NewsMetro

Wamendagri Turun Langsung Cek Harga Bahan Pokok di GPM Pantai Nambo

22
×

Wamendagri Turun Langsung Cek Harga Bahan Pokok di GPM Pantai Nambo

Share this article

TERAMEDIA.ID, KENDARI – Gerakan Pangan Murah yang digelar Pemerintah Kota Kendari di kawasan Pantai Nambo, Sabtu (9/5/2026), mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Sejak pagi, warga tampak memadati lokasi kegiatan untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dibanding harga pasar.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-195 Kota Kendari sekaligus menyambut pelaksanaan forum internasional UCLG ASPAC 2026.

Berbagai kebutuhan pangan seperti beras, telur, bawang, minyak goreng, hingga bahan pokok lainnya dijual dengan harga terjangkau. Antusiasme masyarakat semakin tinggi karena adanya voucher subsidi potongan harga sebesar Rp20 ribu yang diberikan melalui dukungan Bank Sultra.

Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus yang hadir dalam kegiatan tersebut turut meninjau langsung lokasi Gerakan Pangan Murah. Didampingi Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Ir. Hugua dan Wali Kota Kendari dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM, Wamendagri mengecek harga sejumlah bahan kebutuhan pokok yang dijual kepada masyarakat.

Beberapa komoditas yang menjadi perhatian di antaranya telur, bawang, dan beras. Wamendagri juga berdialog dengan pedagang dan masyarakat terkait harga serta ketersediaan bahan pangan di Kota Kendari.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari, ABD Rauf, mengatakan Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu program pemerintah yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, khususnya dalam menjaga stabilitas harga pangan dan daya beli warga.

Menurutnya, tingginya minat masyarakat menunjukkan program tersebut sangat dibutuhkan, terutama di tengah kebutuhan rumah tangga yang terus meningkat.

“Antusias masyarakat cukup tinggi karena pangan yang dijual benar-benar bisa dijangkau. Ditambah lagi ada voucher subsidi dari Bank Sultra sehingga masyarakat merasa sangat terbantu,” ujar ABD Rauf.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan membantu masyarakat memperoleh bahan pangan murah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah melalui penyediaan kebutuhan pokok dengan harga stabil.

Selain Gerakan Pangan Murah, Pemerintah Kota Kendari juga menggelar Expo UMKM yang menghadirkan berbagai produk unggulan lokal dari pelaku usaha binaan sejumlah organisasi perangkat daerah.

Berbagai produk makanan olahan, kerajinan, hingga hasil usaha masyarakat pesisir dipamerkan dalam kegiatan tersebut. Warga yang datang tidak hanya berbelanja kebutuhan pokok, tetapi juga menikmati suasana festival kuliner dan produk lokal di kawasan wisata Pantai Nambo.

Kegiatan semakin semarak dengan lomba menu non-beras yang diikuti 11 kecamatan di Kota Kendari. Para peserta menampilkan aneka kreasi pangan lokal berbahan dasar selain beras sebagai bentuk dukungan terhadap diversifikasi konsumsi pangan masyarakat.

ABD Rauf mengatakan lomba tersebut juga menjadi bagian dari edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemanfaatan pangan lokal untuk mendukung ketahanan pangan daerah.

“Melalui lomba ini kami ingin memperkenalkan bahwa pangan lokal juga bisa diolah menjadi makanan sehat, menarik, dan bernilai ekonomi,” katanya.

Para pemenang lomba mendapatkan hadiah yang didukung oleh Bank Indonesia. Juara pertama memperoleh hadiah Rp4 juta, juara kedua Rp3 juta, dan juara ketiga Rp2 juta.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kota Kendari, Makmur, mengatakan Expo UMKM menjadi momentum penting untuk memperkuat promosi produk unggulan daerah kepada masyarakat luas, termasuk tamu dari luar daerah yang hadir dalam rangkaian kegiatan HUT Kota Kendari dan UCLG ASPAC.

Menurutnya, Dinas Perikanan turut menghadirkan pelaku usaha sektor perikanan dan pengolahan hasil laut sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ekonomi masyarakat pesisir.

“Kami ingin produk-produk lokal Kota Kendari semakin dikenal. Pelaku UMKM sektor perikanan juga kita libatkan agar mereka punya ruang promosi yang lebih luas,” ujarnya.

Melalui Gerakan Pangan Murah dan Expo UMKM tersebut, Pemerintah Kota Kendari tidak hanya menghadirkan hiburan dalam perayaan HUT ke-195, tetapi juga memastikan masyarakat merasakan manfaat langsung melalui akses pangan murah dan pemberdayaan ekonomi lokal.(SM)