NewsMetro

Musim Haji 2024, Sebanyak 6 Jemaah Asal Sultra Meninggal Dunia

855
×

Musim Haji 2024, Sebanyak 6 Jemaah Asal Sultra Meninggal Dunia

Share this article

TERAMEDIA.ID,KOTA KENDARI- Tercatat selama musim haji 2024, sebanyak 6 jemaah haji asal Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dinyatakan meninggal dunia di Tanah Suci.

Data tersebut dirilis Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sultra saat rapat koordinasi persiapan pemulangan jemaah haji Provinsi Sultra di Aula Kemenag Sultra, Selasa (2/7/2024).

“Dari Total jemaah haji Sultra sebanyak 2.114 orang untuk tahun ini, kita kekurangan 6 jemaah karena telah dipanggil yang Maha Kuasa,” katanya saat membawakan sambutan.

Jemaah haji yang meninggal dunia berasal dari Kota Kota Kendari, Kabupaten Konawe, Muna, Buton Selatan, Kolaka, dan Baubau.

“Mereka ini berasal dari kloter 28, 29, 31, 33 dan 35 yang totalnya ada 6 orang. Sementara itu, ada juga 2 jemaah haji kita yang mengalami kendala sakit jantung, dan mereka itu akan pulang lebih dahulu yang awalnya di kloter 31 kita pindahkan ke kloter 13 UPG sehingga akan datang lebih awal,” jelasnya.

Saleh menambahkan, untuk mendampingi dua jamaah yang mengalami sakit tersebut, pihaknya menugaskan petugas kesehatan untuk melakukan pengontrolan dan pengawasan bahkan akan dijemput langsung di embarkasi Makassar. (NV)

 

Editor:NZ

11 Pejabat Berebut 4 Kursi Kepala OPD, Pemkot Kendari Uji Visi dan Integritas Kandidat KENDARI – Persaingan menuju kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Kendari mulai mengerucut. Sebanyak 11 pejabat mengikuti seleksi untuk mengisi empat jabatan strategis yang selama ini masih lowong. Seleksi tersebut tidak hanya menjadi ajang adu rekam jejak, tetapi juga panggung bagi para kandidat untuk memaparkan visi kepemimpinan mereka. Tahapan wawancara yang digelar Kamis (9/4/2026) dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, di ruang rapat Sekda. Empat posisi yang diperebutkan yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Di posisi BKAD, tiga nama yang bersaing adalah La Ode Marfin Nurjan, Inand Irojasa, dan Ivan Eka Hadianto Maasy. Sementara pada kursi Kepala Dinas PUPR, kandidat yang bertarung yakni Ivan Eka Hadianto Maasy, Muhammad Jayadi, dan Muhammad Azwar Kurdin. Untuk Badan Riset dan Inovasi Daerah, peserta seleksi terdiri dari Seko Kaimuddin Haris, Zulkarnaim, dan Santiwati. Sedangkan jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah diikuti oleh Rukmana, Machlil Rusmin, dan Eni Misni Arwati. Kepala BKPSDM Kota Kendari, Alfian, Jumat (10/4/2026) menyebutkan, seluruh peserta yang kini mengikuti wawancara telah melewati tahapan administrasi dan uji kompetensi. Artinya, kandidat yang tersisa merupakan figur-figur yang dinilai layak secara awal untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama. Dalam proses wawancara, panel penguji menggali lebih dalam kemampuan manajerial, pengalaman birokrasi, hingga gagasan strategis yang ditawarkan masing-masing peserta. Pendekatan ini menjadi bagian dari penerapan manajemen talenta yang mulai diperkuat di lingkup Pemkot Kendari. Amir Hasan menegaskan, seleksi ini bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, tetapi memastikan roda pemerintahan dijalankan oleh figur yang tepat. “Kita ingin memastikan setiap kandidat tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga punya visi yang jelas, integritas, dan komitmen terhadap pelayanan publik,” ujarnya. Menurutnya, sistem manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional dan berbasis kinerja. Melalui sistem ini, promosi jabatan dilakukan secara lebih objektif dan transparan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari membangun kultur kerja yang kompetitif di kalangan aparatur sipil negara. Setiap ASN didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri karena peluang menduduki jabatan terbuka berdasarkan kemampuan. Dengan seleksi yang ketat, pemerintah berharap pejabat yang terpilih nantinya mampu langsung bekerja dan memberikan dampak nyata, terutama dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas layanan publik di Kota Kendari.
News