NewsMetro

Delegasi UCLG ASPAC Tanam Pohon Lokal di Kebun Raya Kendari, Simbol Komitmen Kota Hijau Asia Pasifik

19
×

Delegasi UCLG ASPAC Tanam Pohon Lokal di Kebun Raya Kendari, Simbol Komitmen Kota Hijau Asia Pasifik

Share this article

TERAMEDIA.ID,KENDARI – Suasana hujan yang mengguyur Kebun Raya Kendari, Kamis (7/5/2026), tidak menyurutkan semangat para delegasi United Cities and Local Governments Asia Pacific (UCLG ASPAC) untuk menanam pohon bersama. Kegiatan tersebut menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian forum internasional UCLG ASPAC 2026 yang digelar di Kota Kendari.

Penanaman pohon dilakukan oleh delegasi dari berbagai negara dan pemerintah daerah sebagai simbol komitmen bersama terhadap pelestarian lingkungan dan pembangunan kota berkelanjutan di kawasan Asia Pasifik.

Kegiatan diawali dengan penandatanganan prasasti pembangunan Tugu UCLG ASPAC oleh Sekretaris Jenderal UCLG ASPAC Bernadia Irawati Tjandradewi, Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Hugua, dan Wali Kota Kendari Siska Karina Imran.

Usai penandatanganan prasasti, Wali Kota Kendari bersama Wakil Gubernur Sultra menyerahkan bibit pohon kepada Sekjen UCLG ASPAC sebagai simbol dimulainya gerakan penghijauan internasional tersebut.

Berbagai jenis tanaman lokal ditanam dalam kegiatan itu, di antaranya kayu eboni, ruruhi, kayu langsat, hingga lobe-lobe yang merupakan tanaman khas Sulawesi Tenggara.

Wali Kota Kendari Siska Karina Imran mengatakan, penanaman pohon tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari komitmen Kota Kendari dalam mendukung pembangunan berkelanjutan yang selaras dengan pelestarian lingkungan.

“Perubahan iklim masih menjadi tantangan global yang dihadapi kota-kota di seluruh dunia. Sebagai tuan rumah kegiatan internasional ini, Kota Kendari berkomitmen terus mendorong pembangunan yang selaras dengan pelestarian lingkungan,” ujar Siska dalam sambutannya.

Menurutnya, Kebun Raya Kendari menjadi salah satu aset penting daerah yang memiliki fungsi sebagai pusat konservasi keanekaragaman hayati, ruang terbuka hijau, hingga sarana pendidikan lingkungan bagi masyarakat.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran para delegasi dari berbagai negara yang ikut berpartisipasi dalam aksi penghijauan tersebut.

“Partisipasi para delegasi dalam menanam pohon hari ini melambangkan persahabatan global, komitmen kolektif, dan tanggung jawab bersama dalam menjaga keberlanjutan bumi,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal UCLG ASPAC Bernadia Irawati Tjandradewi mengaku terkesan dengan sambutan hangat Pemerintah Kota Kendari dan masyarakat terhadap para tamu internasional.

Ia menyebut kegiatan penanaman pohon telah menjadi tradisi dalam setiap pelaksanaan forum UCLG ASPAC sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

“Menanam pohon adalah tindakan sederhana yang bisa dilakukan semua orang. Ini membawa pesan kuat bahwa kita tidak hanya peduli pada manusia, tetapi juga terhadap lingkungan dan planet kita,” ujar Bernadia.

Menurutnya, kota-kota di kawasan Asia Pasifik saat ini menghadapi tantangan berkurangnya ruang terbuka hijau akibat perkembangan perkotaan yang semakin pesat. Karena itu, dibutuhkan kolaborasi semua pihak untuk menjaga keberlanjutan lingkungan.

Bernadia juga menilai Kota Kendari menunjukkan perkembangan yang cukup pesat dan memiliki potensi besar dalam pengembangan kota hijau yang berkelanjutan.

Kegiatan penanaman pohon berlangsung penuh kebersamaan meski sempat diguyur hujan. Para delegasi tetap antusias menanam bibit pohon di sejumlah titik Kebun Raya Kendari sambil berdialog dan berinteraksi dengan peserta lainnya.

Agenda penghijauan tersebut menjadi salah satu simbol kuat bahwa pelaksanaan UCLG ASPAC di Kota Kendari tidak hanya membahas kerja sama antar daerah, tetapi juga membawa pesan global tentang pentingnya menjaga lingkungan dan membangun masa depan kota yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan.(SM)