman ASN yang memiliki kualifikasi dan berkemampuan dalam kompetisi disilahkan,”ungkapnya Ridwansyah Taridala,seusai kegiatannya. Senin (1/8/2022).

Lebih lanjut,pihaknya membuka kesempatan apa bila terdapat Aparatur Sipil Negara (ASN)yang berasal dari luar Kota Kendari yang ingin mendaftarkan diri menjadi JPTP pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut.

“Kendari ini kan adalah Ibukota Provinsi sehingga kita mengakomodir aspirasi-aspirasi yang berkembang, kita tidak menutup diri untuk itu, sepanjang tidak bertentangan dengan regulasi yang ada, dan memenuhi syarat,kita buka kesempatan,”Jelasnya.

 

Novrianti/Teramedia.id

11 Pejabat Berebut 4 Kursi Kepala OPD, Pemkot Kendari Uji Visi dan Integritas Kandidat KENDARI – Persaingan menuju kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Kendari mulai mengerucut. Sebanyak 11 pejabat mengikuti seleksi untuk mengisi empat jabatan strategis yang selama ini masih lowong. Seleksi tersebut tidak hanya menjadi ajang adu rekam jejak, tetapi juga panggung bagi para kandidat untuk memaparkan visi kepemimpinan mereka. Tahapan wawancara yang digelar Kamis (9/4/2026) dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, di ruang rapat Sekda. Empat posisi yang diperebutkan yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Di posisi BKAD, tiga nama yang bersaing adalah La Ode Marfin Nurjan, Inand Irojasa, dan Ivan Eka Hadianto Maasy. Sementara pada kursi Kepala Dinas PUPR, kandidat yang bertarung yakni Ivan Eka Hadianto Maasy, Muhammad Jayadi, dan Muhammad Azwar Kurdin. Untuk Badan Riset dan Inovasi Daerah, peserta seleksi terdiri dari Seko Kaimuddin Haris, Zulkarnaim, dan Santiwati. Sedangkan jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah diikuti oleh Rukmana, Machlil Rusmin, dan Eni Misni Arwati. Kepala BKPSDM Kota Kendari, Alfian, Jumat (10/4/2026) menyebutkan, seluruh peserta yang kini mengikuti wawancara telah melewati tahapan administrasi dan uji kompetensi. Artinya, kandidat yang tersisa merupakan figur-figur yang dinilai layak secara awal untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama. Dalam proses wawancara, panel penguji menggali lebih dalam kemampuan manajerial, pengalaman birokrasi, hingga gagasan strategis yang ditawarkan masing-masing peserta. Pendekatan ini menjadi bagian dari penerapan manajemen talenta yang mulai diperkuat di lingkup Pemkot Kendari. Amir Hasan menegaskan, seleksi ini bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, tetapi memastikan roda pemerintahan dijalankan oleh figur yang tepat. “Kita ingin memastikan setiap kandidat tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga punya visi yang jelas, integritas, dan komitmen terhadap pelayanan publik,” ujarnya. Menurutnya, sistem manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional dan berbasis kinerja. Melalui sistem ini, promosi jabatan dilakukan secara lebih objektif dan transparan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari membangun kultur kerja yang kompetitif di kalangan aparatur sipil negara. Setiap ASN didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri karena peluang menduduki jabatan terbuka berdasarkan kemampuan. Dengan seleksi yang ketat, pemerintah berharap pejabat yang terpilih nantinya mampu langsung bekerja dan memberikan dampak nyata, terutama dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas layanan publik di Kota Kendari.
News