NewsMetro

Pemkot Kendari Intensifkan Penanganan Aktivitas Anak Jalanan dan Pengemis di Persimpangan

460
×

Pemkot Kendari Intensifkan Penanganan Aktivitas Anak Jalanan dan Pengemis di Persimpangan

Share this article

TERAMEDIA.ID, KENDARI – Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Sosial terus memperkuat upaya penanganan aktivitas anak jalanan dan pengemis di sejumlah lampu merah. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan serta ketertiban lalu lintas di wilayah perkotaan.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Kota Kendari, Rukmana, mengungkapkan bahwa pihaknya rutin turun ke lapangan untuk melakukan penertiban. Namun, dalam praktiknya, petugas kerap menghadapi kendala karena para anak jalanan dan pengemis sering kali langsung menghindar saat melihat kedatangan petugas.

“Kami terus melakukan penertiban di titik-titik lampu merah. Saat petugas datang, mereka biasanya langsung berpindah atau kabur,” ujarnya.

Menghadapi situasi tersebut, Dinas Sosial kemudian melakukan penyesuaian strategi. Petugas kini turun ke lapangan dengan pendekatan yang lebih fleksibel, termasuk menggunakan kendaraan pribadi agar tidak mudah dikenali. Cara ini dinilai cukup efektif untuk menjangkau mereka yang selama ini sulit terdata.

Dari hasil pendekatan tersebut, sejumlah anak jalanan berhasil dijaring dan kemudian diberikan pembinaan. Mereka diarahkan untuk tidak lagi melakukan aktivitas di persimpangan jalan karena berisiko tinggi terhadap keselamatan diri maupun pengguna jalan lainnya.

Selain pembinaan, Dinas Sosial juga melakukan pendataan terhadap individu yang terjaring. Data tersebut selanjutnya menjadi dasar untuk pengusulan bantuan sosial, terutama bagi mereka yang masuk dalam kategori rentan secara ekonomi.

Rukmana menegaskan, penanganan ini tidak semata-mata bersifat penertiban, tetapi juga mengedepankan pendekatan sosial dan kemanusiaan. Pemerintah berupaya memastikan bahwa setiap warga yang membutuhkan tetap mendapatkan perhatian melalui program bantuan yang tersedia.

“Pendataan kami lakukan agar mereka bisa diusulkan menerima bantuan sosial. Jadi tidak hanya ditertibkan, tetapi juga diberikan solusi,” katanya.

Upaya ini diharapkan mampu mengurangi aktivitas di lampu merah yang berpotensi membahayakan, sekaligus memberikan perlindungan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan. Pemerintah Kota Kendari pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berperan dalam menciptakan lingkungan yang lebih tertib dan aman.(SM)