NewsPendidikan

Sebanyak 2420 Mahasiswa Konut akan Menerima Bantuan Dana Beasiswa

404
×

Sebanyak 2420 Mahasiswa Konut akan Menerima Bantuan Dana Beasiswa

Share this article

TERAMEDIA.ID, KOTA KENDARI – sebanyak 2420 Mahasiswa Konawe Utara (Konut) Sulawesi Tenggara yang sedang menempuh pendidikan di seluruh Indonesia dan luar negeri akan menerima bantuan dana beasiswa dari Bupati Konut Ruksamin.

Hal ini dibenarkan, oleh Ruksamin sendiri ia mengatakan progam beasiswa tersebut sudah berjalan sejak tahun 2016 lalu, dimana mahasiswa yang menerima bantuan dana beasiswa merupakan mahasiswa yang berasal dari daerah Konut.

” Programnya sudah sejak awal, tapi yang dari awal itu tahun 2016 yang saya kasih mahasiswa biasa itu sebesar satu juta ” Katanya saat diwawancara di Kampus Universitas Haluoleo (UHO) Pada Rabu (20/9/2023).

Lebih lanjut, bulan September ini semua beasiswa mahasiswa Konut akan langsung dibagikan, namun pihaknya saat ini masih melakukan pendataan dan evaluasi siapa-siapa saja yang akan mendapatkan dana beasiswa tersebut.

” Semua beasiswanya anak-anak mahasiswa terbukti sudah tuntas insyaallah bulan 9 ini kalau tidak ada perubahan itu langsung kita bagikan kepada semua anak-anak mahasiswa, semua saya minta kepada teman-teman untuk dipantau yang belum tersalurkan, karena tidak menutup kemungkinan ada satu anak-anak yang sudah tidak kuliah ternyata masih mendapatkannya ” Jelasnya.

Ia berpesan kepada mahasiswa Konut agar fokus saat berpendidikan, agar menjadi Sumber Daya Manusia di Sultra yang berguna.

” Cukup saya yang jadi tukang pukul, kalian tidak usah, jadi mereka saya tugaskan cukup kuliah, saya titip di kampus ajari mereka kalau mau tagih SPP nya tagih saya ” Ujarnya (RZ).

11 Pejabat Berebut 4 Kursi Kepala OPD, Pemkot Kendari Uji Visi dan Integritas Kandidat KENDARI – Persaingan menuju kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Kendari mulai mengerucut. Sebanyak 11 pejabat mengikuti seleksi untuk mengisi empat jabatan strategis yang selama ini masih lowong. Seleksi tersebut tidak hanya menjadi ajang adu rekam jejak, tetapi juga panggung bagi para kandidat untuk memaparkan visi kepemimpinan mereka. Tahapan wawancara yang digelar Kamis (9/4/2026) dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, di ruang rapat Sekda. Empat posisi yang diperebutkan yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Di posisi BKAD, tiga nama yang bersaing adalah La Ode Marfin Nurjan, Inand Irojasa, dan Ivan Eka Hadianto Maasy. Sementara pada kursi Kepala Dinas PUPR, kandidat yang bertarung yakni Ivan Eka Hadianto Maasy, Muhammad Jayadi, dan Muhammad Azwar Kurdin. Untuk Badan Riset dan Inovasi Daerah, peserta seleksi terdiri dari Seko Kaimuddin Haris, Zulkarnaim, dan Santiwati. Sedangkan jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah diikuti oleh Rukmana, Machlil Rusmin, dan Eni Misni Arwati. Kepala BKPSDM Kota Kendari, Alfian, Jumat (10/4/2026) menyebutkan, seluruh peserta yang kini mengikuti wawancara telah melewati tahapan administrasi dan uji kompetensi. Artinya, kandidat yang tersisa merupakan figur-figur yang dinilai layak secara awal untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama. Dalam proses wawancara, panel penguji menggali lebih dalam kemampuan manajerial, pengalaman birokrasi, hingga gagasan strategis yang ditawarkan masing-masing peserta. Pendekatan ini menjadi bagian dari penerapan manajemen talenta yang mulai diperkuat di lingkup Pemkot Kendari. Amir Hasan menegaskan, seleksi ini bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, tetapi memastikan roda pemerintahan dijalankan oleh figur yang tepat. “Kita ingin memastikan setiap kandidat tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga punya visi yang jelas, integritas, dan komitmen terhadap pelayanan publik,” ujarnya. Menurutnya, sistem manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional dan berbasis kinerja. Melalui sistem ini, promosi jabatan dilakukan secara lebih objektif dan transparan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari membangun kultur kerja yang kompetitif di kalangan aparatur sipil negara. Setiap ASN didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri karena peluang menduduki jabatan terbuka berdasarkan kemampuan. Dengan seleksi yang ketat, pemerintah berharap pejabat yang terpilih nantinya mampu langsung bekerja dan memberikan dampak nyata, terutama dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas layanan publik di Kota Kendari.
News