Bencana / KecelakaanNews

Warga Konawe Diduga Hilang Saat Mencari Ikan, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

366
×

Warga Konawe Diduga Hilang Saat Mencari Ikan, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

Share this article

TERAMEDIA.ID, KONAWE — Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari menerima laporan kondisi membahayakan manusia terhadap seorang warga yang diduga hilang di kawasan hutan sekitar Desa Anggoro, Kecamatan Wonggeduku, Kabupaten Konawe.

Laporan tersebut diterima Comm Centre KPP Kendari pada Senin, 14 September 2026, sekitar pukul 23.45 Wita. Informasi disampaikan oleh Yundi dari BPBD Konawe.

Menindaklanjuti laporan tersebut, menurut Amiruddin A.S selaku Kepala KPP Kendari Tim Rescue KPP Kendari diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 00.10 Wita untuk memberikan bantuan SAR. Jarak lokasi kejadian dari KPP Kendari sekitar 90 kilometer.

“Tim Rescue KPP Kendari tiba di lokasi pada pukul 02.04 Wita. Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan pengecekan terhadap titik dugaan terakhir keberadaan korban dan memastikan kembali kondisi di lokasi pencarian hingga pukul 03.00 Wita.” ungkapnya

Operasi SAR kemudian dilanjutkan pada pukul 07.00 Wita bersama tim SAR gabungan. Pencarian dibagi menjadi dua tim dengan wilayah penyisiran yang berbeda serta dibantu pemantauan menggunakan drone thermal.

Tim 1 melakukan penyisiran di sisi kanan dengan luas area pencarian sekitar 800 x 750 meter. Pencarian dilakukan menggunakan metode ESAR serta menyusuri jalan setapak.

Sementara itu, Tim 2 menyisir sisi kiri dengan luas area sekitar 800 x 650 meter, menggunakan metode yang sama dan menyusuri jalan setapak.

Berdasarkan data cuaca dari BMKG, kondisi di lokasi pencarian cerah dengan kecepatan angin sekitar 7 kilometer per jam dari arah timur laut.

Korban diketahui bernama Nasarudin, laki-laki berusia 52 tahun, warga Desa Sambeani, Kecamatan Abuki, Kabupaten Konawe.

Berdasarkan laporan yang diterima, Nasarudin keluar dari rumah pada 14 September 2026 sekitar pukul 14.00 Wita untuk mencari ikan di rawa sekitar Desa Anggoro.

Beberapa kerabat korban kemudian menyusul karena sebelumnya telah berjanji untuk bersama-sama mencari ikan. Namun, hingga sekitar pukul 17.30 Wita, mereka tidak menemukan korban di lokasi yang telah ditentukan.

Kendaraan dan tas milik korban kemudian ditemukan di dekat lokasi tempat pertemuan. Upaya pencarian telah dilakukan sebelum laporan diterima KPP Kendari, namun belum membuahkan hasil.

Operasi pencarian melibatkan SMC dan staf SMC KPP Kendari, Rescuer KPP Kendari, BPBD Konawe, Damkar Konawe, Polsek Abuki, Bhabinkamtibmas, aparat desa setempat, masyarakat sekitar, serta keluarga korban.

Dalam operasi tersebut, tim menggunakan sejumlah peralatan, di antaranya rescue car, motor trail, drone thermal, peralatan medis dan evakuasi SAR, peralatan komunikasi, serta perlengkapan pendukung keselamatan lainnya.(*)

Editor:NZ