News

Lintas Lembaga hingga TNI-Polri Kibarkan Merah Putih di Bawah Laut Kolaka Utara

797
×

Lintas Lembaga hingga TNI-Polri Kibarkan Merah Putih di Bawah Laut Kolaka Utara

Share this article

TERAMEDIA.ID, Kolaka Utara — Semangat memperingati 81 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya berlangsung di daratan. Sebanyak 60 penyelam dari berbagai daerah dan latar belakang turut menggelar pengibaran Bendera Merah Putih di bawah laut Pantai Berova, Kecamatan Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, Senin (17/8/2026).

Pengibaran bendera di kedalaman sekitar delapan meter tersebut dikemas dalam kegiatan Divers Camp 2026. Kegiatan ini melibatkan komunitas penyelam se-Sulawesi Tenggara bersama sejumlah unsur dari lembaga pemerintah dan swasta, kalangan akademisi dan mahasiswa, hingga personel TNI-Polri.

Keterlibatan lintas institusi tersebut menjadikan Divers Camp 2026 bukan sekadar seremoni peringatan Hari Kemerdekaan, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi untuk memperkuat kepedulian terhadap laut dan lingkungan bawah laut Sulawesi Tenggara.
Berikut sebagian nama dan lembaga yang mengikuti kegiatan ini, diantaranya :

Daftar (Nama, Jabatan, Lembaga), untuk dimasukkan 1 berita bersama mewakili lembaga masing-masing sebagai dukungan laporan kepada lembaga masing-masing :

Daftar (Nama, Jabatan, Lembaga), untuk dimasukkan 1 berita bersama mewakili lembaga masing-masing sebagai dukungan laporan kepada lembaga masing-masing :

1 Dr. Mohammad Rais, SmPi, M.Si (Fak Perikanan dan ilmu Kelautan UM Kendari)
2.Salman Luthfi, SE ( Patampanua Diving Club – Kolaka Utara)
3. Cahyo Wijayanto, S.Pi., M.Si ( Fakultas Pertanian, Perikana dan Peternakan – Universitas Sembilanbelas November Kolaka)
4. Bahri, S.Pi
(Satuan polisi pamong praja kota kendari)
5. Andi muh. Fajar yunus S.Tr.Kes (Praktek gigi mandiri ETC KENDARI)
6. Renni Hasriani S.Tr.Kes (Penata anestesi, RSU Bahteramas)
7. Kombespol Dhana Ananda Syahputra, SH, S.I.K, M.Si (Auditor Kepolisian Tk III Madya Polda Sultra)
8. Ny. Nita Dhana ( Bhayangkari Daerah Sultra)
9. ⁠Muhsin Hamzah, S.E., M.Si (Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kab. Kolaka Utara)
10. ⁠Naufal Zhafran (Ketua BPC HIPMI Kolaka Utara)
11. ⁠H. Muh. Idrus, S.Sos., M.Si. (Sekda Kolaka Utara)
12. Kopka Jasrin (Lanud Haluoleo)
13. Peltu Hendra (Lanal Kendari/TNI AL)
14. Ipda Muh. Nasrul Insani F. N., S.H. (Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sultra)
15. Imam Alghazaly (UKM-Selam Universitas Halu Oleo)
16. ⁠Abu Muslim, S.M., SH (Ketua Possi Kolaka Utara- ketua DPD Golkar Kolaka Utara
17. Haerudin,S.H (Komandan POS SAR Kolaka)
18. Muh Hasrul (anggota Pos SAR Kolaka)
19. Nurul Akram (anggota Pos SAR Kolaka)
20. Sertu Iwan Yospati (Lanal Kendari/TNI AL)
21. Indra Ardiansyah S. Si dan Firman Saleh (BSDC-USN Kolala)
22. Dr. Ir. RISFANDI, S.Pi., M.M. (Dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UHO)
23. David Simanjuntak (PELP Ahli Pertama Balai Penataan Ruang Laut Makassar Dirjen Penataan Ruang Laut)
24. Irfan Jaya ( sekretaris POSSI Kab. Kolaka )
25. Rahadian Setiadi ( Kolaka Diving Club )
26. Julkifly Kemhay ( Ok Dive Community )
27. Anang (Demisioner Langkoe Diving Club FPIK-UHO)
28. Fadel Muhammad Zain ( ketua Manta Diving Club FMIPA-UHO )

Sementara penyelam lainnya bersal dari komunitas selam dari beberapa kabupaten/kota dan mahasiswa serta masyarakat ukum yang hoby dengan menyelam bahkan telah memiliki lisensi tersendiri.

Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Dr. Ir. Hugua, M.Ling., bertindak sebagai inspektur upacara. Ia bersama para penyelam mengikuti prosesi pengibaran Merah Putih di bawah permukaan laut sebagai simbol semangat nasionalisme yang diwujudkan melalui kepedulian terhadap wilayah maritim Indonesia.

Upacara bawah laut tersebut dilaksanakan layaknya upacara kemerdekaan pada umumnya. Terdapat pemimpin upacara, inspektur upacara, hingga pengerek Bendera Merah Putih.

Rangkaian upacara juga diisi dengan pembacaan teks Proklamasi yang diperdengarkan melalui pengeras suara bawah laut. Para penyelam mengikuti prosesi dengan tetap berada dalam formasi di dasar laut Pantai Berova.

Wakil Gubernur Sultra Hugua mengatakan, Divers Camp membawa pesan penting mengenai posisi Indonesia sebagai negara maritim terbesar di dunia serta potensi laut dalam mendorong pembangunan ekonomi biru.

“Indonesia sebagai negara maritim tentu mengandung nilai bahwa betapa laut dan bawah laut Indonesia menjadi penting dalam rangka peningkatan ekonomi dan juga berkaitan dengan kedaulatan dan persatuan. Misi lain kegiatan ini memperkenalkan Indonesia sebagai sokoguru ekonomi biru di dunia, karena Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia,” ujar Hugua.

Menurutnya, laut tidak hanya memiliki nilai ekologis, tetapi juga berkaitan erat dengan perekonomian, persatuan, dan kedaulatan bangsa. Karena itu, keberadaan berbagai pihak dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran bersama untuk menjaga dan memanfaatkan potensi kelautan secara berkelanjutan.

Selain prosesi pengibaran bendera, Divers Camp 2026 juga diisi dengan sesi berbagi pengetahuan mengenai dunia penyelaman dan lingkungan laut. Kegiatan bakti sosial turut menjadi bagian dari rangkaian agenda.

Kehadiran unsur pemerintah, swasta, akademisi, mahasiswa, komunitas penyelam, serta TNI-Polri memperlihatkan bahwa kampanye pelestarian lingkungan laut membutuhkan keterlibatan berbagai elemen.

Melalui momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, para peserta tidak hanya mengibarkan simbol kebangsaan di bawah permukaan laut, tetapi juga menyampaikan pesan bahwa laut merupakan bagian penting dari masa depan Indonesia.

Pantai Berova Kolaka Utara pun menjadi ruang pertemuan antara semangat kemerdekaan, kecintaan terhadap laut, dan kampanye ekonomi biru. Dari kedalaman delapan meter, Merah Putih dikibarkan sebagai simbol bahwa semangat menjaga Indonesia juga dapat diwujudkan melalui upaya menjaga laut dan ekosistem yang ada di dalamnya.(AN)

Editor:NZ