EkonomiNews

Tekan Inflasi dan Jaga Harga Pangan, Kendari Libatkan 16 Distributor di Pasar Murah

172
×

Tekan Inflasi dan Jaga Harga Pangan, Kendari Libatkan 16 Distributor di Pasar Murah

Share this article

TERAMEDIA.ID, Kota Kendari – Menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok menjadi salah satu fokus Pasar Pangan Murah yang digelar Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang). Dengan melibatkan distributor dan pelaku UMKM, kegiatan ini diarahkan untuk memperkuat akses masyarakat terhadap bahan pangan sekaligus membantu mengendalikan inflasi.

Pasar pangan murah yang dipusatkan di lapangan parkir Balai Kota Kendari tersebut dijadwalkan berlangsung hingga Jumat. Sebanyak 16 distributor pangan dan 20 UMKM pangan dilibatkan untuk menyediakan beragam kebutuhan masyarakat.

Antusiasme warga bahkan terlihat sebelum kegiatan dibuka secara resmi. Dari dua ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang disiapkan Dinas Ketapang Kota Kendari, stoknya dilaporkan hanya tersisa beberapa karung, Rabu (21/10/2026).

Tingginya penjualan tersebut menjadi gambaran besarnya kebutuhan masyarakat terhadap bahan pangan yang terjangkau di tengah upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari, Abdul Rauf, menjelaskan kegiatan ini dirancang dengan melibatkan berbagai pihak agar pasokan pangan dapat tersedia dan diakses masyarakat melalui kegiatan pasar murah.

Menurutnya, pasar pangan murah tidak hanya menjadi tempat transaksi antara pedagang dan pembeli, tetapi juga bagian dari langkah pemerintah menjaga keseimbangan pasokan dan harga komoditas pangan.

Kegiatan ini mendapat dukungan Bank Indonesia (BI), Perum Bulog, serta Sostro. Sinergi tersebut diharapkan memperkuat pelaksanaan pasar murah sekaligus memberikan pilihan bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Gerakan Pangan Murah ini melibatkan 16 distributor dan 20 UMKM dengan dukungan Bank Indonesia, Bulog dan teh Sosro,” ungkapnya saat memantau pasar murah.

Kehadiran pelaku usaha tersebut juga membuka kesempatan bagi produk pangan UMKM menjangkau konsumen secara langsung.

Pasar pangan murah ini rencananya akan dibuka serentak secara nasional pada Kamis (22/10/2026), oleh Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang juga Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman.

Pemerintah Kota Kendari menempatkan pengendalian harga, ketersediaan pasokan, dan inflasi sebagai sasaran utama penyelenggaraan kegiatan ini. Sebab, perubahan harga pangan dapat memengaruhi pengeluaran rumah tangga dan turut memberikan tekanan terhadap inflasi daerah.

Melalui pasar pangan murah, pemerintah berharap distribusi bahan pangan berlangsung lebih baik dan masyarakat memperoleh alternatif tempat berbelanja dengan harga yang terjangkau.

Kegiatan yang berlangsung hingga Jumat ini juga menjadi momentum memperkuat koordinasi pemerintah, distributor, dan pelaku usaha dalam menjaga ketersediaan pangan. Keberlanjutan pasokan serta pemantauan harga di pasar akan tetap menjadi faktor penting untuk memastikan upaya pengendalian inflasi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Kendari.(SM)

 

Editor:NZ