NewsNasionalPariwisata

H.Belli Raih Penghargaan Tokoh IHSA Award 2025, 3 Tahun Sultra Mencatat Prestasi Kepariwisataan di Sejumlah Penghargaan Nasional

1679
×

H.Belli Raih Penghargaan Tokoh IHSA Award 2025, 3 Tahun Sultra Mencatat Prestasi Kepariwisataan di Sejumlah Penghargaan Nasional

Share this article

TERAMEDIA.ID, JAKARTA – Setelah meraih Prestasi peringkat 1 Nasional, selama 2 tahun berturut-turut dalam Ajang Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI), selanjutnya menorehkan prestasi dengan memenangkan predikat juara 1 Desa Wisata Berkembang dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024, kini kembali Pariwisata Sultra menorehkan sejarah dalam dunia Kepariwisataan Nasional.

Namun kali ini sosok Kepala Dinas Pariwisata (kadispar) Sulawesi Tenggara (sultra) H. Belli, Harli Tombili, S.E, M.Si yang menorehkan namanya dalam 12 Tokoh Nasional dan Daerah peraih penghargaan Indonesian Home Stay Association (IHSA) Ward tahun 2025.

Terpilihnya Kadispar Sultra ini, tertuang dalam surat nomor : 050/SE/DPP-IHSA/IV/2025 tentang Pemberian Penghargaan IHSA Award Tahun 2025 yang ditanda tangani oleh Dewan Pengurus Pusat (DPP) IHSA, Hentje Alvy Pongoh, S.E., M.M. Selaku Ketua Umum dan Muhammad Rifni, S.E., M.M.tr. Selaku Sekretaris Jendral.

IHSA Adalah adalah organisasi yang menyatukan para pelaku, pengelola, dan pegiat usaha Homestay di seluruh Indonesia. IHSA bertujuan untuk memajukan industri pariwisata nasional, khususnya jasa akomodasi Homestay, serta mendukung pengembangan Desa Wisata dimana Homestay sebagai salah satu bagian produknya. Saat ini IHSA telah melahirkan 28 DPD Provinsi & 92 DPC Kabupaten/Kota.

Menurut Ketua Umum DPP IHSA Hentje Alvhy Pongoh bahwa Kepala Dinas Pariwisata Sultra yang dijabat oleh H. Belli merupakan salah satu sosok berpengaruh dalam pengembangan Desa Wisata yang didalamnya include Homestay itu sendiri. Tentunya menentukan 12 Tokoh Nasional dan Daerah penerima IHSA Award 2025 ini tentu melalui kurator dan indikator penilaian tersendiri dari prespektif organisasi.

“ Bapak Belli selama menjabat sebagai Kadispar Sultra dan selama keberadaan IHSA di DPD Sultra, cukup terlihat memberikan kontribusi dan peran dalam berbagai bentuk, untuk memajukan Homestay melalui pengembangan Desa Wisata. Hal ini juga tentu melalui evaluasi dan diskusi selama beberapa tahun terakhir dengan Pengurus DPD IHSA Sultra terkait kolaborasi IHSA dengan pemerintah dalam memajukan dunia kepariwisataan khususnya di Sulawesi Tenggara “ ungkap Alvy.

Alvhy menambahkan, dari sekian banyak DPD IHSA di seluruh Indonesia, Sulawesi Tenggara salah satu DPD yang cukup aktif, cukup inovatif dan kreatif dalam memberikan kontribusi baik untuk desa wisata maupun Homestay. Dan rata-rata dalam perjalanannya DPD IHSA Sultra cukup aktif berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dalam hal ini Dinas Pariwisata dibawah kepemimpinan H.Belli selaku Kadispar Sultra dalam kegiatan berbagai bidang seperti Penguatan Kapasitas Sumber Daya Manusia baik homestay maupun desa wisata, promosi, bahkan Pendampingan Desa Wisata dan Homestay. DPD IHSA Sultra juga salah satu DPD IHSA Sultra juga mampu tampil di ASEAN HOMESTAY FORUM (AHF) 2024.
DPP IHSA Sultra telah mengirimkan Surat resmi kepada Kadispar Sultra untuk menghadiri penerimaan Penghargaan IHSA AWARD 2025 Pada acara pembukaan Event FHN 2025 di hari Sabtu tanggal 24 Mei 2025 bertempat di Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali.

Festival Homestay Nusantara (FHN) 2025 adalah bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 IHSA. Dan tahun ini menetapkan tema “TOGETHER STRONGER” atau “BERSAMA LEBIH KUAT”. Dengan Sub Tema: “IHSA Mendukung Pembangunan Pariwisata Nasional yang Berkualitas, Bertanggung-jawab dan berkelanjutan”.

Dalam kegiatan Festival Homestay Nusantara kali ini berlangsung sejak tanggal 23 hingga 25 Mei 2025. Dengan Sejumlah agenda menarik diantaranya Festival Homestay Nusantara (FHN), Pameran Ekonomi Kerakyatan Nasional (PEKAN) dan Jelajah Petualang Desa Wisata (JELANG DEWI) .(AN)

Editor:NZ

 

11 Pejabat Berebut 4 Kursi Kepala OPD, Pemkot Kendari Uji Visi dan Integritas Kandidat KENDARI – Persaingan menuju kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Kendari mulai mengerucut. Sebanyak 11 pejabat mengikuti seleksi untuk mengisi empat jabatan strategis yang selama ini masih lowong. Seleksi tersebut tidak hanya menjadi ajang adu rekam jejak, tetapi juga panggung bagi para kandidat untuk memaparkan visi kepemimpinan mereka. Tahapan wawancara yang digelar Kamis (9/4/2026) dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, di ruang rapat Sekda. Empat posisi yang diperebutkan yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Di posisi BKAD, tiga nama yang bersaing adalah La Ode Marfin Nurjan, Inand Irojasa, dan Ivan Eka Hadianto Maasy. Sementara pada kursi Kepala Dinas PUPR, kandidat yang bertarung yakni Ivan Eka Hadianto Maasy, Muhammad Jayadi, dan Muhammad Azwar Kurdin. Untuk Badan Riset dan Inovasi Daerah, peserta seleksi terdiri dari Seko Kaimuddin Haris, Zulkarnaim, dan Santiwati. Sedangkan jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah diikuti oleh Rukmana, Machlil Rusmin, dan Eni Misni Arwati. Kepala BKPSDM Kota Kendari, Alfian, Jumat (10/4/2026) menyebutkan, seluruh peserta yang kini mengikuti wawancara telah melewati tahapan administrasi dan uji kompetensi. Artinya, kandidat yang tersisa merupakan figur-figur yang dinilai layak secara awal untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama. Dalam proses wawancara, panel penguji menggali lebih dalam kemampuan manajerial, pengalaman birokrasi, hingga gagasan strategis yang ditawarkan masing-masing peserta. Pendekatan ini menjadi bagian dari penerapan manajemen talenta yang mulai diperkuat di lingkup Pemkot Kendari. Amir Hasan menegaskan, seleksi ini bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, tetapi memastikan roda pemerintahan dijalankan oleh figur yang tepat. “Kita ingin memastikan setiap kandidat tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga punya visi yang jelas, integritas, dan komitmen terhadap pelayanan publik,” ujarnya. Menurutnya, sistem manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional dan berbasis kinerja. Melalui sistem ini, promosi jabatan dilakukan secara lebih objektif dan transparan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari membangun kultur kerja yang kompetitif di kalangan aparatur sipil negara. Setiap ASN didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri karena peluang menduduki jabatan terbuka berdasarkan kemampuan. Dengan seleksi yang ketat, pemerintah berharap pejabat yang terpilih nantinya mampu langsung bekerja dan memberikan dampak nyata, terutama dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas layanan publik di Kota Kendari.
News