PariwisataHeadlineNews

UCLG ASPAC 2026, Momentum Perwujudan Sekaligus Tantangan Kendari Sebagai Kota MICE Bertaraf Internasional

×

UCLG ASPAC 2026, Momentum Perwujudan Sekaligus Tantangan Kendari Sebagai Kota MICE Bertaraf Internasional

Share this article

TERAMEDIA.ID, KENDARI – Pada 6 hingga 10 Mei 2026 Mendatang, Kota Kendari akan mencatat sejarah baru menjadi tuan rumah penyelenggaraan United Cities and Local Governments Asia-Pacific ( UCLG ASPAC ). Hal ini tentu menjadi kebanggaan sekaligus tantangan.

Ahmad Nizar selaku praktisi pariwisata sulawesi Tenggara (sultra) sekaligus pernah menjadi asessor pariwisata bidang MICE mengungkapkan bahwa, selaras dengan branding pariwisata Kota Kendari, sebagai Kota Meetings, Incentives, Conferences, dan Exhibitions (MICE) momentum UCLG ASPAC 2026 akan menjadi pembuktian sekaligus evaluasi. Namun pemerintah bersama asosiasi ataupun pentahelix pariwisata sebaiknya berkolaborasi dalam memberikan pelayanan yang maksimal.

” Dari sisi pariwisata Kendari kan sebagai kota MICE, tentu moment ini menjadi kesempatan untuk menakar sejauh mana kemampuan kendari menjadi tuan rumah MICE sekelas kegiatan UCLG ASPAC ini. Plus minus dalam hal Hospiltality itu biasa, dan akan menjadi pelajaran di moment selanjutnya. Namun pemkot kendari jangan sampai lupa, bahwa dari sisi pariwisata, ada pelayanan kepemanduan yang perlu juga di perhatikan, Yaitu Guide Translater atau pemandu bahasa. Mungkin ini juga cukup perlu diperhatikan, karena dalam duia kepariwisataan bahasa menjadi indikator penting terkait kepuasan informasi dan hospitality tentunya.” ujar Nizar.

Disamping itu Menurut Nizar, pemandu bahasa ini butuh masuk dalam brifing khusus diberikan pemahaman 1 pintu terkait story telling kota kendari, lokasi-lokasi kemana para peserta UCLG ASPAC akan di bawa dan tentu mampu memberikan informasi kuat terkait local wisdom. ” Pemkot Kendari dibawah kepemimpinan Walikota Siska Karina Imran dan Wakilnya Sudirman, sejauh ini cukup kreatif dalam menarik event-event berkelas baik tingkat regional, domestik ataupun internasional. Diharapkan dari kegiatan ini banyak hikmah positif bisa diambil, dan tentu semua akan berujung ke promosi daerah, dan perputaran ekonomi berdampak bagi masyarakata kota kendari khususnya” tutupnya. (***)

 

Editor:NZ