NewsMetro

Kendari Siap Sambut 17 Wali Kota Indonesia Timur, Raker APEKSI Komwil VI Fokuskan Agenda Strategis Daerah

258
×

Kendari Siap Sambut 17 Wali Kota Indonesia Timur, Raker APEKSI Komwil VI Fokuskan Agenda Strategis Daerah

Share this article

TERAMEDIA.ID, KENDARI – Kota Kendari bersiap menjadi tuan rumah Rapat Kerja (Raker) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Komisariat Wilayah (Komwil) VI yang akan berlangsung pada 2–4 Juni 2026. Sebanyak 17 wali kota dari kawasan Indonesia Timur yang meliputi Sulawesi, Maluku, dan Papua dijadwalkan hadir dalam forum strategis tersebut.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, memastikan seluruh persiapan penyelenggaraan telah dilakukan untuk menyambut para kepala daerah yang akan berkumpul di ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara tersebut.

Menurutnya, pelaksanaan Raker APEKSI Komwil VI menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antarpemerintah kota dalam merumuskan berbagai isu strategis pembangunan perkotaan, sekaligus mematangkan agenda menjelang Rapat Kerja Nasional (Rakernas) APEKSI 2026 di Kota Medan.

“Kota Kendari siap menerima kedatangan seluruh anggota APEKSI Komwil VI. Ini menjadi kesempatan untuk mempererat kolaborasi antarkota sekaligus memperkenalkan berbagai potensi yang dimiliki Kendari,” ujar Siska.

Forum tersebut tidak hanya menjadi ruang koordinasi antarkepala daerah, tetapi juga wadah penyusunan rekomendasi yang nantinya akan dibawa ke Rakernas APEKSI tingkat nasional. Berbagai isu pembangunan daerah, pengelolaan lingkungan, pelayanan publik, hingga penguatan ekonomi perkotaan diperkirakan menjadi topik utama pembahasan.

Sebagai tuan rumah, Pemerintah Kota Kendari juga menyiapkan sejumlah agenda kunjungan lapangan yang akan memperkenalkan program dan inovasi daerah kepada para peserta.

Tiga lokasi menjadi destinasi utama yang akan dikunjungi para wali kota, yakni Bank Sampah Kodya di Kecamatan Kendari Barat, Kebun Raya Kendari di Kecamatan Poasia, serta kawasan wisata Pantai Nambo.

Kunjungan ke Bank Sampah Kodya dirancang untuk memperlihatkan upaya Kota Kendari dalam mengelola sampah berbasis partisipasi masyarakat. Program tersebut selama ini menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung kebersihan kota sekaligus meningkatkan nilai ekonomi dari pengelolaan sampah.

Sementara di Kebun Raya Kendari, para peserta akan diajak melihat pengembangan kawasan konservasi dan edukasi lingkungan yang menjadi salah satu ikon baru Kota Kendari. Adapun Pantai Nambo dipilih sebagai etalase potensi wisata pesisir yang terus dikembangkan pemerintah daerah.

Pelaksanaan Raker APEKSI Komwil VI di Kendari juga dipandang sebagai peluang untuk memperkuat promosi daerah. Kehadiran para kepala daerah dari berbagai kota di Indonesia Timur diharapkan dapat membuka peluang kerja sama antardaerah, investasi, hingga pertukaran program pembangunan yang berhasil diterapkan di masing-masing wilayah.

Selain membahas agenda organisasi, forum tersebut juga menjadi ajang bertukar pengalaman terkait tantangan dan solusi pembangunan perkotaan di kawasan timur Indonesia yang memiliki karakteristik berbeda dengan wilayah lain di Indonesia.

Dengan kesiapan yang telah dilakukan, Pemerintah Kota Kendari berharap pelaksanaan Raker APEKSI Komwil VI berjalan sukses dan menghasilkan rekomendasi strategis yang dapat memperkuat peran pemerintah kota dalam mendukung pembangunan nasional serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.(SM)