NewsMetro

Cuaca Buruk BMKG Provinsi Sultra Himbau Masyarakat Tetap Waspada

460
×

Cuaca Buruk BMKG Provinsi Sultra Himbau Masyarakat Tetap Waspada

Share this article

TERAMEDIA.ID,KOTA KENDARI- Berdasarkan analisa dinamika atmosfer terbaru, serta dari pantauan radar dan satelit cuaca, Sulawesi Tenggara (Sultra) masih berpotensi hujan sedang sampai lebat yang dapat disertai guntur dan angin kencang di beberapa wilayah Sultra, khususnya kota Kendari.

Kota Kendari merupakan wilayah yang pernah mengalami semua bencana hidrometeorologi mulai dari banjir, longsor, guntur, genangan, angin kencang dan puting beliung. Sehingga perlu kewaspadaan bagi semua masyarakat yang tinggal di kota Kendari karena potensi bencana yang bisa kembali terjadi.

Potensi bencana hidrometeorologi seperti angin kencang dan puting beliung di wilayah kendari saat ini relatif lebih kecil bila dibandingkan dengan wilayah selatan Sultra seperti Baubau, Wakatobi, Buton Tengah, dan Buton Selatan. Meski begitu semua masyarakat yg tinggal di kota Kendari tetap harus waspada akan potensi bencana yang bisa terjadi kembali. Pola angin umumnya dari Barat Daya – Barat Laut dengan kecepatan 2 – 20 Knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Banda Timur Sutra bagian selatan dengan kecepatan mencapai 30 Knot.

Saat dikonfirmasi melalui Chat Whatsaap, Kasie Observasi dan Informasi Stasiun Metereologi Maritim (Stamar) kendari, Fizal Habibie mengatakan, pihak MBKG menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada, khususnya akan dampak dari curah hujan tinggi yang dapat memicu Bencana Hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, pohon tumbang dan lain sebagainya. Kamis (24/02/2022).

“Saya Harap untuk masyarakat kota Kendari khususnya para nelayan himbauan ini diperhatikan, karena risiko tinggi gelombang terhadap keselamatan pelayaran itu cukup tinggi, dan kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada,”ujarnya.

Ia menambahkan, agar Masyarakat tetap memperbarui informasi dari BMKG serta instansi terkait untuk memastikan mitigasi bencana hidrometeorologi dapat dilakukan dengan baik.

“kita memantau semua wilayah yg ada di sultra, jika terjadi perubahan cuaca yg signifikan ,BMKG akan memberikan peringatan dini kepada Masyarakat melalui berbagia media, Sms, Wa, Ig, Telegram, Facebokk dll” Pesannya.

Novi/Teramedia.id

11 Pejabat Berebut 4 Kursi Kepala OPD, Pemkot Kendari Uji Visi dan Integritas Kandidat KENDARI – Persaingan menuju kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Kendari mulai mengerucut. Sebanyak 11 pejabat mengikuti seleksi untuk mengisi empat jabatan strategis yang selama ini masih lowong. Seleksi tersebut tidak hanya menjadi ajang adu rekam jejak, tetapi juga panggung bagi para kandidat untuk memaparkan visi kepemimpinan mereka. Tahapan wawancara yang digelar Kamis (9/4/2026) dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, di ruang rapat Sekda. Empat posisi yang diperebutkan yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Di posisi BKAD, tiga nama yang bersaing adalah La Ode Marfin Nurjan, Inand Irojasa, dan Ivan Eka Hadianto Maasy. Sementara pada kursi Kepala Dinas PUPR, kandidat yang bertarung yakni Ivan Eka Hadianto Maasy, Muhammad Jayadi, dan Muhammad Azwar Kurdin. Untuk Badan Riset dan Inovasi Daerah, peserta seleksi terdiri dari Seko Kaimuddin Haris, Zulkarnaim, dan Santiwati. Sedangkan jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah diikuti oleh Rukmana, Machlil Rusmin, dan Eni Misni Arwati. Kepala BKPSDM Kota Kendari, Alfian, Jumat (10/4/2026) menyebutkan, seluruh peserta yang kini mengikuti wawancara telah melewati tahapan administrasi dan uji kompetensi. Artinya, kandidat yang tersisa merupakan figur-figur yang dinilai layak secara awal untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama. Dalam proses wawancara, panel penguji menggali lebih dalam kemampuan manajerial, pengalaman birokrasi, hingga gagasan strategis yang ditawarkan masing-masing peserta. Pendekatan ini menjadi bagian dari penerapan manajemen talenta yang mulai diperkuat di lingkup Pemkot Kendari. Amir Hasan menegaskan, seleksi ini bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, tetapi memastikan roda pemerintahan dijalankan oleh figur yang tepat. “Kita ingin memastikan setiap kandidat tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga punya visi yang jelas, integritas, dan komitmen terhadap pelayanan publik,” ujarnya. Menurutnya, sistem manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional dan berbasis kinerja. Melalui sistem ini, promosi jabatan dilakukan secara lebih objektif dan transparan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari membangun kultur kerja yang kompetitif di kalangan aparatur sipil negara. Setiap ASN didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri karena peluang menduduki jabatan terbuka berdasarkan kemampuan. Dengan seleksi yang ketat, pemerintah berharap pejabat yang terpilih nantinya mampu langsung bekerja dan memberikan dampak nyata, terutama dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas layanan publik di Kota Kendari.
News