NewsMetro

Jelang UCLG ASPAC, Pemkot Kendari Kurasi Produk Kerajinan untuk Tampil di Panggung Global

39
×

Jelang UCLG ASPAC, Pemkot Kendari Kurasi Produk Kerajinan untuk Tampil di Panggung Global

Share this article

TERAMEDIA.ID, KENDARI – Pemerintah Kota Kendari mulai mengkurasi produk unggulan daerah untuk ditampilkan pada ajang internasional UCLG ASPAC Executive Bureau Meeting & Asia-Pacific Forum 2026. Upaya ini terlihat saat Wali Kota Kendari Siska Karina Imran meninjau langsung pusat promosi Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian di kawasan kolam retensi, Selasa (21/4/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota didampingi Sekretaris Daerah Amir Hasan serta Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Farida Agustina. Mereka melihat berbagai produk kerajinan, mulai dari olahan kayu hingga hasil karya industri kecil yang selama ini menjadi bagian dari ekonomi kreatif lokal.

Berbeda dari kunjungan biasa, peninjauan ini diarahkan untuk memastikan kesiapan produk dalam menghadapi pasar internasional. Pemkot Kendari tidak hanya menargetkan keikutsertaan, tetapi juga ingin menampilkan produk yang memiliki nilai jual dan daya saing.

Wali Kota Siska terlihat aktif berdialog dengan pelaku usaha, menanyakan proses produksi hingga tantangan yang dihadapi. Ia menekankan pentingnya kualitas, inovasi, dan kemasan agar produk lokal mampu menarik perhatian tamu dari berbagai negara.

“Ini bukan sekadar pameran, tapi kesempatan memperkenalkan identitas daerah. Produk yang ditampilkan harus punya standar dan cerita,” menjadi garis besar arahannya.

Sekda Amir Hasan menambahkan bahwa momentum UCLG ASPAC harus dimanfaatkan sebagai pintu masuk promosi ekonomi daerah. Menurutnya, kehadiran delegasi internasional adalah peluang langka untuk memperluas jaringan pasar bagi pelaku UMKM.

Sementara itu, Farida Agustina menyebut pihaknya terus melakukan pembinaan, termasuk peningkatan kualitas produksi, desain, hingga strategi pemasaran. Pusat promosi di kawasan kolam retensi juga akan ditata lebih representatif agar layak menjadi etalase produk unggulan Kendari.

Langkah ini menunjukkan bahwa Pemkot Kendari tidak ingin sekadar sukses sebagai tuan rumah kegiatan internasional, tetapi juga mampu menghadirkan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat.

Dengan persiapan yang terus dimatangkan, produk kerajinan lokal diharapkan tidak hanya dikenal, tetapi juga diminati pasar luar daerah bahkan mancanegara. Kendari pun bersiap menampilkan wajahnya sebagai kota yang tidak hanya berkembang, tetapi juga kreatif dan berdaya saing.(SM)