NewsMetro

Apresiasi untuk Sulawesi Tenggara sebagai Tuan Rumah STQH Nasional XXVIII 2025

261
×

Apresiasi untuk Sulawesi Tenggara sebagai Tuan Rumah STQH Nasional XXVIII 2025

Share this article

TERAMEDIA.ID, KOTA KENDARI- Provinsi Sulawesi Tenggara resmi melaksanakan launching rangkaian kegiatan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) Tingkat Nasional ke-28 tahun 2025. Acara ini menjadi awal syiar akbar menuju puncak penyelenggaraan STQH yang akan digelar pada Oktober mendatang.

Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Ir. Hugua, dalam sambutannya menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menyukseskan penyelenggaraan STQH dengan empat target utama, yakni sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, sukses administrasi, dan sukses pemberdayaan ekonomi masyarakat. Ia menekankan bahwa Sulawesi Tenggara merupakan daerah yang menjunjung tinggi nilai kearifan lokal yang sejalan dengan ajaran Islam, seperti semangat gotong royong dan kebersamaan dalam membangun “Sulawesi Tenggara adalah daerah yang aman, ramah, dan penuh toleransi. STQH bukan sekadar lomba, tetapi manifestasi kecintaan umat Islam terhadap Al-Qur’an dan hadis serta sarana memperkokoh persatuan dan persaudaraan” ujarnya.

Menteri Agama RI dalam hal ini diwakili oleh Direktur Penerangan Agama Islam Kementerian Agama, Ahmad Zayadi, turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara beserta seluruh jajaran Forkopimda, para bupati dan wali kota, serta masyarakat yang mendukung penuh penyelenggaraan STQH Nasional XXVIII. Menurutnya, STQH tidak hanya menjadi ajang perlombaan, melainkan momentum penting untuk memperkuat nilai moderasi beragama dan menjadikan Al-Qur’an serta hadis sebagai pedoman hidup “STQH adalah bagian dari ikhtiar kita membangun kerukunan dan menjaga persatuan bangsa. Kami memberi apresiasi kepada Sulawesi Tenggara yang telah menunjukkan kesiapan luar biasa sebagai tuan rumah” ungkapnya.

Acara launching ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya perwakilan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Prof. Asep Munandar, para gubernur dari seluruh Indonesia atau yang mewakili, Ketua dan Wakil Ketua DPRD Provinsi Sultra, anggota Forkopimda, Kabinda, Sekretaris Daerah, Ketua Pengadilan Tinggi, Ketua Pengadilan Agama, Kepala BNN Provinsi, Danlanal Kendari, Danlanud Haluoleo, para ketua LPTQ provinsi se-Indonesia, Kakanwil Kemenag seluruh Indonesia, bupati dan wali kota se-Sultra, pimpinan instansi vertikal, perguruan tinggi, perbankan, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Dengan dimulainya kegiatan launching ini, Sulawesi Tenggara resmi menandai rangkaian syiar akbar menuju puncak penyelenggaraan STQH Nasional XXVIII pada Oktober 2025, sekaligus menunjukkan kesiapan daerah dalam menyambut tamu-tamu dari seluruh Indonesia dengan semangat persaudaraan dan kebersamaan.*(MW)

11 Pejabat Berebut 4 Kursi Kepala OPD, Pemkot Kendari Uji Visi dan Integritas Kandidat KENDARI – Persaingan menuju kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Kendari mulai mengerucut. Sebanyak 11 pejabat mengikuti seleksi untuk mengisi empat jabatan strategis yang selama ini masih lowong. Seleksi tersebut tidak hanya menjadi ajang adu rekam jejak, tetapi juga panggung bagi para kandidat untuk memaparkan visi kepemimpinan mereka. Tahapan wawancara yang digelar Kamis (9/4/2026) dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, di ruang rapat Sekda. Empat posisi yang diperebutkan yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Di posisi BKAD, tiga nama yang bersaing adalah La Ode Marfin Nurjan, Inand Irojasa, dan Ivan Eka Hadianto Maasy. Sementara pada kursi Kepala Dinas PUPR, kandidat yang bertarung yakni Ivan Eka Hadianto Maasy, Muhammad Jayadi, dan Muhammad Azwar Kurdin. Untuk Badan Riset dan Inovasi Daerah, peserta seleksi terdiri dari Seko Kaimuddin Haris, Zulkarnaim, dan Santiwati. Sedangkan jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah diikuti oleh Rukmana, Machlil Rusmin, dan Eni Misni Arwati. Kepala BKPSDM Kota Kendari, Alfian, Jumat (10/4/2026) menyebutkan, seluruh peserta yang kini mengikuti wawancara telah melewati tahapan administrasi dan uji kompetensi. Artinya, kandidat yang tersisa merupakan figur-figur yang dinilai layak secara awal untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama. Dalam proses wawancara, panel penguji menggali lebih dalam kemampuan manajerial, pengalaman birokrasi, hingga gagasan strategis yang ditawarkan masing-masing peserta. Pendekatan ini menjadi bagian dari penerapan manajemen talenta yang mulai diperkuat di lingkup Pemkot Kendari. Amir Hasan menegaskan, seleksi ini bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, tetapi memastikan roda pemerintahan dijalankan oleh figur yang tepat. “Kita ingin memastikan setiap kandidat tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga punya visi yang jelas, integritas, dan komitmen terhadap pelayanan publik,” ujarnya. Menurutnya, sistem manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional dan berbasis kinerja. Melalui sistem ini, promosi jabatan dilakukan secara lebih objektif dan transparan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari membangun kultur kerja yang kompetitif di kalangan aparatur sipil negara. Setiap ASN didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri karena peluang menduduki jabatan terbuka berdasarkan kemampuan. Dengan seleksi yang ketat, pemerintah berharap pejabat yang terpilih nantinya mampu langsung bekerja dan memberikan dampak nyata, terutama dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas layanan publik di Kota Kendari.
News