News

Polda Sultra Gelar Rakor Lintas Sektoral Bahas Pengamanan Arus Mudik, Stabilitas Harga Bahan Pokok dan Ketersediaan BBM

407
×

Polda Sultra Gelar Rakor Lintas Sektoral Bahas Pengamanan Arus Mudik, Stabilitas Harga Bahan Pokok dan Ketersediaan BBM

Share this article

TERAMEDIA.ID, KENDARI – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Rapat Kordinasi (rakor) Lintas Sektoral Dalam Rangka Kesiapan Menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1446 H Tahun 2025 di Aula Dachara, Jumat 14 Maret 2025.

Dibuka langsung oleh Wakapolda Sultra Brigjen Pol Amur Chandra Juli Buana, rakor lintas sektoral turut diikuti oleh pejabat utama Polda Sultra, Forkopimda Sultra baik dari TNI, Asisten III Pemprov Sultra yang mewakili Gubernur Sultra, Basarnas, Kepala syahbandar dan otoritas pelabuhan (KSOP), KPLP Sulawesi Tenggara, Dishub, Satpol PP, BMKG, dan Jasa Raharja. Rakor lintas sektoral juga diikuti oleh Polres jajaran melalui sambungan zoom meeting.

Wakapolda Sultra dalam sambutannya mewakili Kapolda Irjen Pol Dwi Irianto, mengatakan momentum Idul Fitri yang diiringi dengan peningkatan mobilitas masyarakat menuntut kesiapan dari semua stakeholder dalam menghadapi berbagai potensi gangguan kamtibmas serta kamseltibcarlantas yang dapat terjadi akibat lonjakan aktivitas tersebut.

Untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan tersebut, Polri bersama instansi terkait akan melaksanakan Operasi Ketupat Anoa 2025 yang akan berlangsung selama 14 hari mulai tanggal 26 Maret hingga 8 April 2025.

“Operasi ini bertujuan untuk menjamin keamanan, ketertiban serta kelancaran perayaan Idul Fitri 1446 H, sehingga masyarakat dapat merayakan lebaran dengan aman dan nyaman,” ungkap Wakapolda.

Dalam Operasi ini, ada beberapa hal yang menjadi perhatian utama. Diantaranya pengamanan arus mudik dan balik yang harus dipastikan kelancarannya di jalur-jalur utama serta titik rawan kemacetan.

Selain itu, stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok juga menjadi perhatian dikarenakan potensi kerawanan adanya penimbunan barang yang dapat menyebabkan gejolak harga di masyarakat.

Ketersediaan BBM juga menjadi faktor krusial dalam kelancaran perayaan Idul Fitri. Polda Sultra akan memastikan tidak ada kelangkaan BBM yang dapat menghambat mobilitas masyarakat dengan terus berkoordinasi dengan pertamina dan stakeholder lainnya guna memastikan distribusi BBM tetap aman.

Wakapolda menekankan yakni potensi gangguan kamtibmas harus diantisipasi dengan meningkatkan patroli untuk mencegah tindak kejahatan seperti pencurian, perampokan, serta kejahatan yang meningkat. Demikian halnya dengan anomali cuaca yang belakangan ini berpotensi menimbulkan bencana banjir di berbagai wilayah.

“Kita siapkan langkah-langkah antisipasi dan mitigasi bencana. Melalui rakor ini kami harapkan kita rumuskan strategi yang solid demi terwujudnya perayaan Idul Fitri yang aman dan nyaman di Sultra,” pungkas Brigjen Amur Chandra.*(DW

11 Pejabat Berebut 4 Kursi Kepala OPD, Pemkot Kendari Uji Visi dan Integritas Kandidat KENDARI – Persaingan menuju kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Kendari mulai mengerucut. Sebanyak 11 pejabat mengikuti seleksi untuk mengisi empat jabatan strategis yang selama ini masih lowong. Seleksi tersebut tidak hanya menjadi ajang adu rekam jejak, tetapi juga panggung bagi para kandidat untuk memaparkan visi kepemimpinan mereka. Tahapan wawancara yang digelar Kamis (9/4/2026) dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, di ruang rapat Sekda. Empat posisi yang diperebutkan yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Di posisi BKAD, tiga nama yang bersaing adalah La Ode Marfin Nurjan, Inand Irojasa, dan Ivan Eka Hadianto Maasy. Sementara pada kursi Kepala Dinas PUPR, kandidat yang bertarung yakni Ivan Eka Hadianto Maasy, Muhammad Jayadi, dan Muhammad Azwar Kurdin. Untuk Badan Riset dan Inovasi Daerah, peserta seleksi terdiri dari Seko Kaimuddin Haris, Zulkarnaim, dan Santiwati. Sedangkan jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah diikuti oleh Rukmana, Machlil Rusmin, dan Eni Misni Arwati. Kepala BKPSDM Kota Kendari, Alfian, Jumat (10/4/2026) menyebutkan, seluruh peserta yang kini mengikuti wawancara telah melewati tahapan administrasi dan uji kompetensi. Artinya, kandidat yang tersisa merupakan figur-figur yang dinilai layak secara awal untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama. Dalam proses wawancara, panel penguji menggali lebih dalam kemampuan manajerial, pengalaman birokrasi, hingga gagasan strategis yang ditawarkan masing-masing peserta. Pendekatan ini menjadi bagian dari penerapan manajemen talenta yang mulai diperkuat di lingkup Pemkot Kendari. Amir Hasan menegaskan, seleksi ini bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, tetapi memastikan roda pemerintahan dijalankan oleh figur yang tepat. “Kita ingin memastikan setiap kandidat tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga punya visi yang jelas, integritas, dan komitmen terhadap pelayanan publik,” ujarnya. Menurutnya, sistem manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional dan berbasis kinerja. Melalui sistem ini, promosi jabatan dilakukan secara lebih objektif dan transparan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari membangun kultur kerja yang kompetitif di kalangan aparatur sipil negara. Setiap ASN didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri karena peluang menduduki jabatan terbuka berdasarkan kemampuan. Dengan seleksi yang ketat, pemerintah berharap pejabat yang terpilih nantinya mampu langsung bekerja dan memberikan dampak nyata, terutama dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas layanan publik di Kota Kendari.
News