NewsDaerah

Target Juara, Kota Kendari Ikuti Seluruh Rangkaian Lomba Jambore PKK Tingkat Provinsi se-Sultra

363
×

Target Juara, Kota Kendari Ikuti Seluruh Rangkaian Lomba Jambore PKK Tingkat Provinsi se-Sultra

Share this article

TERAMEDIA.ID, KOTA KENDARI – Rangkaian kegiatan lomba dalam ajang Jambore PKK TIngkat Provinsi Sulawesi Tenggara mulai berjalan, dan dilaksanakan di beberapa lokasi yang telah disiapkan dalam wilayah Kabupaten Konawe sebagai tuan rumah (20/4/2024).

TP PKK Kota Kendari sebagai salah satu peserta yang datang dengan target kemenangan di berbagai lomba, terlihat cukup antusias dalam mengikuti seluruh rangkaian lomba yang berjalan.

Sebanyak 6 Lomba Jambore Kader PKK tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara diikuti oleh Kader PKK Kota Kendari diantaranya, Defile Nusantara, Paduan Suara, Cerdas Cermat, Jingle Gelari Pelangi, Masak Non Beras dan Yel-Yel 6 Langkah Cuci Tangan.

Sebelumnya, Pj. Wali Kota Kendari Muhammad Yusup, memberikan arahan untuk seluruh kader agar mengikuti rangkaian kegiatan jambore dengan serius dan sungguh-sungguh.

“Jangan mau kalah sama kabupaten lain, kita harus memberikan contoh yang baik bagi kabupaten/kota yang ada di Sulawesi Tenggara,” pungkasnya.

Sementara itu ditempat yang berbeda, Pj. Ketua TP PKK Kota Kendari Ira Willis Kesumadoty mengatakan, Kader PKK Kota Kendari sudah siap dalam mengikuti lomba-lomba Jambore Kader PKK tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2024.

“Dari keenam lomba yang diikuti, semuanya kita optimis untuk menjadi juara 1, tetapi jangan sampai takabur, intinya berikan yang terbaik,” ujarnya. (AN)

Editor;NZ

11 Pejabat Berebut 4 Kursi Kepala OPD, Pemkot Kendari Uji Visi dan Integritas Kandidat KENDARI – Persaingan menuju kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Kendari mulai mengerucut. Sebanyak 11 pejabat mengikuti seleksi untuk mengisi empat jabatan strategis yang selama ini masih lowong. Seleksi tersebut tidak hanya menjadi ajang adu rekam jejak, tetapi juga panggung bagi para kandidat untuk memaparkan visi kepemimpinan mereka. Tahapan wawancara yang digelar Kamis (9/4/2026) dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, di ruang rapat Sekda. Empat posisi yang diperebutkan yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Di posisi BKAD, tiga nama yang bersaing adalah La Ode Marfin Nurjan, Inand Irojasa, dan Ivan Eka Hadianto Maasy. Sementara pada kursi Kepala Dinas PUPR, kandidat yang bertarung yakni Ivan Eka Hadianto Maasy, Muhammad Jayadi, dan Muhammad Azwar Kurdin. Untuk Badan Riset dan Inovasi Daerah, peserta seleksi terdiri dari Seko Kaimuddin Haris, Zulkarnaim, dan Santiwati. Sedangkan jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah diikuti oleh Rukmana, Machlil Rusmin, dan Eni Misni Arwati. Kepala BKPSDM Kota Kendari, Alfian, Jumat (10/4/2026) menyebutkan, seluruh peserta yang kini mengikuti wawancara telah melewati tahapan administrasi dan uji kompetensi. Artinya, kandidat yang tersisa merupakan figur-figur yang dinilai layak secara awal untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama. Dalam proses wawancara, panel penguji menggali lebih dalam kemampuan manajerial, pengalaman birokrasi, hingga gagasan strategis yang ditawarkan masing-masing peserta. Pendekatan ini menjadi bagian dari penerapan manajemen talenta yang mulai diperkuat di lingkup Pemkot Kendari. Amir Hasan menegaskan, seleksi ini bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, tetapi memastikan roda pemerintahan dijalankan oleh figur yang tepat. “Kita ingin memastikan setiap kandidat tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga punya visi yang jelas, integritas, dan komitmen terhadap pelayanan publik,” ujarnya. Menurutnya, sistem manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional dan berbasis kinerja. Melalui sistem ini, promosi jabatan dilakukan secara lebih objektif dan transparan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari membangun kultur kerja yang kompetitif di kalangan aparatur sipil negara. Setiap ASN didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri karena peluang menduduki jabatan terbuka berdasarkan kemampuan. Dengan seleksi yang ketat, pemerintah berharap pejabat yang terpilih nantinya mampu langsung bekerja dan memberikan dampak nyata, terutama dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas layanan publik di Kota Kendari.
News