NewsMetro

Gelar Operasi Penertiban Balap Liar dan Knalpot Bogar di Bulan Ramadhan, Belasan Motor di Kendari Diangkut Polisi

×

Gelar Operasi Penertiban Balap Liar dan Knalpot Bogar di Bulan Ramadhan, Belasan Motor di Kendari Diangkut Polisi

Share this article

TERAMEDIA.ID, KOTA KENDARI – Satuan Lalu lintas Polresta Kendari menggelar Operasi Penertiban Balapan Liar dan Knalpot Bogar dan berhasil mengangkut 14 kendaraan roda dua, pada Kamis (23/3/2023), sekitar pukul 05.30 wita.

Kapolresta Kendari, Kombes Pol Muh Eka Fathurrahman mengatakan, Operasi tersebut di pimpin KaurbinOps Satlantas Polresta Kendari Iptu Baso Ali dengan dilakukan di dua wilayah dalam Kota Kendari, yakni di sekitar Kendari Beach dan Pasar Panjang Bonggoeya.

“Di Kendari beach, Kami mengamankan 10 motor, ada 4 unit tanpa plat kendaraan sedangkan di pasar panjang Banggoeya, kami mendapati 4 unit motor diduga melakukan aksi balap liar,” kata Kombes Pol Eka pada Kamis (23/3/2023).

Lanjut Kapolresta menyebut, kegiatan operasi penertiban kendaraan yang dilakukan Personil Satlantas Polresta Kendari merupakan salah satu upaya Kepolisian untuk menekan maraknya aksi balapan liar.

“Aksi balap liar yang kerap dilakukan oleh kelompok remaja di bulan suci Ramadan sangat meresahkan masyarakat pengguna jalan lainnya dengan itu kami tindaki agar tidak menganggu kamtibmas,” Ungkapnya.

Sehingga operasi penertiban kendaraan akan dilakukan Satlantas Polresta Kendari selama pelaksanaan Bulan Suci Ramadan 1444 H.

 

Reporter: Dewa

11 Pejabat Berebut 4 Kursi Kepala OPD, Pemkot Kendari Uji Visi dan Integritas Kandidat KENDARI – Persaingan menuju kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Kendari mulai mengerucut. Sebanyak 11 pejabat mengikuti seleksi untuk mengisi empat jabatan strategis yang selama ini masih lowong. Seleksi tersebut tidak hanya menjadi ajang adu rekam jejak, tetapi juga panggung bagi para kandidat untuk memaparkan visi kepemimpinan mereka. Tahapan wawancara yang digelar Kamis (9/4/2026) dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, di ruang rapat Sekda. Empat posisi yang diperebutkan yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Di posisi BKAD, tiga nama yang bersaing adalah La Ode Marfin Nurjan, Inand Irojasa, dan Ivan Eka Hadianto Maasy. Sementara pada kursi Kepala Dinas PUPR, kandidat yang bertarung yakni Ivan Eka Hadianto Maasy, Muhammad Jayadi, dan Muhammad Azwar Kurdin. Untuk Badan Riset dan Inovasi Daerah, peserta seleksi terdiri dari Seko Kaimuddin Haris, Zulkarnaim, dan Santiwati. Sedangkan jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah diikuti oleh Rukmana, Machlil Rusmin, dan Eni Misni Arwati. Kepala BKPSDM Kota Kendari, Alfian, Jumat (10/4/2026) menyebutkan, seluruh peserta yang kini mengikuti wawancara telah melewati tahapan administrasi dan uji kompetensi. Artinya, kandidat yang tersisa merupakan figur-figur yang dinilai layak secara awal untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama. Dalam proses wawancara, panel penguji menggali lebih dalam kemampuan manajerial, pengalaman birokrasi, hingga gagasan strategis yang ditawarkan masing-masing peserta. Pendekatan ini menjadi bagian dari penerapan manajemen talenta yang mulai diperkuat di lingkup Pemkot Kendari. Amir Hasan menegaskan, seleksi ini bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, tetapi memastikan roda pemerintahan dijalankan oleh figur yang tepat. “Kita ingin memastikan setiap kandidat tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga punya visi yang jelas, integritas, dan komitmen terhadap pelayanan publik,” ujarnya. Menurutnya, sistem manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional dan berbasis kinerja. Melalui sistem ini, promosi jabatan dilakukan secara lebih objektif dan transparan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari membangun kultur kerja yang kompetitif di kalangan aparatur sipil negara. Setiap ASN didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri karena peluang menduduki jabatan terbuka berdasarkan kemampuan. Dengan seleksi yang ketat, pemerintah berharap pejabat yang terpilih nantinya mampu langsung bekerja dan memberikan dampak nyata, terutama dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas layanan publik di Kota Kendari.
News