Uncategorized

Tiga Penumpang Kapal Fiber Dilaporkan Tenggelam di Perairan Buton, Tim SAR Baubau Dikerahkan

467
×

Tiga Penumpang Kapal Fiber Dilaporkan Tenggelam di Perairan Buton, Tim SAR Baubau Dikerahkan

Share this article

TERAMEDIA.ID, Buton – Tim SAR gabungan dari Pos SAR Baubau bergerak menuju lokasi kejadian setelah menerima laporan kecelakaan kapal yang mengangkut tiga orang di perairan antara Pasar Wajo dan Batu Atas, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kendari, Amiruddin A.S., mengatakan informasi mengenai insiden tersebut diterima oleh Comm Centre KPP Kendari pada Minggu (5/7/2026) sekitar pukul 10.15 Wita dari Ratna, salah seorang anggota keluarga korban.

“Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 10.35 Wita Tim Rescue Pos SAR Baubau diberangkatkan menuju lokasi kejadian menggunakan Rescue Boat (RB) 210 untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan. Lokasi kejadian diperkirakan berjarak sekitar 52 mil laut dari Pos SAR Baubau.” kata Amiruddin

Berdasarkan informasi yang diterima, kapal berjenis fiber tersebut berangkat dari Kupang pada Sabtu (4/7) sekitar pukul 08.00 Wita dengan tujuan Wa Suamba, Kecamatan Lasalimu, Kabupaten Buton. Kapal diperkirakan tiba di tujuan pada Minggu (5/7) sekitar pukul 20.00 Wita.

Namun, dalam perjalanan kapal diduga diterjang cuaca buruk yang disertai angin kencang hingga akhirnya tenggelam pada Minggu dini hari sekitar pukul 05.22 Wita. Pada waktu tersebut, ketiga penumpang sempat melakukan komunikasi terakhir dengan pihak keluarga. Mereka dilaporkan berada dalam kondisi terapung di laut menggunakan alat apung yang dirakit sendiri sambil menunggu bantuan.

Tiga korban yang berada di atas kapal tersebut masing-masing bernama Dahlan (59), Edi Jaya (41), dan Sadir.

Dalam operasi pencarian ini, Basarnas Kendari mengerahkan unsur SMC dan staf SMC KPP Kendari, Rescuer Pos SAR Baubau, serta ABK RB 210. Peralatan yang digunakan meliputi Rescue Car, RB 210, peralatan medis SAR, peralatan evakuasi, perangkat komunikasi, dan perlengkapan pendukung keselamatan lainnya.

Saat operasi berlangsung, kondisi cuaca di sekitar lokasi dilaporkan cerah dengan tinggi gelombang berkisar antara 1 hingga 1,4 meter serta kecepatan angin sekitar 17 kilometer per jam.

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian terhadap ketiga korban masih berlangsung. Basarnas Kendari menyatakan akan terus memberikan perkembangan informasi sesuai hasil operasi di lapangan.(*AN)

Editor:NZ