NewsMetro

Disparekraf Siapkan Pantai Nambo untuk Perayaan HUT ke-194 Kota Kendari

650
×

Disparekraf Siapkan Pantai Nambo untuk Perayaan HUT ke-194 Kota Kendari

Share this article

TERAMEDIA.ID, KOTA KENDARI – Pantai Nambo, yang berlokasi di Kelurahan Nambo, Kecamatan Abeli, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, akan menjadi salah satu lokasi perayaan HUT ke-194 Kota Kendari.

Plt. Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Kota Kendari, Sasriati, mengatakan bahwa lokasi tersebut dipilih agar Pantai Nambo lebih dikenal secara luas.

Kegiatan yang akan dilaksanakan di lokasi itu antara lain pertunjukan musik bambu serta lomba lulo kreasi pada 3–5 Mei, lari karung pada 5–6 Mei, dan lomba mosolori pada 6 Mei 2025.

Ia menjelaskan, berbagai persiapan sementara dilakukan bersama pihak terkait, mulai dari pengaturan panggung hingga kebersihan yang tidak luput dari perhatian.

“Kami sudah membahasnya dengan tim EO, mengingat beberapa kegiatan membutuhkan panggung yang memadai, seperti untuk pertunjukan tari. Sementara, panggung yang ada saat ini belum cukup,” ungkapnya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (28/4/2025).

Untuk lomba lulo kreasi, nantinya akan dibagi menjadi dua kategori, yakni umum dan sanggar. Sistem penilaian akan disesuaikan dengan masing-masing kategori.

Adapun untuk lokasi kegiatan lainnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari telah membagi beberapa lokasi acara, salah satunya di kawasan Tugu Religi Eks-MTQ Kendari.

Kegiatan tersebut meliputi Ekspo UMKM pada 3 Mei 2025, lomba lagu daerah nusantara (Mosusua) pada 3–7 Mei 2025, serta berbagai kegiatan seni budaya lainnya.

Ia berharap perayaan HUT ke-194 Kota Kendari dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat di Kota Kendari. (NV)

11 Pejabat Berebut 4 Kursi Kepala OPD, Pemkot Kendari Uji Visi dan Integritas Kandidat KENDARI – Persaingan menuju kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Kendari mulai mengerucut. Sebanyak 11 pejabat mengikuti seleksi untuk mengisi empat jabatan strategis yang selama ini masih lowong. Seleksi tersebut tidak hanya menjadi ajang adu rekam jejak, tetapi juga panggung bagi para kandidat untuk memaparkan visi kepemimpinan mereka. Tahapan wawancara yang digelar Kamis (9/4/2026) dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, di ruang rapat Sekda. Empat posisi yang diperebutkan yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Di posisi BKAD, tiga nama yang bersaing adalah La Ode Marfin Nurjan, Inand Irojasa, dan Ivan Eka Hadianto Maasy. Sementara pada kursi Kepala Dinas PUPR, kandidat yang bertarung yakni Ivan Eka Hadianto Maasy, Muhammad Jayadi, dan Muhammad Azwar Kurdin. Untuk Badan Riset dan Inovasi Daerah, peserta seleksi terdiri dari Seko Kaimuddin Haris, Zulkarnaim, dan Santiwati. Sedangkan jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah diikuti oleh Rukmana, Machlil Rusmin, dan Eni Misni Arwati. Kepala BKPSDM Kota Kendari, Alfian, Jumat (10/4/2026) menyebutkan, seluruh peserta yang kini mengikuti wawancara telah melewati tahapan administrasi dan uji kompetensi. Artinya, kandidat yang tersisa merupakan figur-figur yang dinilai layak secara awal untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama. Dalam proses wawancara, panel penguji menggali lebih dalam kemampuan manajerial, pengalaman birokrasi, hingga gagasan strategis yang ditawarkan masing-masing peserta. Pendekatan ini menjadi bagian dari penerapan manajemen talenta yang mulai diperkuat di lingkup Pemkot Kendari. Amir Hasan menegaskan, seleksi ini bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, tetapi memastikan roda pemerintahan dijalankan oleh figur yang tepat. “Kita ingin memastikan setiap kandidat tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga punya visi yang jelas, integritas, dan komitmen terhadap pelayanan publik,” ujarnya. Menurutnya, sistem manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional dan berbasis kinerja. Melalui sistem ini, promosi jabatan dilakukan secara lebih objektif dan transparan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari membangun kultur kerja yang kompetitif di kalangan aparatur sipil negara. Setiap ASN didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri karena peluang menduduki jabatan terbuka berdasarkan kemampuan. Dengan seleksi yang ketat, pemerintah berharap pejabat yang terpilih nantinya mampu langsung bekerja dan memberikan dampak nyata, terutama dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas layanan publik di Kota Kendari.
News