NewsDaerah

Hari Bhayangkara ke-79, Polres Kolut Komitmen Berantas Narkoba Tanpa Ampun

362
×

Hari Bhayangkara ke-79, Polres Kolut Komitmen Berantas Narkoba Tanpa Ampun

Share this article

TERAMEDIA.ID.KOLAKA.UTARA — Diperingatan Hari Bhayangkara ke-79 yang di gelar di Lapangan Aspirasi Lasusua, Selasa (01/07/2025). Polres Kolaka Utara (Kolut) berkomitmen tegas untuk memberantas peredaran narkoba dikabupaten berjuluk Bumi Patowanua.

Kapolres Kolut, AKBP Ritman Todoan Agung Gultom mengatakan pihaknya tidak akan berhenti sampai disini, Polres Kolut akan terus memberantas peredaran narkotika di kolaka utara sampai ke akar-akarnya.

“Tentunya tidak hanya sampai disini, ini akan terus berlanjut sampai permasalahan narkoba di Kolaka Utara benar-benar bersih. Selama belum bersih, kita akan terus berantas. Tanpa ampun,” tegas Ritman.

Sementara itu, Kasat Resnarkoba Polres Kolut, IPTU Badmar Ricky, mengungkap akan terus memberantas pelaku peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Kolaka Utara. Ia mengatakan, keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja sama tim Satresnarkoba, media, dan masyarakat.

“Dengan tekad yang selama ini saya canangkan, hajar narkoba. Apa itu hajar narkoba? Habisi jaringan narkoba. Kami tidak pandang bulu,” pungkasnya.

Pada momen Hari Bhayangkara Ke-79 ini, Kapolres Kolut, AKBP Ritman Todoan Agung Gultom memberikan penghargaan kepada sejumlah personil Polres Kolut yang berprestasi, dan juga dua Kepala Desa teladan yang aktif membantu Polri.

“Hari ini adalah puncak Hari Bhayangkara ke-79 dengan tema Polri untuk masyarakat. Dari situ bisa kita liat bahwa Polri hadir di tengah-tengah masyarakat, kita mengabdi pada masyarakat, kita melindungi, mengayomi masyarakat,” ujar kapolres.

Secara khusus, Kapolres juga mengapresiasi  kinerja jajaran Satresnarkoba Polres Kolut atas keberhasilannya dalam mengungkap sejumlah kasus narkoba di Kolut.

“Dalam upacara Hari Bhayangkara ini, kita juga memberikan penghargaan kepada satuan narkoba yang dimana pengungkapan perkara sudah total sebanyak 15 kasus dengan total barang bukti sebanyak 300 gram,” bebernya.

Untuk diketahui, beberapa pekan jelang puncak Hari Bhayangkara ini, Polres Kolut telah menggelar sejumlah kegiatan, diantaranya Lomba mancing yang dihadiri peserta se-Indonesia, turnamen badminton, dan turnamen Bola Volley.*(AF)

editor:DN

11 Pejabat Berebut 4 Kursi Kepala OPD, Pemkot Kendari Uji Visi dan Integritas Kandidat KENDARI – Persaingan menuju kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Kendari mulai mengerucut. Sebanyak 11 pejabat mengikuti seleksi untuk mengisi empat jabatan strategis yang selama ini masih lowong. Seleksi tersebut tidak hanya menjadi ajang adu rekam jejak, tetapi juga panggung bagi para kandidat untuk memaparkan visi kepemimpinan mereka. Tahapan wawancara yang digelar Kamis (9/4/2026) dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, di ruang rapat Sekda. Empat posisi yang diperebutkan yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Di posisi BKAD, tiga nama yang bersaing adalah La Ode Marfin Nurjan, Inand Irojasa, dan Ivan Eka Hadianto Maasy. Sementara pada kursi Kepala Dinas PUPR, kandidat yang bertarung yakni Ivan Eka Hadianto Maasy, Muhammad Jayadi, dan Muhammad Azwar Kurdin. Untuk Badan Riset dan Inovasi Daerah, peserta seleksi terdiri dari Seko Kaimuddin Haris, Zulkarnaim, dan Santiwati. Sedangkan jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah diikuti oleh Rukmana, Machlil Rusmin, dan Eni Misni Arwati. Kepala BKPSDM Kota Kendari, Alfian, Jumat (10/4/2026) menyebutkan, seluruh peserta yang kini mengikuti wawancara telah melewati tahapan administrasi dan uji kompetensi. Artinya, kandidat yang tersisa merupakan figur-figur yang dinilai layak secara awal untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama. Dalam proses wawancara, panel penguji menggali lebih dalam kemampuan manajerial, pengalaman birokrasi, hingga gagasan strategis yang ditawarkan masing-masing peserta. Pendekatan ini menjadi bagian dari penerapan manajemen talenta yang mulai diperkuat di lingkup Pemkot Kendari. Amir Hasan menegaskan, seleksi ini bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, tetapi memastikan roda pemerintahan dijalankan oleh figur yang tepat. “Kita ingin memastikan setiap kandidat tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga punya visi yang jelas, integritas, dan komitmen terhadap pelayanan publik,” ujarnya. Menurutnya, sistem manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional dan berbasis kinerja. Melalui sistem ini, promosi jabatan dilakukan secara lebih objektif dan transparan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari membangun kultur kerja yang kompetitif di kalangan aparatur sipil negara. Setiap ASN didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri karena peluang menduduki jabatan terbuka berdasarkan kemampuan. Dengan seleksi yang ketat, pemerintah berharap pejabat yang terpilih nantinya mampu langsung bekerja dan memberikan dampak nyata, terutama dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas layanan publik di Kota Kendari.
News