NewsMetro

Delegasi UCLG ASPAC Nikmati Kuliner Tradisional dan Tari Lulo di Pantai Nambo Kendari

18
×

Delegasi UCLG ASPAC Nikmati Kuliner Tradisional dan Tari Lulo di Pantai Nambo Kendari

Share this article

TERAMEDIA.ID, KENDARI – Pemerintah Kota Kendari menjadikan kawasan wisata Pantai Nambo sebagai panggung promosi budaya dan ekonomi lokal dalam rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-195 Kota Kendari, Sabtu (9/5/2026).

Usai pelaksanaan upacara HUT di Balai Kota Kendari, kegiatan dilanjutkan dengan jamuan kuliner tradisional khas daerah yang dipimpin langsung Wali Kota Kendari dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM bersama Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus.

Turut hadir mendampingi Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Ir. Hugua, Sekretaris Daerah Kota Kendari, jajaran Forkopimda, kepala OPD, serta delegasi internasional United Cities and Local Governments Asia Pacific (UCLG ASPAC).

Kehadiran Sekretaris Jenderal UCLG ASPAC Dr. Bernadia Irawati Tjandradewi bersama para peserta forum internasional menambah semarak suasana di kawasan Pantai Nambo yang dipenuhi nuansa budaya lokal.

Di lokasi kegiatan, para tamu disambut aneka sajian kuliner tradisional khas Kendari dan Sulawesi Tenggara. Berbagai makanan laut, jajanan tradisional, hingga kue khas daerah tersaji di meja jamuan yang menghadap langsung ke panorama laut Pantai Nambo.

Beberapa delegasi UCLG tampak penasaran dengan sajian lokal yang belum pernah mereka temui sebelumnya. Mereka terlihat antusias mencicipi berbagai jenis kue tradisional sambil berbincang dengan pelaku UMKM dan masyarakat setempat.

Kegiatan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Alunan musik tradisional yang dibawakan siswa-siswi SDN 06 Kota Kendari turut menciptakan suasana khas yang memperlihatkan kekayaan budaya daerah kepada tamu internasional.

Tak hanya menikmati makanan, sejumlah peserta UCLG ASPAC juga ikut membaur bersama masyarakat dalam tarian tradisional lulo. Momen itu menjadi perhatian para tamu asing yang terlihat menikmati suasana kebersamaan khas masyarakat Sulawesi Tenggara.

Wali Kota Kendari Siska Karina Imran mengatakan momentum UCLG ASPAC menjadi kesempatan penting bagi Kota Kendari untuk memperkenalkan potensi wisata, budaya, dan produk lokal kepada dunia internasional.

Menurutnya, promosi daerah tidak cukup hanya melalui forum resmi dan ruang pertemuan, tetapi juga lewat pengalaman langsung yang dirasakan tamu saat berinteraksi dengan masyarakat dan budaya lokal.

“Kita ingin para delegasi membawa kesan tentang keramahan masyarakat Kendari, kekayaan budaya kita, serta potensi wisata dan UMKM yang dimiliki daerah ini,” kata Siska.

Selain jamuan budaya, kawasan Pantai Nambo juga diramaikan dengan pameran UMKM lokal yang menampilkan berbagai produk unggulan masyarakat. Mulai dari produk makanan olahan, kerajinan tangan, hingga hasil ekonomi kreatif lainnya dipamerkan dalam kegiatan tersebut.

Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus bersama rombongan turut mengunjungi lapak-lapak UMKM dan berdialog langsung dengan para pelaku usaha kecil.

Dalam kesempatan itu, Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari juga menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Wamendagri tampak meninjau sejumlah komoditas yang dijual, seperti beras, telur, dan bawang. Ia juga berdialog dengan pedagang terkait stabilitas harga pangan di Kota Kendari.

Tak hanya menjadi pusat kuliner dan UMKM, area kegiatan juga menghadirkan permainan tradisional masyarakat yang menarik perhatian delegasi luar negeri. Beberapa tamu terlihat mengamati langsung aktivitas budaya masyarakat pesisir yang ditampilkan dalam rangkaian acara tersebut.

Melalui kegiatan itu, Pemerintah Kota Kendari ingin menunjukkan bahwa perayaan HUT ke-195 bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi juga momentum memperkuat identitas budaya sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.

Pantai Nambo pun menjadi simbol bagaimana Kota Kendari memadukan wisata alam, budaya lokal, dan diplomasi internasional dalam satu ruang kebersamaan yang hangat dan inklusif.(SM)