NewsMetro

Banjir Kembali Terjadi, Pemkot Kendari Tambah Masa Tanggap Darurat Selama Sepekan

54
×

Banjir Kembali Terjadi, Pemkot Kendari Tambah Masa Tanggap Darurat Selama Sepekan

Share this article

TERAMEDIA.ID,KENDARI – Pemerintah Kota Kendari memutuskan memperpanjang status tanggap darurat bencana selama tujuh hari ke depan menyusul banjir yang kembali melanda sejumlah wilayah pada Sabtu malam (16/5/2026).

Keputusan tersebut ditetapkan dalam rapat penanganan bencana yang dipimpin Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, Minggu (17/5/2026).

Perpanjangan dilakukan karena kondisi di lapangan dinilai masih membutuhkan penanganan intensif, terutama setelah hujan kembali mengguyur Kota Kendari dan menyebabkan genangan air di beberapa kawasan permukiman warga.

“Atas nama Wali Kota Kendari hari ini kita menetapkan kembali status tanggap darurat bencana selama tujuh hari dan semoga semua stakeholder, Forkopimda, BPBD, camat mulai hari ini kita bekerja maksimal, semoga tidak ada lagi korban jiwa dalam musibah banjir ini,” kata Sudirman saat memimpin rapat.

Sebelumnya, Minggu (17/5/2026) merupakan hari terakhir masa tanggap darurat yang telah diberlakukan pemerintah daerah. Namun situasi kembali berubah setelah hujan deras pada Sabtu malam memicu banjir di sejumlah titik.

Beberapa wilayah yang terdampak berada di Kecamatan Kadia dan Kecamatan Wua-Wua. Genangan air kembali masuk ke lingkungan warga dan menghambat aktivitas masyarakat.

Pemerintah daerah kini meningkatkan kesiapsiagaan seluruh unsur penanganan bencana mulai dari BPBD, Dinas Sosial, camat, lurah hingga Forkopimda guna mengantisipasi kemungkinan cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan.

Selain penanganan banjir, pemerintah juga memastikan pelayanan terhadap warga terdampak tetap berjalan, termasuk distribusi logistik, layanan kesehatan, kesiapan posko pengungsian hingga pembersihan lingkungan pascabanjir.

Sudirman berharap kondisi Kota Kendari dapat segera pulih dan aktivitas masyarakat kembali normal sebelum masa perpanjangan status tanggap darurat berakhir.

“Dan kita berharap belum sampai tujuh hari Kota Kendari sudah kembali normal,” ujarnya.

Sejak banjir melanda beberapa hari terakhir, pemerintah bersama TNI-Polri dan relawan terus melakukan penanganan di berbagai lokasi terdampak. Pemantauan debit air dan kondisi cuaca juga terus dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi banjir susulan.

Pemerintah Kota Kendari turut mengimbau masyarakat tetap waspada, terutama warga yang tinggal di kawasan rawan genangan dan bantaran sungai, mengingat intensitas hujan masih berpotensi terjadi sewaktu-waktu.(SM)