NewsMetro

7 Pengurus Daerah IKA Unhas di Sultra Resmi Dilantik, Ketua Umum Tekankan Sikap Solid

318
×

7 Pengurus Daerah IKA Unhas di Sultra Resmi Dilantik, Ketua Umum Tekankan Sikap Solid

Share this article

TERAMEDIA.ID, KOTA KENDARI- Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Asrun Lio melantik pengurus daerah IKA Unhas.

Tujuh pengurus IKA Unhas yang resmi dikukuhkan itu yakni di Kabupaten Kolaka, Bombana, Wakatobi, Muna, Muna Barat, Konawe Selatan dan Kota Kendari, disalah satu hotel di Kendari, Minggu (4/6/2023).

Dimana dalam pelantikan tersebut Ketua Umum IKA Unhas, Andi Amran Sulaiman, turut menyaksikan.

Andi Amran Sulaiman meminta kepada seluruh alumni khususnya yang ada di Sultra agar terus bergerak bersama-sama dan terus solid untuk berbuat demi bangsa dan negara.

Kedepannya, IKA Unhas pusat dan daerah akan terus berkolaborasi dan bergerak di bidang sosial, pendidikan, bidang energi, pangan, perikanan kelautan, kesehatan dan sebagainya.

“Semua alumni agar melakukan kerja terbaiknya disektor atau bidang mereka masing-masing, agar bisa bermanfaat untuk Sultra,” ungkapnya.

Mantan Menteri Pertanian ini juga menyampaikan bahwa, rakyat saat ini menunggu aksi nyata bukan hanya sekedar visi misi tanpa ada tindakan karena hasilnya akan nol.

“Masyarakat sudah bosan mendengar pencitraan, kita sebagai alumni harus tampil beda, harus kasi yang nyata agar bisa dirasakan masyarakat nantinya,” bilangnya.

Sementara itu, Ketua IKA Unhas Sultra, Asrun Lio mengatakan selain pelantikan, giat tersebut dirangkaikan dengan rapat koordinasi (Rakor) IKA Unhas se-Sultra.

Dimana, dari Rakor tersebut melahirkan beberapa program-program yang diselaraskan, baik itu program pemerintah pusat, pemerintah daerah dan juga kabupaten/kota di Sultra.

Sekretaris Daerah Provinsi Sultra ini mengatakan kehadiran IKA Unhas yang saat ini sudah terdata kurang lebih beranggotakan 3000 orang di Provinsi Sultra diharapkan bisa membantu pemerintah.

“Sehingga, program-program dari IKA itu juga diselaraskan disinergikan dengan program-program pemerintah daerah, misalnya bagaimana pengembangan SDM dan IKA hadir disana,” ungkapnya.

Terkait beberapa daerah di Sultra yang belum membentuk IKA Unhas, Asrun mengatakan bahwa saat ini masih ada 10 daerah yang belum terbentuk dan akan dijadikan sebagai program untuk dituntaskan semua.

Berikut nama-nama Ketua IKA Unhas di 7 kabupaten/kota se Sultra yang baru dilantik :

1. Ketua IKA Unhas Kabupaten Bombana, Man Arfa yang juga merupakan Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana.

2. Ketua IKA Unhas Kabupaten Kolaka, Muh Bachrun Hanise yang merupakan mantan Kepala Dinas Pertanian Kolaka.

3. Ketua IKA Unhas Kabupaten Muna, Eddy Uga yang juga merupakan Sekretaris Daerah Muna.

4. Ketua IKA Unhas Kabupaten Muna Barat, Uking Djasa yang juga merupakan Wakil Ketua DPRD Muna Barat, sekaligus Ketua Golkar Muna Barat.

5. Ketua IKA Unhas Kabupaten Wakatobi, La Tarima yang juga merupakan Kepala Bappeda Wakatobi

6. Ketua IKA Unhas Kabupaten Konawe Selatan, Arsalim Arifin yang juga merupakan akademisi UHO Kendari sekaligus mantan Wakil Bupati Konawe Selatan

7. Ketua IKA Unhas Kota Kendari, Siska Karina Imran (SKI) yang merupakan Politisi Partai Nasdem sekaligus Calon Wali Kota Kendari.

Reporter : Novi

11 Pejabat Berebut 4 Kursi Kepala OPD, Pemkot Kendari Uji Visi dan Integritas Kandidat KENDARI – Persaingan menuju kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Kendari mulai mengerucut. Sebanyak 11 pejabat mengikuti seleksi untuk mengisi empat jabatan strategis yang selama ini masih lowong. Seleksi tersebut tidak hanya menjadi ajang adu rekam jejak, tetapi juga panggung bagi para kandidat untuk memaparkan visi kepemimpinan mereka. Tahapan wawancara yang digelar Kamis (9/4/2026) dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, di ruang rapat Sekda. Empat posisi yang diperebutkan yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Di posisi BKAD, tiga nama yang bersaing adalah La Ode Marfin Nurjan, Inand Irojasa, dan Ivan Eka Hadianto Maasy. Sementara pada kursi Kepala Dinas PUPR, kandidat yang bertarung yakni Ivan Eka Hadianto Maasy, Muhammad Jayadi, dan Muhammad Azwar Kurdin. Untuk Badan Riset dan Inovasi Daerah, peserta seleksi terdiri dari Seko Kaimuddin Haris, Zulkarnaim, dan Santiwati. Sedangkan jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah diikuti oleh Rukmana, Machlil Rusmin, dan Eni Misni Arwati. Kepala BKPSDM Kota Kendari, Alfian, Jumat (10/4/2026) menyebutkan, seluruh peserta yang kini mengikuti wawancara telah melewati tahapan administrasi dan uji kompetensi. Artinya, kandidat yang tersisa merupakan figur-figur yang dinilai layak secara awal untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama. Dalam proses wawancara, panel penguji menggali lebih dalam kemampuan manajerial, pengalaman birokrasi, hingga gagasan strategis yang ditawarkan masing-masing peserta. Pendekatan ini menjadi bagian dari penerapan manajemen talenta yang mulai diperkuat di lingkup Pemkot Kendari. Amir Hasan menegaskan, seleksi ini bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, tetapi memastikan roda pemerintahan dijalankan oleh figur yang tepat. “Kita ingin memastikan setiap kandidat tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga punya visi yang jelas, integritas, dan komitmen terhadap pelayanan publik,” ujarnya. Menurutnya, sistem manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional dan berbasis kinerja. Melalui sistem ini, promosi jabatan dilakukan secara lebih objektif dan transparan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari membangun kultur kerja yang kompetitif di kalangan aparatur sipil negara. Setiap ASN didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri karena peluang menduduki jabatan terbuka berdasarkan kemampuan. Dengan seleksi yang ketat, pemerintah berharap pejabat yang terpilih nantinya mampu langsung bekerja dan memberikan dampak nyata, terutama dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas layanan publik di Kota Kendari.
News