NewsMetro

Konferensi Energi Nasional di Kendari, Dorong Pemerintah Fokus Pada Penggunaan EBT.

206
×

Konferensi Energi Nasional di Kendari, Dorong Pemerintah Fokus Pada Penggunaan EBT.

Share this article

TERAMEDIA.ID, KENDARI- Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP-PMKRI) menggelar National Energy Confrence, dengan tema “Memperkuat Ketahanan Energi Untuk Masa Depan Berkelanjutan”, yang digelar disalah satu hotel di kota kendari, Kamis 14/9.

Konferensi ini di buka secara daring oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia Arifin Tasrif, dan di hadiri oleh beberapa tokoh Nasional di antaranya Restu Hapsari Komisaris PT. Rekayasa Industri, Irto Ginting Corporate Secretary PT. Pertamina Patra Niaga, Moch. Andi Achaminoerdin GM PT. PLN Sulselrabar, Polda Sultra yang di Wakili Oleh Ditreskrimum, Lembaga Cipayung Plus Sultra dan Kota Kendari, Badan Eksekutif Mahasiswa kampus se Kota Kendari, serta tamu Undangan lainnya.

Ketua Presidium PP PMKRI Tri Natalia Urada dalam sambutannya menyampaikan bahwa Ketahanan Energi dan pengelolaan energi baru dan terbarukan merupakan salah satu faktor kunci dalam pembangunan berkelanjutan.

“Isu Ketahanan Energi dan pengelolaan energi yang berkelanjutan merupakan salah satu faktor kunci dalam menjaga keberlanjutan pembangunan dan ketahanan nasional Indonesia yang perlu menjadi perhatian Kita bersama” Jelas Tri.

Ia juga menyampaikan pentingnya Kolaborasi dalam upaya menggali dan mengoptimalkan potensi energi baru dan terbarukan untuk kesejahteraan Masyarakat.

“Oleh karena itu, untuk mewujudkan Ketahanan Energi yang sustainable, di perlukan adanya kolaborasi untuk menggali potensi-potensi energi baru dan terbarukan serta mengoptimalkan penggunaanya untuk pembangunan yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat Indonesia” ungkap Tri.

Di kesempatan yang sama Kilianus Paliling selaku Ketua Lembaga Energi dan SDA PP PMKRI menyampaikan bahwa National Energy Confrence merupakan langkah konkret PMKRI dalam berkontribusi pemikiran untuk memperkokoh ketahanan energi nasional yang berkelanjutan.

“PMKRI Sebagai organisasi yang basisnya adalah Kaum Intelektual, mengambil peran dalam menggaungkan Isu Ketahanan Energi untuk masa depan berkelanjutan dengan menggandeng berbagai stakeholder, salah satu wujud konkretnya adalah dengan kegiatan Konferensi Enegi Nasional ini.

“kita harus bersama-sama menggali ide-ide dan gagasan untuk kemudian memberikan masukan kepada pemerintah sebagai pengambil kebijakan berkaitan dengan Ketahanan Energi nasional yang berkelanjutan”. Jelas Kili.

Ia juga juga menyampaikan bahwa saat ini Indonesia masih sangat tergantung pada energi hasil Fosil yang terbatas dan tidak ramah lingkungan.

“Sebagaimana kita ketahui bahwa saat ini ketergantungan Indonesia terhadap energi hasil fosil masih sangat tinggi kurang lebih 80% persentasenya, dan kita juga ketahui bahwa energi fosil merupakan energi yang unrenewable yang menyumbang emisi gas karbon sangat besar”, ujarNya

Ketua Lembaga ESDA tersebut juga menyampaikan sudah semestinya Pemerintah memberikan fokus perhatiannya terhadap ketahanan energi dan pengelolaan energi yang berkelanjutan

“Subsidi terhadap pengelolaan dan penggunaan energi baru terbarukan perlu di dorong oleh pemerintah sembari mendorong pengurangan penggunaan energi hasil fosil yang terbatas dan tidak ramah lingkungan untuk mencapai visi Indonesia Net Zero Emision (NZE ) 2060 “. Tutupnya. (Redaksi)