NewsMetro

Peringati Hari Ibu, PD Salimah Kota Kendari Gelar Seminar

307
×

Peringati Hari Ibu, PD Salimah Kota Kendari Gelar Seminar

Share this article

TERAMEDIA.ID,KOTA KENDARI- Pengurus Daerah Persaudaraan Muslim (PD Salimah) Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar seminar hari ibu, di salah satu hotel di Kendari, Sabtu (24/12/2022).

Giat itu digelar dalam rangka Hari Ibu, dimana setiap tahunnya dirayakan pada 22 Desember. Selain itu, seminar tersebut menghadirkan narasumber yang berasal dari Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).

Yakni, Pembina dan konselor rumah keluarga Indonesia Sulsel, Susy Smita Pattisahusiwa, yang juga merupakan ketua dewan pertimbangan Salimah wilayah Sulsel dan Pembina Majelis Taklim Kota Makassar.

Ketua PD Salimah Kota Kendari, Sri Lestari Sulkarnain mengatakan bahwa peringatan hari ibu merupakan momentum untuk mengapresiasi dedikasi yang dilakukan oleh para ibu di seluruh Dunia.

“Perjuangan para ibu sangat luar biasa mulai dari hamil, melahirkan bahkan membimbing sampai ke jenjang tertinggi bahkan sampai mereka berkeluarga dan memiliki keturunan juga,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan, bahwa jika menelisik penetapan tanggal 22 sebagai hari ibu nasional, merupakan pembangkit semangat para ibu untuk jauh lebih memaksimalkan potensi yang mereka miliki.

Menurutnya banyak pahlawan nasional yang merupakan seorang ibu yang berjuang di bidang nya masing-masing yang menegaskan bahwa perempuan bisa dimana saja tidak hanya domestik bahkan juga bisa untuk publik tanpa meninggalkan fitrah mereka sebagai ibu dan istri.

“Saya kira kita bisa lihat bersama kiprah para perempuan yang tidak ada batasan atau ruang ruang yang mereka tidak bisa mereka berkiprah seperti dunia entertainment, politik dan lain lain,” pungkasnya.

 

Novrianti/teramedia.id

11 Pejabat Berebut 4 Kursi Kepala OPD, Pemkot Kendari Uji Visi dan Integritas Kandidat KENDARI – Persaingan menuju kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Kendari mulai mengerucut. Sebanyak 11 pejabat mengikuti seleksi untuk mengisi empat jabatan strategis yang selama ini masih lowong. Seleksi tersebut tidak hanya menjadi ajang adu rekam jejak, tetapi juga panggung bagi para kandidat untuk memaparkan visi kepemimpinan mereka. Tahapan wawancara yang digelar Kamis (9/4/2026) dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, di ruang rapat Sekda. Empat posisi yang diperebutkan yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Di posisi BKAD, tiga nama yang bersaing adalah La Ode Marfin Nurjan, Inand Irojasa, dan Ivan Eka Hadianto Maasy. Sementara pada kursi Kepala Dinas PUPR, kandidat yang bertarung yakni Ivan Eka Hadianto Maasy, Muhammad Jayadi, dan Muhammad Azwar Kurdin. Untuk Badan Riset dan Inovasi Daerah, peserta seleksi terdiri dari Seko Kaimuddin Haris, Zulkarnaim, dan Santiwati. Sedangkan jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah diikuti oleh Rukmana, Machlil Rusmin, dan Eni Misni Arwati. Kepala BKPSDM Kota Kendari, Alfian, Jumat (10/4/2026) menyebutkan, seluruh peserta yang kini mengikuti wawancara telah melewati tahapan administrasi dan uji kompetensi. Artinya, kandidat yang tersisa merupakan figur-figur yang dinilai layak secara awal untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama. Dalam proses wawancara, panel penguji menggali lebih dalam kemampuan manajerial, pengalaman birokrasi, hingga gagasan strategis yang ditawarkan masing-masing peserta. Pendekatan ini menjadi bagian dari penerapan manajemen talenta yang mulai diperkuat di lingkup Pemkot Kendari. Amir Hasan menegaskan, seleksi ini bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, tetapi memastikan roda pemerintahan dijalankan oleh figur yang tepat. “Kita ingin memastikan setiap kandidat tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga punya visi yang jelas, integritas, dan komitmen terhadap pelayanan publik,” ujarnya. Menurutnya, sistem manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional dan berbasis kinerja. Melalui sistem ini, promosi jabatan dilakukan secara lebih objektif dan transparan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari membangun kultur kerja yang kompetitif di kalangan aparatur sipil negara. Setiap ASN didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri karena peluang menduduki jabatan terbuka berdasarkan kemampuan. Dengan seleksi yang ketat, pemerintah berharap pejabat yang terpilih nantinya mampu langsung bekerja dan memberikan dampak nyata, terutama dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas layanan publik di Kota Kendari.
News