NewsMetro

DLHK Kota Kendari Terus Ingatkan Masyarakat Tak Buang Sampah Sembarangan

294
×

DLHK Kota Kendari Terus Ingatkan Masyarakat Tak Buang Sampah Sembarangan

Share this article

TERAMEDIA.ID,KOTA KENDARI-Penanganan sampah masih menjadi prioritas di Kota Kendari,masih minimnya kesadaran masyarakat akan pentingnya membuang sampah pada tempatnya di rasa kurang efektif dalam menekan volumen sampah.

Dalam perharinya saja Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK)Kota Kendari mencatat lebih dari 300 ton sampah dihasilkan dari masyarakat.

Kepala Bidang Persampahan dan LB3 DLHK Kota Kendari, Adi Jaya Purnama mengatakan,pada musim penghujan jumlah sampah justru berkurang,namun ketika musim panas justru peningkatan volume sampah kerap terjadi.

“Kalau musim hujan justru sampahnya kurang di tempat pembuangan itu,mungkin karena masyarakat simpan dulu sampahnya,tapi kalau sudah musim panas sampah-sampah itu jumlah bisa banyak sekali di TPS,”ungkapnya. Jumat (23/9/2022).

Untuk itu DLHK Kendari tengah melakukan layanan jemput sampah,mulai dari sampah wilayah pemukiman,tempat usaha rumah makan,sampah pasar dan sampah yang ada di jalan.

“Sekarang ini tinggal kesadarannya masyarakat saja,utamanya masyarakat bisa membedakan mana sampah yang seharusnya di buang di TPS mana yang tidak,”tegasnya.

Lebih lanjut,dirinya mengatakan jika DLHK akan terus berbenah dalam hal penyediaan armada penganggut sampah dan segala aspek yang mendukung di dalamnya.

 

Novrianti/teramedia.id

11 Pejabat Berebut 4 Kursi Kepala OPD, Pemkot Kendari Uji Visi dan Integritas Kandidat KENDARI – Persaingan menuju kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Kendari mulai mengerucut. Sebanyak 11 pejabat mengikuti seleksi untuk mengisi empat jabatan strategis yang selama ini masih lowong. Seleksi tersebut tidak hanya menjadi ajang adu rekam jejak, tetapi juga panggung bagi para kandidat untuk memaparkan visi kepemimpinan mereka. Tahapan wawancara yang digelar Kamis (9/4/2026) dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, di ruang rapat Sekda. Empat posisi yang diperebutkan yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Di posisi BKAD, tiga nama yang bersaing adalah La Ode Marfin Nurjan, Inand Irojasa, dan Ivan Eka Hadianto Maasy. Sementara pada kursi Kepala Dinas PUPR, kandidat yang bertarung yakni Ivan Eka Hadianto Maasy, Muhammad Jayadi, dan Muhammad Azwar Kurdin. Untuk Badan Riset dan Inovasi Daerah, peserta seleksi terdiri dari Seko Kaimuddin Haris, Zulkarnaim, dan Santiwati. Sedangkan jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah diikuti oleh Rukmana, Machlil Rusmin, dan Eni Misni Arwati. Kepala BKPSDM Kota Kendari, Alfian, Jumat (10/4/2026) menyebutkan, seluruh peserta yang kini mengikuti wawancara telah melewati tahapan administrasi dan uji kompetensi. Artinya, kandidat yang tersisa merupakan figur-figur yang dinilai layak secara awal untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama. Dalam proses wawancara, panel penguji menggali lebih dalam kemampuan manajerial, pengalaman birokrasi, hingga gagasan strategis yang ditawarkan masing-masing peserta. Pendekatan ini menjadi bagian dari penerapan manajemen talenta yang mulai diperkuat di lingkup Pemkot Kendari. Amir Hasan menegaskan, seleksi ini bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, tetapi memastikan roda pemerintahan dijalankan oleh figur yang tepat. “Kita ingin memastikan setiap kandidat tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga punya visi yang jelas, integritas, dan komitmen terhadap pelayanan publik,” ujarnya. Menurutnya, sistem manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional dan berbasis kinerja. Melalui sistem ini, promosi jabatan dilakukan secara lebih objektif dan transparan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari membangun kultur kerja yang kompetitif di kalangan aparatur sipil negara. Setiap ASN didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri karena peluang menduduki jabatan terbuka berdasarkan kemampuan. Dengan seleksi yang ketat, pemerintah berharap pejabat yang terpilih nantinya mampu langsung bekerja dan memberikan dampak nyata, terutama dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas layanan publik di Kota Kendari.
News