NewsMetro

Wali Kota Kendari Terima Detiktimur Awards 2026, Inovasi Digitalisasi PAD Diakui Tingkat Nasional

18
×

Wali Kota Kendari Terima Detiktimur Awards 2026, Inovasi Digitalisasi PAD Diakui Tingkat Nasional

Share this article

TERAMEDIA.ID,JAKARTA, – Langkah Pemerintah Kota Kendari dalam memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis digital kembali mendapat apresiasi di tingkat nasional. Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM, menerima penghargaan Detiktimur Awards 2026 pada malam penganugerahan yang digelar detikcom di Depok, Jawa Barat, Jumat (7/8/2026).

Penghargaan tersebut diberikan atas inovasi digitalisasi sistem penerimaan daerah yang diterapkan Pemerintah Kota Kendari. Inovasi ini dinilai mampu meningkatkan transparansi pengelolaan pendapatan daerah, mempercepat layanan kepada masyarakat, sekaligus menutup ruang terjadinya praktik pungutan liar (pungli) dalam proses pembayaran pajak dan retribusi.

Melalui sistem pembayaran non-tunai yang terintegrasi, seluruh transaksi penerimaan daerah dapat dipantau secara digital sehingga lebih akuntabel, efisien, dan mudah diawasi. Transformasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah membangun birokrasi yang bersih serta meningkatkan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Ajang Detiktimur Awards 2026 mengusung tema “Anugerah Inovasi dan Kontribusi untuk Indonesia Bagian Timur”. Penghargaan ini diberikan kepada kepala daerah, institusi pemerintah, badan usaha, dan berbagai tokoh yang dinilai berhasil menghadirkan inovasi serta memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan di kawasan Indonesia Timur.

Usai menerima penghargaan, Wali Kota Kendari Siska Karina Imran mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan itu merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran Pemerintah Kota Kendari yang terus mendorong lahirnya berbagai inovasi pelayanan publik.

“Alhamdulillah, Kota Kendari menjadi satu-satunya daerah di Sulawesi Tenggara yang menerima penghargaan ini. Tentu ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Siska menegaskan bahwa digitalisasi penerimaan daerah tidak hanya bertujuan meningkatkan pendapatan pemerintah, tetapi juga membangun sistem yang lebih transparan, akuntabel, dan mampu meminimalkan potensi penyimpangan.

“Pemanfaatan teknologi menjadi bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan tata kelola pemerintahan yang bersih. Dengan sistem digital, seluruh proses penerimaan daerah dapat dipantau secara terbuka sehingga mampu memangkas titik-titik yang berpotensi menimbulkan pungutan liar,” katanya.

Menurutnya, transformasi digital akan terus diperluas ke berbagai sektor pelayanan publik sebagai bagian dari reformasi birokrasi yang tengah dijalankan Pemerintah Kota Kendari. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat kepercayaan masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Detiktimur Awards sendiri merupakan ajang penghargaan tahunan yang diselenggarakan detikcom untuk memberikan apresiasi kepada para pemimpin daerah, lembaga, dunia usaha, dan berbagai elemen masyarakat yang menghadirkan inovasi serta kontribusi nyata bagi percepatan pembangunan di kawasan Indonesia Timur.

Melalui penghargaan ini, Kota Kendari kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu daerah yang aktif melakukan transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan, dengan fokus menghadirkan pelayanan publik yang lebih mudah, cepat, transparan, dan berintegritas.(SM)