NewsDaerah

Peringati Bulan K3 Nasional 2025, Sembilan Perusahaan Industri se-Sulteng Ikut Apel Akbar di Kawasan IMIP

1798
×

Peringati Bulan K3 Nasional 2025, Sembilan Perusahaan Industri se-Sulteng Ikut Apel Akbar di Kawasan IMIP

Share this article

TERAMEDIA.ID, MOROWALI – Sebagai bagian dari komitmen dalam mendukung budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Kawasan Industri Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), menggelar apel akbar peringatan Bulan K3 Nasional tahun 2025, Selasa (21/01/2025). Dalam kegiatan itu, sembilan perusahaan industri se-Sulawesi Tengah, pun ikut ambil bagian.

Didapuk sebagai pemimpin apel Bulan K3 Nasional 2025 di Kawasan IMIP, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sulteng, Arnold Firdaus, dalam sambutannya mengatakan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek yang penting dalam mendukung pembangunan nasional. K3 tidak hanya berkaitan dengan upaya mencegah kecelakaan kerja tetapi merupakan investasi strategis untuk menekan kerugian usaha, meningkatkan kualitas hidup, serta memperkuat daya saing dan produktivitas nasional.

“Penerapan sistem manajemen K3 (SMK3) dan pembentukan budaya K3 harus terus menjadi fokus dan prioritas kita semua. Keberhasilan implementasi SMK3 dan penciptaan budaya K3 yang unggul memerlukan sumber daya manusia yang berkualitas serta memahami pentingnya K3 dan manfaatnya,” kata Arnold Firdaus.

Arnold Firdaus mengatakan, berbagai risiko di dunia kerja terus muncul akibat perubahan yang cepat dan dinamis seperti perubahan iklim yang mempengaruhi keselamatan dan kesehatan tenaga kerja melalui peningkatan suhu serta peristiwa cuaca ekstrem. Perubahan tatanan kerja di era teknologi digital juga membawa berbagai risiko keselamatan dan kesehatan kerja yang perlu diantisipasi.

“Jika risiko-risiko ini tidak dimitigasi dengan baik, dampaknya sangat signifikan seperti meningkatnya biaya kesehatan, penurunan kualitas hidup tenaga kerja, serta kerugian produksi,” ucap Arnold Firdaus.

Melalui pengendalian semua potensi bahaya hingga mencapai standar aman, lingkungan kerja yang sehat dan aman dapat tercipta. Kondisi ini tidak hanya meningkatkan produktivitas tenaga kerja, tetapi juga memberikan dampak positif pada perekonomian nasional.

Pemerintah menegaskan komitmen penuh dalam Pembangunan kualitas SDM dan penerapan budaya K3 yang unggul. Lanjut Arnold Firdaus, saat ini Disnakertrans Sulteng melakukan berbagai upaya seperti penyusunan dan pembaharuan norma standar prosedur bidang K3, meningkatkan pembinaan dan pengawasan ketenagakerjaan, penguatan profesionalisme pengawas ketenagakerjaan dan penguji K3 serta pengembangan kompetensi bagi SDM bidang K3.

Di tempat yang sama, Direktur Operasional PT IMIP, Irsan Widjaja mengatakan, disadari bahwa besarnya tantangan dalam urusan K3 karena kesehatan dan keselamatan kerja merupakan tanggung jawab kita semua dalam menghargai kehidupan baik sebagai individu maupun sebagai bagian dari sebuah organisasi
Pada aspek administratif serta teknis, implementasi SMK3 dari hulu sampai hilir menjadi sangat mendesak untuk diwujud nyatakan guna menekan angka kecelakaan kerja serta penyakit akibat kerja.

Namun kesemuanya itu, kata Irsan Widjaja, tidak akan terjadi jika kita gagal menyadari pentingnya kesadaran serta konsistensi dalam menerapkannya guna mewujudkan kesehatan dan keselamatan kerja sebagai sebuah budaya dan gaya hidup keseharian kita.

“Untuk itulah sebagai bagian dari Apel Bulan K3 ini, kita akan bersama-sama menandatangani komitmen implementasi aspek kesehatan dan keselamatan kerja sebagai pengingat sekaligus pendorong bagi kita semua untuk meningkatkan kesungguhan dalam menjaga diri dan sekitar sebagai kewajiban dan tanggung jawab bersama yang melekat pada diri kita masing-masing,” ucap Irsan Widjaja.

Tahun ini peringatan Bulan K3 Nasional 2025 mengusung tema “Penguatan Kapasitas Sumber Daya Manusia dalam Mendukung Penerapan Sistem Manajemen K3 (SMK3) untuk Meningkatkan Produktifitas”. Ini sesuai Keputusan Menaker RI Nomor 316 Tahun 2024 tentang Petunjuk Pelaksanaan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional Tahun 2025.

Turut hadir dalam peringatan Bulan K3 Nasional 2025 di Kawasan IMIP yaitu perwakilan direktur Bina Pemeriksaan Norma Ketenagakerjaan RI, direktur Bina Kelembagaan K3 Kementerian Ketenagakerjaan RI, Kepala Disnakertrans Sulteng, Sekda Morowali, Kepala Disnakertrans Morowali, direktur Politeknik Industri Logam Morowali, DanDim Morowali, Kapolres Morowali, Camat Bahodopi, Danramil Bahodopi, Kapolsek Bahodopi, perwakilan manajemen perusahaan undangan di wilayah Sulteng dan perwakilan manajemen tenant di Kawasan Industri IMIP

Adapun sembilan perusahaan se-Sulteng, yang hadir dalam apel Bulan K3 ini antara lain, PT Metal Smeltindo Selaras, PT Wanxiang Nickel Industry, PT Baoshuo Taman Industri Investment Group, PT Sturdust Estate Investment, PT Gunbuster Nickel Industry, PT Nadesico Nickel Industry, PT Panca Amara Utama, PT Poso Energy, dan PT Hengjaya Mineralindo.

Apel Bulan K3 Nasional 2025 Sulteng, juga dilaksanakan secara virtual di 10 titik lokasi dalam kawasan industri IMIP. (AN)

 

Editor:NZ

11 Pejabat Berebut 4 Kursi Kepala OPD, Pemkot Kendari Uji Visi dan Integritas Kandidat KENDARI – Persaingan menuju kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Kendari mulai mengerucut. Sebanyak 11 pejabat mengikuti seleksi untuk mengisi empat jabatan strategis yang selama ini masih lowong. Seleksi tersebut tidak hanya menjadi ajang adu rekam jejak, tetapi juga panggung bagi para kandidat untuk memaparkan visi kepemimpinan mereka. Tahapan wawancara yang digelar Kamis (9/4/2026) dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, di ruang rapat Sekda. Empat posisi yang diperebutkan yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Di posisi BKAD, tiga nama yang bersaing adalah La Ode Marfin Nurjan, Inand Irojasa, dan Ivan Eka Hadianto Maasy. Sementara pada kursi Kepala Dinas PUPR, kandidat yang bertarung yakni Ivan Eka Hadianto Maasy, Muhammad Jayadi, dan Muhammad Azwar Kurdin. Untuk Badan Riset dan Inovasi Daerah, peserta seleksi terdiri dari Seko Kaimuddin Haris, Zulkarnaim, dan Santiwati. Sedangkan jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah diikuti oleh Rukmana, Machlil Rusmin, dan Eni Misni Arwati. Kepala BKPSDM Kota Kendari, Alfian, Jumat (10/4/2026) menyebutkan, seluruh peserta yang kini mengikuti wawancara telah melewati tahapan administrasi dan uji kompetensi. Artinya, kandidat yang tersisa merupakan figur-figur yang dinilai layak secara awal untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama. Dalam proses wawancara, panel penguji menggali lebih dalam kemampuan manajerial, pengalaman birokrasi, hingga gagasan strategis yang ditawarkan masing-masing peserta. Pendekatan ini menjadi bagian dari penerapan manajemen talenta yang mulai diperkuat di lingkup Pemkot Kendari. Amir Hasan menegaskan, seleksi ini bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, tetapi memastikan roda pemerintahan dijalankan oleh figur yang tepat. “Kita ingin memastikan setiap kandidat tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga punya visi yang jelas, integritas, dan komitmen terhadap pelayanan publik,” ujarnya. Menurutnya, sistem manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional dan berbasis kinerja. Melalui sistem ini, promosi jabatan dilakukan secara lebih objektif dan transparan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari membangun kultur kerja yang kompetitif di kalangan aparatur sipil negara. Setiap ASN didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri karena peluang menduduki jabatan terbuka berdasarkan kemampuan. Dengan seleksi yang ketat, pemerintah berharap pejabat yang terpilih nantinya mampu langsung bekerja dan memberikan dampak nyata, terutama dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas layanan publik di Kota Kendari.
News