NewsMetroPendidikan

Wali Kota Kendari Kendari Serahkan 812 Beasiswa dan 1.122 Seragam bagi Siswa Kurang Mampu

93
×

Wali Kota Kendari Kendari Serahkan 812 Beasiswa dan 1.122 Seragam bagi Siswa Kurang Mampu

Share this article

TERAMEDIA.ID, KENDARI – Pemerintah Kota Kendari kembali memperkuat dukungan terhadap akses pendidikan bagi anak dari keluarga kurang mampu. Sebanyak 812 siswa menerima bantuan beasiswa, sementara 1.122 siswa lainnya mendapatkan bantuan seragam sekolah.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Kendari Siska Karina Imran dalam rangkaian upacara Hari Kesaktian Pancasila di Lapangan Balai Kota Kendari, Kamis (1/10/2026).

Program ini menyasar peserta didik mulai jenjang TK, SD hingga SMP. Bantuan pendidikan tersebut diharapkan dapat meringankan beban keluarga sekaligus memastikan keterbatasan biaya tidak menjadi penghalang bagi anak-anak untuk terus bersekolah.

“Tidak ada lagi alasan masyarakat Kota Kendari untuk tidak melanjutkan pendidikan karena keterbatasan biaya,” kata Siska.

Menurut Siska, Pemkot Kendari telah menjalankan program bantuan pendidikan tersebut sejak 2025. Pada tahun sebelumnya, pemerintah menyalurkan bantuan kepada 1.000 siswa dalam bentuk beasiswa dan 1.000 paket seragam sekolah bagi anak kurang mampu.

Program serupa kembali dilanjutkan pada 2026 dengan sasaran yang terus diperluas berdasarkan data penerima yang telah diverifikasi.

Siska menyebutkan, jumlah anak dari keluarga kurang mampu pada jenjang TK hingga SMP di Kota Kendari diperkirakan mencapai sekitar 4.000 orang. Pemerintah menargetkan seluruh anak yang masuk dalam sasaran tersebut dapat terjangkau program bantuan pendidikan secara bertahap.

“Masih ada sekitar 2.000 anak yang harus kita bantu. Insyaallah tahun depan kita tuntaskan,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kendari Saemina menjelaskan, penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan data keluarga kurang mampu, termasuk data kemiskinan ekstrem serta laporan dari satuan pendidikan.

Untuk bantuan seragam, sebanyak 1.122 siswa menjadi penerima pada penyaluran kali ini. Sementara bantuan beasiswa diberikan kepada 812 siswa.

“Data penerima kita ambil dari data kemiskinan ekstrem dan juga laporan dari sekolah,” jelas Saemina.

Ia menambahkan, jumlah penerima tidak disamaratakan untuk setiap sekolah. Penentuan penerima disesuaikan dengan data dan kuota yang tersedia pada masing-masing jenjang pendidikan, mulai TK, SD hingga SMP.

Khusus penerima beasiswa, siswa mendapatkan rekomendasi dari Dinas Pendidikan untuk selanjutnya melakukan proses pencairan melalui Bank Sultra. Informasi mengenai mekanisme tersebut disampaikan melalui pihak sekolah kepada orang tua atau wali siswa.

Saemina berharap bantuan tersebut benar-benar dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan pendidikan anak. Pemerintah juga terus memperbaiki penyampaian informasi kepada penerima agar tidak terjadi lagi bantuan yang tidak dicairkan karena penerima tidak mengetahui mekanisme atau batas waktu pengambilannya.

Melalui program tersebut, Pemkot Kendari berupaya membuka akses pendidikan yang lebih merata, khususnya bagi anak-anak yang menghadapi keterbatasan ekonomi. Bantuan beasiswa dan seragam menjadi bagian dari langkah pemerintah agar setiap anak tetap memiliki kesempatan belajar dan menyelesaikan pendidikan dasarnya.(SM)