NewsMetro

PPKM di Kota Kendari Resmi Diperpanjang Hingga 2 Agustus

×

PPKM di Kota Kendari Resmi Diperpanjang Hingga 2 Agustus

Share this article

Teramedia.id-Kota Kendari. Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari bakal memperpanjang masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Kota Kendari hingga 2 Agustus mendatang.

Sebelumnya diketahui, PPKM di Kota Kendari mulai diberlakukan pada 6 Juli 2021 hingga 20 Juli 2021. PPKM kemudian diperpanjang lagi selama 5 hari hingga 25 Juli 2021. Dan terakhir, PPKM kembali diperpanjang hingga 2 Agustus 2021 mendatang.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengatakan, hal tersebut sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 26 Tahun 2021.

“PPKM kami baru menerima Inmendagri, karena kita masuk level 3, dan dalam aturan itu ada kewenangan yang diserahkan ke pemerintah daerah,”

Selanjutnya Nahwa Umar Selaku Sekertatis Daerah kota kendari Mengatakan “Iya (PPKM diperpanjang) hingga 2 Agustus 2021 dan wali kota kendari akan menerbitkan Surat edaran”

Kami akan menerbitkan Surat Edaran (SE) Wali Kota Kendari terkait perpanjangan PPKM Kota Kendari. “Terkait kebijakan, kami masih mempersiapkan seluruhnya, mudah-mudahan besok kami akan terbitkan edarannya,” jelasnya.

Menurutnya, masyarakat Kota Kendari sudah mengetahui apa yang patutnya dilakukan dalam menghadapi pemberlakuan tersebut.

Aunria Aurora-Teramedia.id

11 Pejabat Berebut 4 Kursi Kepala OPD, Pemkot Kendari Uji Visi dan Integritas Kandidat KENDARI – Persaingan menuju kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Kendari mulai mengerucut. Sebanyak 11 pejabat mengikuti seleksi untuk mengisi empat jabatan strategis yang selama ini masih lowong. Seleksi tersebut tidak hanya menjadi ajang adu rekam jejak, tetapi juga panggung bagi para kandidat untuk memaparkan visi kepemimpinan mereka. Tahapan wawancara yang digelar Kamis (9/4/2026) dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, di ruang rapat Sekda. Empat posisi yang diperebutkan yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Di posisi BKAD, tiga nama yang bersaing adalah La Ode Marfin Nurjan, Inand Irojasa, dan Ivan Eka Hadianto Maasy. Sementara pada kursi Kepala Dinas PUPR, kandidat yang bertarung yakni Ivan Eka Hadianto Maasy, Muhammad Jayadi, dan Muhammad Azwar Kurdin. Untuk Badan Riset dan Inovasi Daerah, peserta seleksi terdiri dari Seko Kaimuddin Haris, Zulkarnaim, dan Santiwati. Sedangkan jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah diikuti oleh Rukmana, Machlil Rusmin, dan Eni Misni Arwati. Kepala BKPSDM Kota Kendari, Alfian, Jumat (10/4/2026) menyebutkan, seluruh peserta yang kini mengikuti wawancara telah melewati tahapan administrasi dan uji kompetensi. Artinya, kandidat yang tersisa merupakan figur-figur yang dinilai layak secara awal untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama. Dalam proses wawancara, panel penguji menggali lebih dalam kemampuan manajerial, pengalaman birokrasi, hingga gagasan strategis yang ditawarkan masing-masing peserta. Pendekatan ini menjadi bagian dari penerapan manajemen talenta yang mulai diperkuat di lingkup Pemkot Kendari. Amir Hasan menegaskan, seleksi ini bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, tetapi memastikan roda pemerintahan dijalankan oleh figur yang tepat. “Kita ingin memastikan setiap kandidat tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga punya visi yang jelas, integritas, dan komitmen terhadap pelayanan publik,” ujarnya. Menurutnya, sistem manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional dan berbasis kinerja. Melalui sistem ini, promosi jabatan dilakukan secara lebih objektif dan transparan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari membangun kultur kerja yang kompetitif di kalangan aparatur sipil negara. Setiap ASN didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri karena peluang menduduki jabatan terbuka berdasarkan kemampuan. Dengan seleksi yang ketat, pemerintah berharap pejabat yang terpilih nantinya mampu langsung bekerja dan memberikan dampak nyata, terutama dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas layanan publik di Kota Kendari.
News