NewsDaerah

Peringati HUT Kolut, KPLH Tanggul Semesta Tanam 2025 Pohon Mangrove di Pantai Desa Kamisi

969
×

Peringati HUT Kolut, KPLH Tanggul Semesta Tanam 2025 Pohon Mangrove di Pantai Desa Kamisi

Share this article

TERAMEDIA.ID.KOLAKA.UTARA – Kelompok Pemerhati Lingkungan Hidup (KPLH) Tanggul Semesta berkolaborasi bersama Naturevolution Indonesia, Patampanua Diving Club, Sispala SMAN 1 KODEOHA, dan Pemerintah Desa Kamisi menggelar penanaman pohon mangrove di Pesisir Pantai Desa Kamisi, Kecamatan Kodeoha, Rabu (15/01/2025)

Selain dihadiri Forkopimda, kegiatan ini juga dihadiri salah satu relawan internasional asal Prancis, Roselyn. Agenda ini merupakan momen perayaan HUT yang Ke-21 Tahun untuk Kabupaten Kolaka Utara yang diperingati dengan penanaman 2025 pohon mangrove.

Ketua KPLH Tanggul Semesta, Herwin Hawaluddin, mengatakan semua bibit pohon mangrove yang ditanam berasal dari Desa Kamisi yang telah dibibit sejak Juni 2024 lalu.

“Semua pohon mangrove yang ditanam tadi itu kami bibit sendiri sejak bulan Juni 2024 yang tempatnya tidak jauh dari pantai ini,” tegasnya.

Herwin selaku Ketua KPLH juga berharap kegiatan peduli lingkungan di Kolaka Utara bisa lebih masif lagi.

“Harapan kami tentunya akan ada gerakan-gerakan yang lebih masif terkait penghijauan, dan kepedulian terhadap lingkungan. Jadi kami hari ini hanya memunculkan trigger,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres Kolaka Utara, AKBP Arief Irawan yang juga hadir mengapresiasi penggagas kegiatan penanaman mangrove ini.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada penyelenggara kegiatan ini, semoga dapat memberikan kecintaan terhadap lingkungan dan memberikan dampak positif terhadap lingkungan di Kolaka Utara khususnya di Kecamatan Kodeoha,” tutupnya. *(AF)

 

 

Editor:NZ

11 Pejabat Berebut 4 Kursi Kepala OPD, Pemkot Kendari Uji Visi dan Integritas Kandidat KENDARI – Persaingan menuju kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Kendari mulai mengerucut. Sebanyak 11 pejabat mengikuti seleksi untuk mengisi empat jabatan strategis yang selama ini masih lowong. Seleksi tersebut tidak hanya menjadi ajang adu rekam jejak, tetapi juga panggung bagi para kandidat untuk memaparkan visi kepemimpinan mereka. Tahapan wawancara yang digelar Kamis (9/4/2026) dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, di ruang rapat Sekda. Empat posisi yang diperebutkan yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Di posisi BKAD, tiga nama yang bersaing adalah La Ode Marfin Nurjan, Inand Irojasa, dan Ivan Eka Hadianto Maasy. Sementara pada kursi Kepala Dinas PUPR, kandidat yang bertarung yakni Ivan Eka Hadianto Maasy, Muhammad Jayadi, dan Muhammad Azwar Kurdin. Untuk Badan Riset dan Inovasi Daerah, peserta seleksi terdiri dari Seko Kaimuddin Haris, Zulkarnaim, dan Santiwati. Sedangkan jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah diikuti oleh Rukmana, Machlil Rusmin, dan Eni Misni Arwati. Kepala BKPSDM Kota Kendari, Alfian, Jumat (10/4/2026) menyebutkan, seluruh peserta yang kini mengikuti wawancara telah melewati tahapan administrasi dan uji kompetensi. Artinya, kandidat yang tersisa merupakan figur-figur yang dinilai layak secara awal untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama. Dalam proses wawancara, panel penguji menggali lebih dalam kemampuan manajerial, pengalaman birokrasi, hingga gagasan strategis yang ditawarkan masing-masing peserta. Pendekatan ini menjadi bagian dari penerapan manajemen talenta yang mulai diperkuat di lingkup Pemkot Kendari. Amir Hasan menegaskan, seleksi ini bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, tetapi memastikan roda pemerintahan dijalankan oleh figur yang tepat. “Kita ingin memastikan setiap kandidat tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga punya visi yang jelas, integritas, dan komitmen terhadap pelayanan publik,” ujarnya. Menurutnya, sistem manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional dan berbasis kinerja. Melalui sistem ini, promosi jabatan dilakukan secara lebih objektif dan transparan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari membangun kultur kerja yang kompetitif di kalangan aparatur sipil negara. Setiap ASN didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri karena peluang menduduki jabatan terbuka berdasarkan kemampuan. Dengan seleksi yang ketat, pemerintah berharap pejabat yang terpilih nantinya mampu langsung bekerja dan memberikan dampak nyata, terutama dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas layanan publik di Kota Kendari.
News