NewsBencana / KecelakaanDaerah

Tim SAR Gabungan Masih Lakukan Pencarian Nelayan Jatuh di Laut Banda

1448
×

Tim SAR Gabungan Masih Lakukan Pencarian Nelayan Jatuh di Laut Banda

Share this article

TERAMEDIA.ID, WAKATOBI – Tim SAR Gabungan hingga hari ke tiga sejak dinyatakan terjatuh dari kapal, masih melakukan pencarian terhadap 1 orang nelayan yang terjatuh dari kapal KM. Akbar Jaya disekitar perairan Laut Banda, saat melakukan perjalanan dari Fak-Fak menuju takalar dan terjatuh saat melintasi arah timur pulau Wanci sekitar 58 Nautical mile.

Pada tanggal 30 September 2023 pukul 15.30 Wita terima email dari KPP Ambon yang menginformasikan tentang kecelakaan kapal MOB (Man Over Board) 1 orang nelayan yang terjatuh dari kapal KM Akbar Jaya disekitar perairan laut Banda saat melakukan perjalanan dari Fak-fak menuju takalar dimana LKP Arah timur pulau wanci.

Korban yang bernama Hamzah (Laki/30) merupakan warga Desa Galesong Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan.

Menurut Muhammada Arafah selaku Kepala Kantor KPP Kendari, hingga hari ke 3 Tim SAR gabungan masih mengerahkan kekuatan untuk operasi pencarian.

” Tim SAR Gabungan masih melaksanakan Pencarian dengan menggunakan RIB dengan luas area penyisiran 85 NM² ” keterangan Arafah (2/10/2023).

Hingga beritai ni dimuat, belum ada update hasil terbaru dari operasi Tim SAR gabungan hari ke tiga pencarian. **(Red)

11 Pejabat Berebut 4 Kursi Kepala OPD, Pemkot Kendari Uji Visi dan Integritas Kandidat KENDARI – Persaingan menuju kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Kendari mulai mengerucut. Sebanyak 11 pejabat mengikuti seleksi untuk mengisi empat jabatan strategis yang selama ini masih lowong. Seleksi tersebut tidak hanya menjadi ajang adu rekam jejak, tetapi juga panggung bagi para kandidat untuk memaparkan visi kepemimpinan mereka. Tahapan wawancara yang digelar Kamis (9/4/2026) dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, di ruang rapat Sekda. Empat posisi yang diperebutkan yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Di posisi BKAD, tiga nama yang bersaing adalah La Ode Marfin Nurjan, Inand Irojasa, dan Ivan Eka Hadianto Maasy. Sementara pada kursi Kepala Dinas PUPR, kandidat yang bertarung yakni Ivan Eka Hadianto Maasy, Muhammad Jayadi, dan Muhammad Azwar Kurdin. Untuk Badan Riset dan Inovasi Daerah, peserta seleksi terdiri dari Seko Kaimuddin Haris, Zulkarnaim, dan Santiwati. Sedangkan jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah diikuti oleh Rukmana, Machlil Rusmin, dan Eni Misni Arwati. Kepala BKPSDM Kota Kendari, Alfian, Jumat (10/4/2026) menyebutkan, seluruh peserta yang kini mengikuti wawancara telah melewati tahapan administrasi dan uji kompetensi. Artinya, kandidat yang tersisa merupakan figur-figur yang dinilai layak secara awal untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama. Dalam proses wawancara, panel penguji menggali lebih dalam kemampuan manajerial, pengalaman birokrasi, hingga gagasan strategis yang ditawarkan masing-masing peserta. Pendekatan ini menjadi bagian dari penerapan manajemen talenta yang mulai diperkuat di lingkup Pemkot Kendari. Amir Hasan menegaskan, seleksi ini bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, tetapi memastikan roda pemerintahan dijalankan oleh figur yang tepat. “Kita ingin memastikan setiap kandidat tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga punya visi yang jelas, integritas, dan komitmen terhadap pelayanan publik,” ujarnya. Menurutnya, sistem manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional dan berbasis kinerja. Melalui sistem ini, promosi jabatan dilakukan secara lebih objektif dan transparan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari membangun kultur kerja yang kompetitif di kalangan aparatur sipil negara. Setiap ASN didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri karena peluang menduduki jabatan terbuka berdasarkan kemampuan. Dengan seleksi yang ketat, pemerintah berharap pejabat yang terpilih nantinya mampu langsung bekerja dan memberikan dampak nyata, terutama dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas layanan publik di Kota Kendari.
News