NewsMetro

OPD, Camat dan Lurah se-Kota Kendari Mendapatkan Arahan Terkait Pembangunan IKN Hingga Stabilitas Pilkada 2024

915
×

OPD, Camat dan Lurah se-Kota Kendari Mendapatkan Arahan Terkait Pembangunan IKN Hingga Stabilitas Pilkada 2024

Share this article

TERAMEDIA.ID,KOTA KENDARI- Mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kota Kendari, Camat hingga Lurah mendapatkan arahan, di Ruang Samaturu, Kantor Balai Kota Kendari, Rabu (14/08/2024).

Arahan itu berasal dari Presiden RI, Joko Widodo yang berkaitan dengan prioritas strategis dan perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Pj. Wali Kota Kendari, Muhammad Yusup menekankan Kota Kendari bisa terlibat dengan melakukan langkah koordinasi dan peran aktif mendukung percepatan pembangunan IKN, sebagai pusat pemerintahan baru Indonesia.

“Arahan Presiden sangat jelas. Kita harus berperan aktif dalam mendukung proyek strategis nasional ini. Kendari, sebagai bagian dari Sulawesi Tenggara, harus memberikan kontribusi nyata untuk kelancaran pembangunan IKN,” ujar Yusup.

Selain itu, Ia mendorong pentingnya mengadopsi konsep pembangunan yang ramah lingkungan yang ada di IKN untuk diimplemntasikan di Pemerintahan Kota.

“Kita harus belajar dari IKN dan memastikan pembangunan di Kendari juga mengikuti prinsip keberlanjutan, demi memberikan lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang,” tuturnya.

Namun, Kepala Pelaksana BPBD Sulawesi Tenggara ini, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap rendahnya realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Kendari yang baru mencapai 31 persen hingga pertengahan tahun 2024.

“Ini harus menjadi perhatian serius kita bersama. OPD harus lebih proaktif dan meningkatkan kinerja agar realisasi APBD bisa optimal dan sesuai target yang telah ditetapkan,” tegasnya.

Lebih lanjut, menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Yusup juga mengingatkan OPD untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban.

Ia menekankan pentingnya koordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk memastikan Pilkada berlangsung aman dan lancar.

“Menjaga stabilitas selama Pilkada adalah prioritas kita. Semua pihak harus bekerja sama memastikan masyarakat bisa menggunakan hak pilih mereka dengan aman dan nyaman,” kata Pj. Wali Kota.

Guna menyukseskan pesta demokrasi yang akan datang, Yusup menambahkan anggaran untuk Pilkada harus segera direalisasikan. (NV).

 

Editor:NZ

11 Pejabat Berebut 4 Kursi Kepala OPD, Pemkot Kendari Uji Visi dan Integritas Kandidat KENDARI – Persaingan menuju kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Kendari mulai mengerucut. Sebanyak 11 pejabat mengikuti seleksi untuk mengisi empat jabatan strategis yang selama ini masih lowong. Seleksi tersebut tidak hanya menjadi ajang adu rekam jejak, tetapi juga panggung bagi para kandidat untuk memaparkan visi kepemimpinan mereka. Tahapan wawancara yang digelar Kamis (9/4/2026) dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, di ruang rapat Sekda. Empat posisi yang diperebutkan yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Di posisi BKAD, tiga nama yang bersaing adalah La Ode Marfin Nurjan, Inand Irojasa, dan Ivan Eka Hadianto Maasy. Sementara pada kursi Kepala Dinas PUPR, kandidat yang bertarung yakni Ivan Eka Hadianto Maasy, Muhammad Jayadi, dan Muhammad Azwar Kurdin. Untuk Badan Riset dan Inovasi Daerah, peserta seleksi terdiri dari Seko Kaimuddin Haris, Zulkarnaim, dan Santiwati. Sedangkan jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah diikuti oleh Rukmana, Machlil Rusmin, dan Eni Misni Arwati. Kepala BKPSDM Kota Kendari, Alfian, Jumat (10/4/2026) menyebutkan, seluruh peserta yang kini mengikuti wawancara telah melewati tahapan administrasi dan uji kompetensi. Artinya, kandidat yang tersisa merupakan figur-figur yang dinilai layak secara awal untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama. Dalam proses wawancara, panel penguji menggali lebih dalam kemampuan manajerial, pengalaman birokrasi, hingga gagasan strategis yang ditawarkan masing-masing peserta. Pendekatan ini menjadi bagian dari penerapan manajemen talenta yang mulai diperkuat di lingkup Pemkot Kendari. Amir Hasan menegaskan, seleksi ini bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, tetapi memastikan roda pemerintahan dijalankan oleh figur yang tepat. “Kita ingin memastikan setiap kandidat tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga punya visi yang jelas, integritas, dan komitmen terhadap pelayanan publik,” ujarnya. Menurutnya, sistem manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional dan berbasis kinerja. Melalui sistem ini, promosi jabatan dilakukan secara lebih objektif dan transparan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari membangun kultur kerja yang kompetitif di kalangan aparatur sipil negara. Setiap ASN didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri karena peluang menduduki jabatan terbuka berdasarkan kemampuan. Dengan seleksi yang ketat, pemerintah berharap pejabat yang terpilih nantinya mampu langsung bekerja dan memberikan dampak nyata, terutama dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas layanan publik di Kota Kendari.
News