NewsMetro

Delegasi UCLG ASPAC Mulai Tiba, Kendari Siap Jadi Pusat Forum Internasional

15
×

Delegasi UCLG ASPAC Mulai Tiba, Kendari Siap Jadi Pusat Forum Internasional

Share this article

TERAMEDIA.ID, KENDARI – Kota Kendari mulai dipadati delegasi internasional seiring kedatangan peserta United Cities and Local Governments Asia Pacific (UCLG ASPAC) 2026 melalui Bandara Haluoleo, Selasa (5/5/2026). Arus kedatangan ini menandai dimulainya rangkaian forum yang akan mempertemukan kota dan pemerintah daerah dari berbagai negara di kawasan Asia Pasifik.

Delegasi pertama yang tiba adalah Bambang Susantono, Kepala CLG Institute di bawah naungan UCLG Asia-Pacific. Ia mendarat menggunakan Batik Air sekitar pukul 09.40 WITA dan disambut langsung oleh jajaran Pemerintah Kota Kendari, termasuk Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Erlis Sadya Kencana serta Kepala Dinas Pariwisata Hermawaty.

Kehadiran Bambang menjadi penanda awal masuknya delegasi dari berbagai negara yang akan mengikuti agenda strategis UCLG ASPAC di Kendari. Tak berselang lama, delegasi lain juga mulai berdatangan, di antaranya perwakilan Daegu Metropolitan City, Changahn Kwon, serta Bernadia Tjandra Dewi yang tiba sekitar pukul 10.50 WITA.

Dalam keterangannya, Bambang menjelaskan bahwa forum ini merupakan wadah kolaborasi antar kota dan pemerintah daerah untuk mendorong pembangunan perkotaan yang berkelanjutan. Ia menilai penunjukan Kendari sebagai tuan rumah merupakan peluang besar untuk memperluas jejaring internasional.

“Ini ajang penting bagi Kota Kendari untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus membangun kerja sama dengan kota-kota di Asia Pasifik,” ujarnya di Bandara Haluoleo.

Menurutnya, pelaksanaan UCLG ASPAC yang berpindah setiap tahun menjadikan forum ini sebagai ruang strategis untuk berbagi inovasi, pengalaman, serta peluang investasi antar daerah. Tahun sebelumnya kegiatan digelar di Filipina, sementara tahun ini Indonesia, khususnya Kendari, mendapat kehormatan sebagai tuan rumah.

Forum ini dijadwalkan berlangsung pada 7 hingga 9 Mei 2026, dengan agenda yang cukup padat, mulai dari diskusi internasional, pertemuan kepala daerah, hingga kunjungan lapangan. Selain itu, kegiatan berbasis lingkungan seperti penanaman pohon di Kebun Raya Kendari juga menjadi bagian dari rangkaian acara.

Pemerintah Kota Kendari sendiri telah mempersiapkan berbagai aspek pendukung, mulai dari transportasi delegasi, kesiapan lokasi kegiatan, hingga sistem penyambutan di bandara. Koordinasi lintas sektor terus diperkuat guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar.

Dengan terus berdatangannya delegasi dari berbagai negara, Kendari kini bersiap menjadi pusat perhatian di kawasan Asia Pasifik. Momentum ini diharapkan tidak hanya meningkatkan citra daerah di tingkat global, tetapi juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dalam mendorong pembangunan kota yang berkelanjutan.(SM)

Editor:DN