NewsMetro

Disketapang Kota Kendari Akan Gelar Gerakan Pangan Murah di Halaman Kantor Balai Kota Kendari Mulai 10-14 Maret 2025

×

Disketapang Kota Kendari Akan Gelar Gerakan Pangan Murah di Halaman Kantor Balai Kota Kendari Mulai 10-14 Maret 2025

Share this article

TERAMEDIA.ID,KOTA KENDARI- Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kota Kendari, akan melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Halaman Kantor Balai Kota Kendari, mulai 10 – 13 Maret 2025.

GPM dilaksanakan dalam rangka upaya menjaga stabilisasi dan pasokan harga pangan. Serta, menyediakan bapok dengan harga yang terjangkau untuk masyarakat.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Ketapang Kota Kendari, Abdul Rauf, saat diwawancara, Kamis, (6/3/2025).

“Akan dibuka langsung oleh Ibu Wali dan vendor-vendor sudah siap. Kita juga sudah rapat dengan tim inflasi, ” ungkap Rauf.

Rauf menjelaskan, ada 18 distributor dan sejumlah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang dilibatkan.

Kebutuhan yang disediakan diantaranya, yaitu beras SPHP, telur, gula, minyak, bawang merah, bawang putih dan kebutuhan lainnya.

“Gerakan pangan murah dimulai Pukul 10.00 WITA, di halaman Kantor Balai Kota,” jelas Rauf.

Salah satu warga Kota Kendari, April menyambut baik GPM yang akan dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Kendari.

Menurutnya, hal itu sangat membantu masyarakat untuk mendapatkan harga kebutuhan yang murah.

“Apalagi saat Ramadan begini, harga-harga kebutuhan naik semua. Jadi GPM ini sangat membantu,” kata April.(NV)

 

Editor:NZ

11 Pejabat Berebut 4 Kursi Kepala OPD, Pemkot Kendari Uji Visi dan Integritas Kandidat KENDARI – Persaingan menuju kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Kendari mulai mengerucut. Sebanyak 11 pejabat mengikuti seleksi untuk mengisi empat jabatan strategis yang selama ini masih lowong. Seleksi tersebut tidak hanya menjadi ajang adu rekam jejak, tetapi juga panggung bagi para kandidat untuk memaparkan visi kepemimpinan mereka. Tahapan wawancara yang digelar Kamis (9/4/2026) dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, di ruang rapat Sekda. Empat posisi yang diperebutkan yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Di posisi BKAD, tiga nama yang bersaing adalah La Ode Marfin Nurjan, Inand Irojasa, dan Ivan Eka Hadianto Maasy. Sementara pada kursi Kepala Dinas PUPR, kandidat yang bertarung yakni Ivan Eka Hadianto Maasy, Muhammad Jayadi, dan Muhammad Azwar Kurdin. Untuk Badan Riset dan Inovasi Daerah, peserta seleksi terdiri dari Seko Kaimuddin Haris, Zulkarnaim, dan Santiwati. Sedangkan jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah diikuti oleh Rukmana, Machlil Rusmin, dan Eni Misni Arwati. Kepala BKPSDM Kota Kendari, Alfian, Jumat (10/4/2026) menyebutkan, seluruh peserta yang kini mengikuti wawancara telah melewati tahapan administrasi dan uji kompetensi. Artinya, kandidat yang tersisa merupakan figur-figur yang dinilai layak secara awal untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama. Dalam proses wawancara, panel penguji menggali lebih dalam kemampuan manajerial, pengalaman birokrasi, hingga gagasan strategis yang ditawarkan masing-masing peserta. Pendekatan ini menjadi bagian dari penerapan manajemen talenta yang mulai diperkuat di lingkup Pemkot Kendari. Amir Hasan menegaskan, seleksi ini bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, tetapi memastikan roda pemerintahan dijalankan oleh figur yang tepat. “Kita ingin memastikan setiap kandidat tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga punya visi yang jelas, integritas, dan komitmen terhadap pelayanan publik,” ujarnya. Menurutnya, sistem manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional dan berbasis kinerja. Melalui sistem ini, promosi jabatan dilakukan secara lebih objektif dan transparan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari membangun kultur kerja yang kompetitif di kalangan aparatur sipil negara. Setiap ASN didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri karena peluang menduduki jabatan terbuka berdasarkan kemampuan. Dengan seleksi yang ketat, pemerintah berharap pejabat yang terpilih nantinya mampu langsung bekerja dan memberikan dampak nyata, terutama dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas layanan publik di Kota Kendari.
News