NewsDaerah

Wagub Sultra Ajak Masyarakat Rawat Kerukunan dan Bangun Generasi Berakhlak

502
×

Wagub Sultra Ajak Masyarakat Rawat Kerukunan dan Bangun Generasi Berakhlak

Share this article

TERAMEDIA.ID, Kota Bau Bau – Dalam rangka memperingati hari jadi Bau Bau yang ke 485 dan Hut Otonom Kota Bau Bau yang ke 25 Tahun, digelar kegiatan Lomba Sholawat dan Bintang Vokalis se Kepulauan Buton (kepton) sebagai rangkaian kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW mulai tangaal 4 hingga 9 Oktober 2026.

Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Dr. Ir. Hugua, M.Ling yang hadir dalam kegiatan ini dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan sekadar mengenang kelahiran Rasulullah, tetapi menjadi momentum untuk meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari, terutama nilai kasih sayang, kejujuran, amanah, kesabaran, dan penghormatan terhadap sesama.

” ada beberapa pesan utama dari hikmah Maulid diantaranya ; Meneladani akhlak Rasulullah, Membangun Generasi Muda yang berkarakter, merawat Persaudaraan dan Kerukunan, Bersatu Membangun Daerah, hingga memperkuat peran keluarga dan masyarakat. Disamping itu Pembangunan Sulawesi Tenggara harus berjalan seiring dengan pembangunan karakter manusia, penguatan nilai-nilai keagamaan, pelestarian budaya, dan pemeliharaan persaudaraan. Melalui momentum Maulid Nabi dan kegiatan seni keagamaan, masyarakat diajak memperkuat kebersamaan serta menyiapkan generasi muda yang berakhlak, kreatif, dan mampu berkontribusi bagi kemajuan daerah. ” ucap Hugua.

Sebelum menutup seluruh rangkaian kegiatan ini Hugua juga menuturkan bahwasannya Nilai-nilai Islam hendaknya diwujudkan melalui tindakan nyata, seperti menjaga lisan, menghormati perbedaan, membantu sesama, dan menciptakan kehidupan yang damai. Lomba sholawat dan bintang vokalis se-Kepulauan Buton menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat, kreativitas, kedisiplinan, keberanian, dan kecintaan terhadap seni yang positif.

Keragaman tradisi, budaya, dan kehidupan keagamaan di Baubau serta Kepulauan Buton merupakan kekuatan Sulawesi Tenggara yang harus dijaga melalui sikap saling menghormati dan kepedulian sosial. Pembangunan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur dan kemajuan ekonomi, tetapi juga pada kualitas manusia, pendidikan karakter, kehidupan keagamaan, dan keharmonisan sosial.

“Orang tua, pendidik, tokoh agama, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, dan komunitas pemuda memiliki peran penting dalam membimbing generasi yang berilmu, berakhlak, mencintai daerah, serta tetap menjunjung tinggi kearifan lokal.” tutupnya.

Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama Pemerintah Kota Bau Bau dan Kemenag Kota Bau Bau bersama Kerukunan Keluarga Wadiabero Haiya (KKWH) Kota Bau Bau. Kegiatan juga diisi dengan dakwah islamiyah oleh Ust. M. Subki Al-Bughury serta penampilan penyanyi Aco LIDA, dan dihadiri ratusan masyarakat di Lapangan Lembah Hijau Kota Bau Bau .(*)

Editor:NZ