Headlinelongform

Serba Serbi Pemrov Sultra di Pekan ke-2 Ramadhan 1447 H

×

Serba Serbi Pemrov Sultra di Pekan ke-2 Ramadhan 1447 H

Share this article

TERAMEDIA.ID, KOTA KENDARI – Sejumlah kegiatan pemerintahan maupun sosial dilakasankan pemerintah Provinsi berkaitan dengan Bulan Suci Ramadhan 1447 H / 2026 Kali ini. Beberapa diantaranya akan dirangkum oleh tim Redaksi teramedia.id.

Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah serta memfasilitasi kebutuhan masyarakat menjelang Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Penegasan tersebut disampaikan Gubernur saat memberikan sambutan dalam kegiatan buka puasa bersama lingkup Pemprov Sultra di Rumah Jabatan Gubernur, Senin (2/3/2026).
Dalam arahannya, Gubernur menyoroti dampak dinamika global terhadap kondisi nasional, khususnya potensi gangguan distribusi energi dan kebutuhan pokok yang dapat memicu kenaikan harga barang di pasaran.
“Kalau distribusi terganggu, maka yang terdampak adalah kebutuhan pokok masyarakat. Karena itu, kita harus menjaga agar inflasi tidak terlalu dirasakan oleh masyarakat kecil,” tegasnya.
Gubernur meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk aktif melakukan pengawasan dan langkah-langkah strategis guna memastikan harga bahan pokok tetap stabil selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri.

 

Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sulawesi Tenggara melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Kota Kendari, Rabu (4/3/2026).
Sidak tersebut menyasar sejumlah titik, mulai dari Pasar Mandonga, Gudang Bulog Punggaloba Benu-Benua, PT Wings Bypass Lepo-Lepo, hingga Hypermart The Park Kendari. Langkah ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan stok pangan menjelang Lebaran.
Sebelum bergerak ke lokasi, tim terlebih dahulu berkumpul di Lapangan Korem 143 Halu Oleo Kendari. Turut hadir Ketua DPRD Sultra, Kapolda Sultra, Danrem 143 Halu Oleo, Kejaksaan Sultra, serta kepala OPD terkait.
Berdasarkan hasil pemeriksaan di Pasar Mandonga dan Gudang Bulog, ketersediaan stok bahan pokok masih dalam kondisi aman hingga tiga bulan ke depan.
“Stok beras, minyak goreng, dan gula pasir masih cukup hingga tiga bulan ke depan. Artinya, untuk kebutuhan Lebaran 2026 tidak ada masalah dari sisi ketersediaan,” ujar Gubernur.
Selain memastikan stok, tim juga memantau harga bahan pangan di Pasar Mandonga. Dari hasil pengecekan, harga sejumlah komoditas utama terpantau stabil dan masih dalam batas wajar.

Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Hugua, menegaskan bahwa Safari Ramadhan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan jembatan hati antara pemerintah dan masyarakat. Penegasan itu disampaikan saat Safari Ramadhan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara di Kabupaten Konawe, Selasa (3/3/2026).
Menurutnya, momentum Ramadhan harus dimanfaatkan sebagai ruang silaturahim sekaligus wadah memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, pemerintah dapat menyerap aspirasi secara langsung serta memastikan arah pembangunan berjalan sesuai kebutuhan riil warga.
“Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat. Safari Ramadhan ini adalah ruang untuk mendengar dan menyatukan niat membangun daerah,” ujarnya.


Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara memprioritaskan pengendalian inflasi dan perlindungan daya beli masyarakat melalui gerakan pangan murah serta penguatan ekonomi UMKM. Penegasan tersebut disampaikan Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, dalam rangkaian Grand Opening Ramadhan Sultra Fest, Gerakan Pangan Murah, dan Launching Anoa Link Bank Sultra di Pelataran MTQ Kota Kendari, Rabu (4/3/2026).
Dalam sambutannya, Gubernur menekankan bahwa Ramadan menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial sekaligus memastikan stabilitas ekonomi daerah tetap terjaga. Ia menekankan pentingnya antisipasi peningkatan permintaan bahan pokok menjelang Idulfitri agar harga tidak melonjak dan membebani masyarakat.
“Gerakan pangan murah adalah langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga, mengendalikan inflasi, dan melindungi daya beli masyarakat,” tegasnya.

Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara, Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., secara resmi membuka kegiatan Safari Kisah Palestina yang dirangkaikan dengan Training for Trainer (TFT) bagi guru TK dan SD se-Kota Kendari, Rabu (4/3/2026).
Kegiatan yang diinisiasi Koordinator Wilayah KNRP Sulawesi Tenggara tersebut menghadirkan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tenggara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kendari, serta ratusan guru TK dan SD sebagai peserta. Agenda ini menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah daerah dan para pendidik dalam memperkuat pendidikan karakter di satuan pendidikan dasar.
Dalam sambutannya, Sekda Sultra menyoroti tantangan global yang kian kompleks, di mana perkembangan teknologi tidak selalu diiringi dengan penguatan nilai kemanusiaan.
“Kita hidup di era kemajuan teknologi yang luar biasa, tetapi di saat yang sama dunia menghadapi krisis empati. Pendidikan harus menjadi benteng untuk memastikan anak-anak kita tumbuh dengan kepedulian dan rasa kemanusiaan yang kuat,” ujarnya.

Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, melaksanakan kegiatan Safari Ramadan di Baubau, Kamis (5/3/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa meskipun pemerintah daerah menghadapi kebijakan efisiensi anggaran, komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.
Memasuki hari ke-15 Ramadan 1447 Hijriah, agenda Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menjadi sarana bagi gubernur untuk bertatap muka langsung dengan masyarakat. Selain mempererat hubungan antara pemerintah dan warga, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk menyerap berbagai aspirasi serta masukan masyarakat terkait pembangunan daerah.
Gubernur menegaskan bahwa pemenuhan pelayanan dasar masyarakat tetap menjadi perhatian utama pemerintah daerah, terutama di sektor kesehatan, pendidikan, serta jaminan sosial bagi masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan buka puasa bersama masyarakat di rumah jabatan Wali Kota Baubau, kemudian dilanjutkan dengan salat tarawih berjamaah di Masjid Agung Baubau. Momentum ini dimanfaatkan pemerintah provinsi untuk mempererat silaturahmi dalam suasana kebersamaan di bulan suci Ramadan.
Dalam sambutannya, Gubernur mengajak masyarakat memaknai bulan suci Ramadan dengan rasa syukur, kesabaran, dan keikhlasan. Menurutnya, nilai-nilai tersebut penting untuk membangun kehidupan sosial yang harmonis sekaligus menjadi kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.
Pada kesempatan itu, Gubernur bersama Wali Kota dan Wakil Wali Kota Baubau juga menyerahkan bantuan paket Ramadan kepada masyarakat. Sebanyak 200 paket bantuan disalurkan sebagai bentuk kepedulian pemerintah kepada warga yang membutuhkan.
“Kami akan selalu tetap berkomitmen ditengah efisiensi kami berfokus bagaimana mensejahterakan masyarakat. Saya mohon dukungan dan restu, kolaborasi baik dr masyarakat dan stakeholder yang ada,” ujar gubernur.

 

Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Ir. Hugua, melanjutkan rangkaian Safari Ramadan dengan mengunjungi Masjid Nur Iman, Kabupaten Bombana, Rabu (4/3/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Rumbia ini menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah provinsi dan masyarakat, sekaligus momentum memperkuat nilai spiritual dan kebersamaan di bulan suci.
Dalam tausiyahnya, Wagub menegaskan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan wujud kehadiran pemerintah di tengah masyarakat untuk membangun kedekatan dan mempererat ukhuwah. Sinergi antara pemerintah dan warga menjadi fondasi penting dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.
“Pembangunan tidak cukup hanya dengan kebijakan dan program kerja. Ia harus ditopang oleh doa, akhlak, serta semangat kebersamaan agar membawa keberkahan dan keadilan bagi seluruh masyarakat,” ujar Hugua di hadapan jamaah.
Ia juga menyoroti besarnya potensi Bombana, mulai dari sektor kelautan dan perikanan, pertanian dan perkebunan, hingga pertambangan. Potensi tersebut, tegasnya, harus dikelola secara amanah dan bertanggung jawab agar menghadirkan kesejahteraan yang merata, bukan sekadar pertumbuhan ekonomi semata.
Menurutnya, Ramadan adalah madrasah pengendalian diri. Puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga melatih pengendalian emosi, menjaga lisan dari fitnah dan ujaran kebencian, serta membentuk pribadi yang sabar dan pemaaf—nilai-nilai yang menjadi ciri orang bertakwa.

 

Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, menghadiri rapat koordinasi penyerahan dan penyelesaian persoalan aset Perumda Tirta Takawa di wilayah Kota Baubau, Kabupaten Buton Tengah, dan Kabupaten Buton Selatan. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Bupati Buton, Jumat (6/3/2026).
Dalam pertemuan itu, gubernur turut menyaksikan penandatanganan berita acara kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten Buton selaku daerah induk dengan Pemerintah Kota Baubau, Kabupaten Buton Tengah, dan Kabupaten Buton Selatan terkait penyerahan aset PDAM.
Gubernur Andi Sumangerukka menegaskan bahwa pertemuan ini menjadi momentum penting dalam menyelesaikan persoalan aset yang telah berlangsung lama sejak pemekaran wilayah di Kepulauan Buton.
“Ini adalah momentum penting. Saya tahu proses ini sudah berjalan sangat lama, bahkan hampir 20 tahun. Hari ini kita duduk bersama, menghilangkan ego masing-masing demi kepentingan masyarakat,” ujar gubernur.

 

Dalam rangkaian Safari Ramadan, Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka kembali menyapa masyarakat di Kabupaten Buton, Jumat (6/3/2026). Kunjungan di Masjid Nurul Yaqin Buton ini dirangkaikan dengan penyaluran berbagai bantuan kepada masyarakat, dengan fokus utama pada penguatan sektor pertanian.
Kehadiran Gubernur di tengah masyarakat menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan program pembangunan menyentuh langsung kebutuhan warga, khususnya para petani.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menyalurkan bantuan di bidang pertanian dengan total nilai mencapai Rp2,1 miliar. Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian serta memperkuat ketahanan pangan di wilayah tersebut.
Bantuan yang disalurkan meliputi mesin panen padi, satu unit traktor roda empat, dua unit traktor roda dua, pembangunan jalan usaha tani, serta bantuan pestisida untuk mendukung kegiatan para petani di lapangan.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga secara pribadi menyerahkan bantuan kepada masyarakat berupa 150 paket sembako sebagai bentuk kepedulian dan perhatian kepada warga yang membutuhkan selama bulan Ramadan.
Tidak hanya itu, dalam kegiatan tersebut turut disalurkan Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) bagi rumah tangga tidak mampu di Kabupaten Buton. Program ini merupakan sinergi antara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, PT PLN (Persero), Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, serta Pemerintah Kabupaten Buton.

 

Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka meresmikan SMA Negeri 7 Pasarwajo di Kabupaten Buton, Jumat (6/3/2026) siang, dalam rangkaian kunjungan kerja dan Safari Ramadan.
Peresmian sekolah tersebut menjadi salah satu wujud nyata komitmen pemerintah provinsi dalam memperkuat sektor pendidikan sebagai program prioritas pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sumangerukka menegaskan bahwa pendidikan merupakan salah satu fokus utama dalam program prioritas pemerintah provinsi bersama Wakil Gubernur Ir. Hugua.
“Sekolah merupakan bagian terpenting dalam mencetak sumber daya manusia dan membentuk karakter. Karena itu saya telah menyampaikan kepada OPD terkait agar memberi perhatian serius pada sektor pendidikan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menghadirkan sekolah unggulan di Sulawesi Tenggara sebagai ruang pembinaan generasi muda dan agen perubahan agar daerah tidak tertinggal dari provinsi lain.

 

Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, melakukan kunjungan kerja ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Baubau, Jumat (6/3/2026) pagi.
Kunjungan tersebut menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam memperkuat layanan kesehatan, khususnya di wilayah kepulauan yang diproyeksikan menjadi bagian penting dalam rencana pemekaran Provinsi Kepulauan Buton (Kepton).
Dalam kunjungan tersebut, gubernur meninjau sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan, mulai dari ruang tindakan, ruang ICU, hingga poli paru. Ia juga berdialog dengan tenaga medis serta menyapa pasien yang tengah menjalani perawatan.
Menurut gubernur, pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus terus diperkuat, terutama di wilayah kepulauan. Karena itu, peningkatan fasilitas dan kapasitas rumah sakit menjadi perhatian pemerintah provinsi sebagai bagian dari upaya pemerataan layanan kesehatan.
RSUD Kota Baubau saat ini memiliki peran strategis sebagai rumah sakit rujukan bagi sejumlah puskesmas di wilayah kepulauan sekitar. Dengan posisi tersebut, peningkatan kualitas layanan dinilai penting agar masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih cepat, mudah, dan memadai.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara juga berencana mendorong peningkatan status RSUD Kota Baubau dari tipe C menjadi tipe B. Upaya ini akan dilakukan melalui koordinasi dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, termasuk dalam pemenuhan fasilitas penunjang serta kebutuhan layanan kesehatan lainnya.

Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, menyerahkan bantuan kepada masyarakat saat melaksanakan Safari Ramadan di Kabupaten Buton Selatan. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan buka puasa bersama warga dan jajaran Pemerintah Kabupaten Buton Selatan di Rumah Jabatan Bupati, Jumat (6 Maret 2026).
Dalam kesempatan itu, gubernur menyalurkan bantuan pribadi berupa 150 paket sembako kepada masyarakat. Selain itu, turut diserahkan program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) bagi rumah tangga tidak mampu di Kabupaten Buton Selatan sebanyak 213 sambungan rumah tangga. Bantuan tersebut merupakan bagian dari total 5.905 sambungan listrik yang tersebar di kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara.
Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sumangerukka menyampaikan bahwa Ramadan merupakan bulan penuh rahmat yang juga menjadi sarana membentuk karakter, melalui nilai kejujuran, kesabaran, dan kepedulian sosial.
Ia juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Buton Selatan atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kebersamaan seperti ini dapat memperkuat harmoni antara pemerintah dan masyarakat dalam menjalankan berbagai program pembangunan.
Pada kesempatan itu, gubernur turut menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah kepada masyarakat Buton Selatan. Ia juga memohon maaf apabila selama satu tahun kepemimpinannya masih terdapat kekurangan, khususnya dalam peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan di wilayah pelosok.

 

 

Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka meninjau langsung lokasi bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Lawela, Kabupaten Buton Selatan, Jumat (6 Maret 2026). Peninjauan ini dilakukan dalam rangkaian kunjungan kerja dan Safari Ramadan di wilayah tersebut.
Agenda peninjauan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara untuk memastikan masyarakat kurang mampu dapat menikmati hunian yang aman, sehat, dan layak.
Gubernur Andi Sumangerukka memastikan secara langsung kondisi rumah warga yang menjadi sasaran program bantuan perbaikan rumah.
Dalam program ini, Pemerintah Provinsi Sultra menyalurkan bantuan RTLH untuk 10 unit rumah di Kabupaten Buton Selatan. Bantuan tersebut tersebar di dua desa, yakni 5 unit di Desa Lawela dan 5 unit di Desa Abola.
Program bantuan ini dilaksanakan melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Provinsi Sulawesi Tenggara sebagai bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas hunian masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan.

Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Hugua, melaksanakan kunjungan kerja yang dirangkaikan dengan kegiatan Safari Ramadan bersama jajaran Pemerintah Daerah Konawe Utara. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan buka puasa bersama masyarakat yang berlangsung di Kecamatan Molawe, Sabtu malam (7/3/2026).
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Konawe Utara, Ketua DPRD Konawe Utara, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta jajaran perangkat daerah setempat. Safari Ramadan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Wagub Sultra juga meninjau perkembangan pembangunan di Konawe Utara serta menyerap aspirasi masyarakat guna memastikan kebijakan pemerintah dapat berjalan secara efektif dan tepat sasaran.
Bertepatan dengan peringatan malam Nuzulul Qur’an, dalam ceramah Ramadannya Hugua mengingatkan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Ia mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan nilai-nilai spiritual sebagai penyejuk hati sekaligus pedoman dalam membangun karakter masyarakat yang berakhlak mulia di tengah dinamika kehidupan modern.
Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penyaluran bantuan sosial kepada anak yatim piatu dan masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tersebut merupakan kolaborasi antara Pemerintah Daerah Konawe Utara dan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari PT Antam Tbk Unit Bisnis Pertambangan Nikel (UBPN) Konawe Utara.

 

Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andi Sumangerukka memantapkan rencana pembangunan gedung baru RSUD Bahteramas dalam rangka meningkatkan kualitas layanan rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut.
Di sela-sela kunjungannya dalam rangka menjenguk salah seorang korban kecelakaan lalu lintas di Buton, yang saat ini dirawat di RSUD Bahteramas, Gubernur meminta kepada Direktur RSUD Bahteramas dr. Sukirman agar pembangunan rumah sakit itu dapat segera dimulai.
“Upayakan, pembangunannya dapat dilakukan tahun ini. Gedung ini akan menjadi pusat pelayanan rumah sakit,” pinta Gubernur ke Direktur RSUD, Minggu (8 Maret 2026).
Gedung baru yang direncanakan dibangun vertikal setinggi delapan lantai tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan layanan rumah sakit, baik dari sisi kuantitas yakni peningkatan daya tampung pasien maupun kualitas pelayanan berupa penambahan peralatan-peralatan medis canggih.

Sumber : Diskominfo Sultra