NewsMetro

Pelantikan 63 ASN dan 1.236 PPPK, Pj. Wali Kota Kendari Beri Pesan Ini

502
×

Pelantikan 63 ASN dan 1.236 PPPK, Pj. Wali Kota Kendari Beri Pesan Ini

Share this article

TERAMEDIA.ID,KOTA KENDARI- Sebanyak 63 ASN dan 1.236 PPPK Kota Kendari dilantik dan diambil sumpahnya, di ruang Teporombua Balai Kota Kendari, Kamis (30/5/2024).

ASN dan PPPK tersebut meliputi bidang pendidikan, kesehatan dan administrasi pemerintahan.

Setelah sebelumnya melalui serangkaian seleksi ketat untuk memastikan bahwa mereka memiliki kompetensi dan kualifikasi yang diperlukan.

Dalam sambutannya Penjabat (Pj.) Wali Kota Kendari, Muhammad Yusup menekankan pentingnya profesionalisme dan dedikasi dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan.

“Aparatur sipil negara dituntut untuk meningkatkan profesionalitasnya dalam menjalankan tugas dan fungsinya serta mampu menyelenggarakan pelayanan publik yang berkualitas bagi masyarakat Kota Kendari,” pesan Pj Wali Kota.

Pj. Wali Kota Kendari juga berpesan ASN dan PPPK yang baru saja mengambil sumpah untuk mendukung program pemerintah Kota Kendari khususnya penataan kota yang saat ini tengah digalakkan.

“Harapan saya adalah menata wajah kota dengan lingkungan yang bersih, sehat, tata ruang wilayah yang digunakan sesuai dengan peruntukannya. Merubah wajah Kota Kendari menjadi kota yang sesunguhnya ruang-ruang yang ada dimanfaatkan dengan peruntukanya,” katanya.

Perlu diketahui, ASN yang menerima SK hari ini merupakan mereka yang lulus seleksi tahun 2021, sementara untuk PPPK ini telah mengabdi selama tiga tahun terakhir yaitu sejak tahun 2021-2023. (NV).

editor:DN

11 Pejabat Berebut 4 Kursi Kepala OPD, Pemkot Kendari Uji Visi dan Integritas Kandidat KENDARI – Persaingan menuju kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Kendari mulai mengerucut. Sebanyak 11 pejabat mengikuti seleksi untuk mengisi empat jabatan strategis yang selama ini masih lowong. Seleksi tersebut tidak hanya menjadi ajang adu rekam jejak, tetapi juga panggung bagi para kandidat untuk memaparkan visi kepemimpinan mereka. Tahapan wawancara yang digelar Kamis (9/4/2026) dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, di ruang rapat Sekda. Empat posisi yang diperebutkan yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Di posisi BKAD, tiga nama yang bersaing adalah La Ode Marfin Nurjan, Inand Irojasa, dan Ivan Eka Hadianto Maasy. Sementara pada kursi Kepala Dinas PUPR, kandidat yang bertarung yakni Ivan Eka Hadianto Maasy, Muhammad Jayadi, dan Muhammad Azwar Kurdin. Untuk Badan Riset dan Inovasi Daerah, peserta seleksi terdiri dari Seko Kaimuddin Haris, Zulkarnaim, dan Santiwati. Sedangkan jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah diikuti oleh Rukmana, Machlil Rusmin, dan Eni Misni Arwati. Kepala BKPSDM Kota Kendari, Alfian, Jumat (10/4/2026) menyebutkan, seluruh peserta yang kini mengikuti wawancara telah melewati tahapan administrasi dan uji kompetensi. Artinya, kandidat yang tersisa merupakan figur-figur yang dinilai layak secara awal untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama. Dalam proses wawancara, panel penguji menggali lebih dalam kemampuan manajerial, pengalaman birokrasi, hingga gagasan strategis yang ditawarkan masing-masing peserta. Pendekatan ini menjadi bagian dari penerapan manajemen talenta yang mulai diperkuat di lingkup Pemkot Kendari. Amir Hasan menegaskan, seleksi ini bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, tetapi memastikan roda pemerintahan dijalankan oleh figur yang tepat. “Kita ingin memastikan setiap kandidat tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga punya visi yang jelas, integritas, dan komitmen terhadap pelayanan publik,” ujarnya. Menurutnya, sistem manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional dan berbasis kinerja. Melalui sistem ini, promosi jabatan dilakukan secara lebih objektif dan transparan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari membangun kultur kerja yang kompetitif di kalangan aparatur sipil negara. Setiap ASN didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri karena peluang menduduki jabatan terbuka berdasarkan kemampuan. Dengan seleksi yang ketat, pemerintah berharap pejabat yang terpilih nantinya mampu langsung bekerja dan memberikan dampak nyata, terutama dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas layanan publik di Kota Kendari.
News