NewsMetro

Ratusan Barisan SD dan SMP se-Kota Kendari, Tampil di Lomba Gerak Jalan Indah Peringati HUT RI ke-79

804
×

Ratusan Barisan SD dan SMP se-Kota Kendari, Tampil di Lomba Gerak Jalan Indah Peringati HUT RI ke-79

Share this article

TERAMEDIA.ID,KOTA KENDARI- Ratusan barisan tingkat SD dan SMP se-Kota Kendari meramaikan lomba gerak jalan indah untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-79 di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Peserta terdiri dari SD sebanyak 116 barisan dan SMP 30 barisan meliputi Negeri dan Swasta, mengambil start di depan Masjid Al-Kautsar Kendari kemudian berakhir di depan Kantor Balai Kota Kendari, Rabu (14/8/2024) pagi.

Lomba gerak jalan indah ini disambut baik oleh masyarakat Kota Kendari yang tampak antusias menyaksikan, mulai dari titik start hingga titik finish.

Pj. Wali Kota Kendari, diwakili Sekda Kota Kendari, Ridwansyah Taridala mengingatkan kepada seluruh barisan peserta agar tetap tertib dan menaati peraturan lomba.

Sekaligus tetap menjunjung rasa patriotisme, ditengah perkembangan serta dinamika peradaban dunia dan peradaban manusia.

“Sebarkan dan tularkan sampaikan kepada teman-teman dan orang tua, bahwa nuansa dan tema HUT RI ke-79 di Kota Kendari, sebagai warga kota kita harus terlibat,” ucap Sekda Kendari.

Mantan Kepala Bappeda Kota Kendari itu juga mengimbau, agar seluruh peserta dan masyarakat menghargai perayaan Kemerdekaan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

“Jangan buang sampahnya disepanjang jalan, karena ini adalah tempat jalan bukan tempat buang sampah,” tegasnya.

Sekda menambahkan menang atau kalah dalam lomba merupakan sesuatu yang biasa. Dirinya berharap para peserta lomba gerak jalan indah tetap mengutamakan kekompakan dan penampilan terbaiknya.

“Urusannya kita tampil kompak, baik jangan marah-marah dan jangan marahi temanmu nanti terbiasa sampai tua, Insya Allah bagus mi itu kita punya tim,”pungkasnya. (NV)

 

Editor:NZ

11 Pejabat Berebut 4 Kursi Kepala OPD, Pemkot Kendari Uji Visi dan Integritas Kandidat KENDARI – Persaingan menuju kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Kendari mulai mengerucut. Sebanyak 11 pejabat mengikuti seleksi untuk mengisi empat jabatan strategis yang selama ini masih lowong. Seleksi tersebut tidak hanya menjadi ajang adu rekam jejak, tetapi juga panggung bagi para kandidat untuk memaparkan visi kepemimpinan mereka. Tahapan wawancara yang digelar Kamis (9/4/2026) dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, di ruang rapat Sekda. Empat posisi yang diperebutkan yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Di posisi BKAD, tiga nama yang bersaing adalah La Ode Marfin Nurjan, Inand Irojasa, dan Ivan Eka Hadianto Maasy. Sementara pada kursi Kepala Dinas PUPR, kandidat yang bertarung yakni Ivan Eka Hadianto Maasy, Muhammad Jayadi, dan Muhammad Azwar Kurdin. Untuk Badan Riset dan Inovasi Daerah, peserta seleksi terdiri dari Seko Kaimuddin Haris, Zulkarnaim, dan Santiwati. Sedangkan jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah diikuti oleh Rukmana, Machlil Rusmin, dan Eni Misni Arwati. Kepala BKPSDM Kota Kendari, Alfian, Jumat (10/4/2026) menyebutkan, seluruh peserta yang kini mengikuti wawancara telah melewati tahapan administrasi dan uji kompetensi. Artinya, kandidat yang tersisa merupakan figur-figur yang dinilai layak secara awal untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama. Dalam proses wawancara, panel penguji menggali lebih dalam kemampuan manajerial, pengalaman birokrasi, hingga gagasan strategis yang ditawarkan masing-masing peserta. Pendekatan ini menjadi bagian dari penerapan manajemen talenta yang mulai diperkuat di lingkup Pemkot Kendari. Amir Hasan menegaskan, seleksi ini bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, tetapi memastikan roda pemerintahan dijalankan oleh figur yang tepat. “Kita ingin memastikan setiap kandidat tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga punya visi yang jelas, integritas, dan komitmen terhadap pelayanan publik,” ujarnya. Menurutnya, sistem manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional dan berbasis kinerja. Melalui sistem ini, promosi jabatan dilakukan secara lebih objektif dan transparan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari membangun kultur kerja yang kompetitif di kalangan aparatur sipil negara. Setiap ASN didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri karena peluang menduduki jabatan terbuka berdasarkan kemampuan. Dengan seleksi yang ketat, pemerintah berharap pejabat yang terpilih nantinya mampu langsung bekerja dan memberikan dampak nyata, terutama dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas layanan publik di Kota Kendari.
News