NewsMetro

Wali Kota Kendari Tanda Tangan MoU dengan Universitas Muhammadiyah Siapkan Beasiswa 

103
×

Wali Kota Kendari Tanda Tangan MoU dengan Universitas Muhammadiyah Siapkan Beasiswa 

Share this article

TERAMEDIA.ID, KENDARI – Pemerintah Kota Kendari memperluas kolaborasi dengan perguruan tinggi untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia. Salah satunya melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Universitas Muhammadiyah Kendari (UM Kendari), Rabu (30/9/2026).

Kerja sama tersebut turut melibatkan Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan. Kolaborasi diarahkan tidak hanya pada bidang pendidikan, tetapi juga pengembangan inovasi, riset, sumber daya manusia dan pembangunan daerah.

Wali Kota Kendari Siska Karina Imran mengatakan, pendidikan menjadi salah satu sektor yang terus mendapat perhatian karena memiliki keterkaitan dengan peningkatan kualitas manusia dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Menurut Siska, Pemkot Kendari berupaya memastikan persoalan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi masyarakat untuk mendapatkan pendidikan.

“Tidak ada lagi alasan masyarakat Kota Kendari untuk tidak melanjutkan pendidikan karena keterbatasan biaya,” kata Siska.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah telah menyalurkan 1.000 beasiswa sekaligus 1.000 seragam sekolah pada 2025 bagi siswa kurang mampu di jenjang TK, SD dan SMP. Program tersebut kembali dilanjutkan pada 2026 dengan jumlah yang sama.

Siska menyebut masih terdapat sekitar 4.000 anak kurang mampu pada jenjang TK hingga SMP di Kota Kendari. Pemerintah menargetkan kebutuhan bantuan pendidikan bagi kelompok tersebut dapat dituntaskan pada tahun depan.

Setelah pendidikan dasar menjadi perhatian, Pemkot Kendari juga menyiapkan skema bantuan pendidikan bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

Beasiswa tersebut direncanakan mencakup jenjang D3, S1, S2 hingga S3. Program ini ditujukan bagi warga Kota Kendari yang memenuhi persyaratan, termasuk memiliki KTP Kota Kendari.

“InsyaAllah tahun depan kita akan tuntaskan, dan kita lanjutkan dengan pemberian beasiswa kepada D3, S1, S2 dan S3,” ujarnya.

Siska menilai investasi di bidang pendidikan akan memberikan dampak jangka panjang terhadap pembangunan daerah. Ia menyebut IPM Kota Kendari pada 2025 telah mencapai 86,36 persen, meningkat dibandingkan sekitar 85 persen pada 2024.

“Bicara IPM tentu yang paling utama adalah pendidikan, lalu kesehatan, dan yang ketiga kesejahteraan,” katanya.

Dalam kerja sama dengan UM Kendari, Siska berharap perguruan tinggi dapat mengambil peran lebih besar dalam membantu pemerintah menggali potensi daerah melalui pengetahuan, riset dan inovasi.

Menurutnya, pembangunan daerah membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan sekaligus mampu melahirkan gagasan untuk menjawab berbagai persoalan di masyarakat.

Ia juga mengapresiasi perkembangan UM Kendari yang telah memiliki mahasiswa dari berbagai negara. Kehadiran mahasiswa internasional dinilai membuka peluang bagi Kota Kendari untuk semakin terhubung dengan jejaring pendidikan global.

Siska menegaskan, penandatanganan kerja sama tersebut diharapkan menjadi awal dari kegiatan kolaboratif yang lebih konkret.

“Mari sama-sama kita jadikan kesepakatan hari ini sebagai awal dari lebih banyak kerja bersama untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat pemerintahan, mendorong inovasi, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Kendari,” ujarnya.

Ia juga mengajak mahasiswa UM Kendari untuk ikut memberikan gagasan dan masukan bagi pembangunan kota, sekaligus menjaga lingkungan dan daerah.

Kerja sama Pemkot Kendari dan UM Kendari selanjutnya diharapkan membuka ruang yang lebih luas bagi pengembangan pendidikan, riset dan inovasi, sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan Kota Kendari.(SM)