NewsPendidikan

Rapat Kerja Universitas Halu Oleo Tahun 2022 Dukung Program MBKM

×

Rapat Kerja Universitas Halu Oleo Tahun 2022 Dukung Program MBKM

Share this article

TERAMEDIA.ID, KOTA KENDARI- Universitas Halu Oleo (UHO) Melaksanakan rapat kerja dengan tema “Penetapan Tata Kelola Universitas Halu Oleo Dalam Mendukung Program MBKM” di salah satu hotel yang berada di Kota Kendari, dari tanggal 17 hingga 18 Januari 2022.

Dalam sambutannya Rektor UHO Prof. Dr. Muhammad Zamrun Firihu, S.Si., M.Si., M.Sc mengajak seluruh elemen bagian yang berperan di UHO agar bersatu untuk kemaslahatan bersama.

“Mari kita semua bersatu menyamakan tekad, menyatukan niat untuk berbuat bagi kemaslahatan UHO” ungkapnya.

Rektor UHO menambahkan dalam rapat kerja yang dilaksanakan di tahun 2022 ini, seluruh program yang belum tercapai ditahun sebelumnya bisa disukseskan di tahun 2022, dan program Mendikbud yang akan di terapkan adalah program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM).

“Jadi dalam rapat kerja ditahun 2022 ini, kita flash back lagi apa yang sudah kita kerjakan di tahun 2021″Terangnya

Lanjut Rektor UHO Ditahun 2021 kemarin banyak hal yang telah dilakukan oleh UHO. Terlapas dari itu, pada tahun ini pihaknya akan memaksimalkan seluruh program-program yang telah dicanangkan oleh Mentri Pendidikan.

“Apa yang telah dicanangkan Mas mentri (Mentri pendidikan dan Kebudayaan) kita lebih tingkatkan lagi hasilnya”tegasnya

Rektor dua periode ini juga berharap kepada seluruh civitas akademik agar mendorong peningkatan mutu pendidikan pada kampus ini.

Novrianti/Teramedia.id

11 Pejabat Berebut 4 Kursi Kepala OPD, Pemkot Kendari Uji Visi dan Integritas Kandidat KENDARI – Persaingan menuju kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Kendari mulai mengerucut. Sebanyak 11 pejabat mengikuti seleksi untuk mengisi empat jabatan strategis yang selama ini masih lowong. Seleksi tersebut tidak hanya menjadi ajang adu rekam jejak, tetapi juga panggung bagi para kandidat untuk memaparkan visi kepemimpinan mereka. Tahapan wawancara yang digelar Kamis (9/4/2026) dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, di ruang rapat Sekda. Empat posisi yang diperebutkan yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Di posisi BKAD, tiga nama yang bersaing adalah La Ode Marfin Nurjan, Inand Irojasa, dan Ivan Eka Hadianto Maasy. Sementara pada kursi Kepala Dinas PUPR, kandidat yang bertarung yakni Ivan Eka Hadianto Maasy, Muhammad Jayadi, dan Muhammad Azwar Kurdin. Untuk Badan Riset dan Inovasi Daerah, peserta seleksi terdiri dari Seko Kaimuddin Haris, Zulkarnaim, dan Santiwati. Sedangkan jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah diikuti oleh Rukmana, Machlil Rusmin, dan Eni Misni Arwati. Kepala BKPSDM Kota Kendari, Alfian, Jumat (10/4/2026) menyebutkan, seluruh peserta yang kini mengikuti wawancara telah melewati tahapan administrasi dan uji kompetensi. Artinya, kandidat yang tersisa merupakan figur-figur yang dinilai layak secara awal untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama. Dalam proses wawancara, panel penguji menggali lebih dalam kemampuan manajerial, pengalaman birokrasi, hingga gagasan strategis yang ditawarkan masing-masing peserta. Pendekatan ini menjadi bagian dari penerapan manajemen talenta yang mulai diperkuat di lingkup Pemkot Kendari. Amir Hasan menegaskan, seleksi ini bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, tetapi memastikan roda pemerintahan dijalankan oleh figur yang tepat. “Kita ingin memastikan setiap kandidat tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga punya visi yang jelas, integritas, dan komitmen terhadap pelayanan publik,” ujarnya. Menurutnya, sistem manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional dan berbasis kinerja. Melalui sistem ini, promosi jabatan dilakukan secara lebih objektif dan transparan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari membangun kultur kerja yang kompetitif di kalangan aparatur sipil negara. Setiap ASN didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri karena peluang menduduki jabatan terbuka berdasarkan kemampuan. Dengan seleksi yang ketat, pemerintah berharap pejabat yang terpilih nantinya mampu langsung bekerja dan memberikan dampak nyata, terutama dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas layanan publik di Kota Kendari.
News