NewsDaerahSosial Budaya

Gubernur Sultra Dorong Dukungan Kebijakan dan Pendanaan Pusat untuk Pengembangan Kawasan Liangkobhori

24
×

Gubernur Sultra Dorong Dukungan Kebijakan dan Pendanaan Pusat untuk Pengembangan Kawasan Liangkobhori

Share this article

TERAMEDIA.ID, MUNA – Gubernur Sulawesi Tenggara Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka menyampaikan bahwa penyelenggaraan Festival Liangkobhori yang kini memasuki tahun keempat merupakan capaian penting dalam upaya pelestarian warisan budaya sekaligus pengembangan pariwisata berbasis budaya di Sulawesi Tenggara.

Hal ini disampaikan gubernur saat menghadiri Pembukaan Festival Liangkobhori di Kawasan Cagar Budaya Liangkobhori, Kabupaten Muna, yang turut dihadiri Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, Wakil Menteri Dalam Negeri Komjen Pol. (Purn.) Akhmad Wiyagus, serta jajaran pemerintah pusat dan daerah.

Menurut Gubernur, Keberlangsungan festival ini mencerminkan komitmen bersama antara pemerintah, masyarakat, akademisi, pelaku budaya, dan berbagai pemangku kepentingan dalam menjaga nilai-nilai sejarah dan budaya Liangkobhori.

Gubernur menegaskan bahwa Kawasan Liangkobhori memiliki nilai strategis karena menyimpan gua prasejarah, lukisan cadas, dan jejak peradaban manusia masa lampau yang menjadi kekayaan budaya Indonesia. Oleh karena itu, pengembangannya memerlukan intervensi kebijakan dan dukungan pendanaan dari Pemerintah Pusat, khususnya melalui Kementerian Kebudayaan, untuk memperkuat pelestarian kawasan cagar budaya, penelitian arkeologi, konservasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia kebudayaan, serta pengembangan Festival Liangkobhori sebagai agenda budaya nasional.

Menurut Gubernur, dukungan tersebut diharapkan mampu mempercepat pengembangan Kawasan Liangkobhori menjadi destinasi wisata budaya unggulan yang berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional. Selain menjaga kelestarian warisan budaya, pengembangan kawasan ini juga diharapkan memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Festival Liangkobhori IV Tahun 2026 menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan pelestarian budaya sebagai fondasi pembangunan pariwisata Sulawesi Tenggara yang berkelanjutan.(DN)