HeadlineNasionalNews

Kemendagri Anugerahkan Penghargaan Pemda Berprestasi Regional Sulawesi 2026 di Kendari

24
×

Kemendagri Anugerahkan Penghargaan Pemda Berprestasi Regional Sulawesi 2026 di Kendari

Share this article
Foto: Diskominfo Sultra

TERAMEDIA.ID, KENDARI – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menjadi tuan rumah pelaksanaan Apresiasi Pemerintah Daerah (Pemda) Berprestasi Regional Sulawesi Tahun 2026 yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI di Hotel Claro Kendari, Jumat malam (29/5/2026).

Ajang penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi pemerintah pusat kepada pemerintah daerah yang dinilai berhasil menunjukkan kinerja terbaik dalam pembangunan dan pelayanan publik. Penghargaan diberikan kepada sejumlah pemerintah daerah di wilayah Sulawesi dalam empat kategori, yakni Penurunan Tingkat Pengangguran, Creative Financing, Pengendalian Inflasi, serta Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting.

Pada kategori Penurunan Angka Pengangguran, penghargaan tingkat kabupaten diraih Kabupaten Kolaka sebagai Terbaik I, disusul Kabupaten Konawe Kepulauan dan Kabupaten Kolaka Utara. Untuk tingkat kota, Kota Baubau meraih Terbaik I, diikuti Kota Kendari dan Kota Parepare. Sementara untuk tingkat provinsi, penghargaan Terbaik I diberikan kepada Provinsi Sulawesi Barat.

Di kategori Creative Financing, Kabupaten Wajo meraih predikat Terbaik I tingkat kabupaten, disusul Kabupaten Kolaka dan Kabupaten Mamasa. Pada tingkat kota, Kota Makassar menjadi yang terbaik, diikuti Kota Palu dan Kota Manado. Sementara untuk tingkat provinsi, Provinsi Sulawesi Selatan meraih Terbaik I dan Provinsi Sulawesi Tenggara memperoleh Terbaik II.

Untuk kategori Pengendalian Inflasi, Kabupaten Sigi berhasil meraih penghargaan Terbaik I tingkat kabupaten, diikuti Kabupaten Polewali Mandar dan Kabupaten Takalar. Pada tingkat kota, penghargaan Terbaik I diraih Kota Bitung, disusul Kota Palopo dan Kota Palu. Sedangkan tingkat provinsi menempatkan Provinsi Gorontalo sebagai Terbaik I dan Provinsi Sulawesi Tengah sebagai Terbaik II.

Sementara itu, pada kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting, Kabupaten Sidenreng Rappang meraih penghargaan Terbaik I tingkat kabupaten, diikuti Kabupaten Bolaang Mongondow Timur dan Kabupaten Gowa. Untuk tingkat kota, Kota Tomohon menjadi yang terbaik, disusul Kota Manado dan Kota Makassar. Adapun penghargaan tingkat provinsi diraih Provinsi Sulawesi Utara.

Malam puncak penganugerahan tersebut dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Menteri Dalam Negeri RI Muhammad Tito Karnavian, Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, serta para gubernur, bupati, wali kota dan unsur Forkopimda se-Sulawesi.

Dalam sambutannya, Gubernur Sulawesi Tenggara Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh tamu dan peserta yang hadir di Bumi Anoa.

“Atas nama Pemerintah Provinsi dan masyarakat Sulawesi Tenggara, kami menyampaikan selamat datang di Bumi Anoa kepada Bapak Menko Polkam, Bapak Mendagri, Bapak Menteri PKP beserta rombongan, para gubernur beserta Forkopimdanya, serta para bupati dan wali kota se-Sulawesi,” ujar Andi Sumangerukka.

Ia mengatakan, penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan pemerintah pusat terhadap capaian pembangunan dan inovasi yang dilakukan pemerintah daerah. Karena itu, ia mengucapkan selamat kepada seluruh daerah penerima penghargaan dan berharap prestasi tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menyampaikan selamat dan sukses kepada seluruh pemerintah daerah yang memperoleh penghargaan malam ini. Semoga penghargaan ini menjadi penambah motivasi dan penguat semangat bersinergi dalam melaksanakan program pembangunan daerah demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa penyelenggaraan Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 bertujuan memberikan motivasi kepada kepala daerah sekaligus menunjukkan bahwa banyak daerah yang mampu mencatatkan kinerja positif.

“Acara ini menunjukkan bahwa banyak kepala daerah yang baik dan berprestasi,” ujar Tito.

Menurutnya, sistem penilaian kini dilakukan berbasis regional agar pemerintah daerah dengan kapasitas fiskal yang lebih kecil tetap memiliki peluang yang sama untuk bersaing. Penilaian dilakukan secara objektif menggunakan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).

“Yang dipertandingkan dapat dihitung secara kuantitatif, seperti pengangguran, kemiskinan, dan inflasi. Datanya berasal dari BPS dan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), sehingga hasilnya objektif dan transparan,” jelasnya.

Tito juga mendorong seluruh kepala daerah untuk terus meningkatkan kinerja, baik yang telah menerima penghargaan maupun yang belum berhasil meraih penghargaan pada tahun ini.

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago menambahkan bahwa persaingan dalam ajang tersebut berlangsung sangat ketat. Menurutnya, selisih nilai antar daerah relatif tipis, yang menunjukkan kualitas kinerja pemerintah daerah di Sulawesi secara umum sudah cukup baik.

“Yang belum mendapatkan penghargaan jangan terlalu kecewa, karena selisih nilainya sangat tipis. Ini menunjukkan rata-rata daerah kita berada pada posisi yang baik,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, Forkopimda, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

“Tidak ada pekerjaan yang bisa diselesaikan sendiri. Semua unsur di daerah harus bekerja bersama-sama dengan tujuan utama menyejahterakan masyarakat,” tegasnya.(***)

Editor:NZ